Cerita Lari: Kejadian Lagi, Digerebek Belasan Anjing


Sebuah tempat dan waktu.

Angin berembus kencang di Gunung Geulis bakda Subuh ini. Tetapi tidak menyurutkanku untuk segera memulai lari pagi. Sudah ada target 13 km di depan. Rutenya sudah kupatok: memutari lapangan golf. Seumur-umur belum pernah ke lapangan golf.

Ada tiga hari latihan lari yang mesti kuselesaikan pada pekan ini. Hari Jumat (19/7) ini adalah hari kedua setelah kemarin saya menuntaskan 13 km yang pertama. Total ada 39 km untuk pekan ini.

Baca Lebih Lanjut

Advertisements

Cerita Lari BNI UI Half Marathon 2019: Berlari di Bawah Kanopi Puun-Puun


Berkumpul bersama DJP Runners. Foto oleh Dandy Sahman.

Bahkan nyala alarm pukul tiga pagi itu tak menghentikan tidurku yang terlambat. Barulah bunyi alarm kedua pada setengah jam kemudian membuatku belingsatan. Dua jam lagi kaki-kakiku akan kutuntut untuk menggelinding sepanjang 21.100 meter.

Semua peralatan yang mesti kubawa sudah kusiapkan di ruang depan. Seperti jam lari, sepatu, kaos kaki, atau sarung buat salat Subuh nanti. Aku tidak memakai kaos dengan desain yang apik, namun lebih memilih kaos yang paling nyaman kupakai. Ribuan meter pelarian itu bukan soal yang sembarangan untuk kurasakan sendiri.

Baca Lebih Lanjut

Cerita Lari Pelari Rekreasi: Tiga Minggu Menjelang Pocari Sweat Bandung Marathon 2019


Pocari Sweat Bandung Marathon (PSBM) 2019 tinggal tiga pekan lagi. Semua perihal akomodasi sudah jauh-jauh hari saya siapkan. Tidak lupa yang paling krusial adalah latihan. Ini semua agar bisa finis sehat. Cukup dua full marathon (FM) sebelumnya jadi pelajaran.

Dari gelanggang Tugu to Tugu 2017, Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2018, Borobudur Marathon 2018, dan dua kali latihan lari dengan jarak 35 kilometer saya mendapat pelajaran penting tentang kram, muntah-muntah, inflamasi, dehidrasi, dan anyang-anyangan.

Baca Lebih Lanjut

Ini 5 Cara Freeletics yang Bikin Kamu Semakin Sehat


Waktu itu kami (Suardjono, Sigit Indarupa, dan saya) sedang berada di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh sebelum menuju ke Lhokseumawe untuk mengikuti Rapat Koordinasi Daerah Kantor Wilayah DJP Aceh pada Februari 2016 lampau.

Aku telah menjalani Freeletics selama lebih dari 4 tahun lamanya. Aku sudah berada di level 92 dengan mencatat 2564 workouts yang disediakan aplikasinya. Aku fokus di strength. Berat badanku 64 kilogram pada saat aku menulis artikel ini.

Beberapa catatan terhadap latihan-latihanku selama ini adalah pertama, memang kamu harus punya komitmen tinggi untuk tetap latihan di tengah kesibukan. Kedua, eat clean memegang peranan penting, kesuksesan tujuan Freeletics tergantung 80% darinya. 

Baca Lebih Lanjut

Cerita Lari Borobudur Marathon 2018: Setelah Tikungan Terakhir


 

Anak kelas satu SMA di sampingku itu menyalakan sebatang rokok. Karbon monoksidanya terbang ke mana-mana di bus ekonomi yang melaju dari Magelang menuju Yogyakarta, Minggu sore itu (18/11).

“Tolong matikan. Aku tak tahan dengan asapnya,” pintaku .

“Eh, iya. Iya, Pak.” Ia segera mematikan rokok. Itu membuatku lega dan bisa memberikan kesempatan buatku mengingat-ingat apa yang telah kulakukan semenjak dini hari itu: lari sepanjang 42,195 kilometer di Borobudur Marathon 2018.

**

Baca Lebih Lanjut.

Cerita Lari Borobudur Marathon 2018: Karena Kita Sekadar Pelari Rekreasional


Borobudur Marathon 2018 pada 18 November 2018 ini adalah Full Marathon (FM) kedua buat saya, setelah Mandiri Jogja Marathon di Prambanan pada 15 April 2018 lalu. Ini persis di tahun ketika usia saya menginjak 42 tahun.

Alhamdulillah, menurut kebaperan saya, FM ini lebih ringan daripada FM di Prambanan atau ketika latihan long run sendirian selama empat minggu sebelumnya.

Baca Lebih Lanjut.

Cerita Lari MILOJI10K: Seperti Keluar dari Gua Tham Luang


 

Sepagi-paginya saya berangkat dari Citayam ke Jakarta tetap saja waktunya terlalu mepet dengan waktu start. Kali ini untuk mengikuti MILO Jakarta International 10 K pada Minggu 15 Juli 2018 lalu saya tak menginap di ibu kota.

Oleh karena itu saya harus bangun lebih pagi daripada matahari dan berangkat dengan kereta rel listrik paling awal. Jam setengah tiga pagi saya sudah bangun. Dari Stasiun Citayam saya menuju Stasiun Tebet.

Baca Lebih Lanjut.