Memilih Sekolah Anak Jangan Sekadar Gengsi dan Kehormatan


Beberapa hari yang lalu, banyak orang tua yang antre untuk mendaftarkan anaknya sekolah. Sistem penerimaan murid sekarang berdasarkan zonasi. Ini untuk pemerataan kualitas pendidikan. Saya setuju dengan ini. Karena negara sudah menetapkan 20% APBN untuk pendidikan, maka sayang sekali kalau dana yang 80%-nya dikumpulkan dari pajak ini tidak mengungkit kualitas pendidikan pada titik optimalnya di semua sekolah. Namun saya teringat kepada satu tulisan saya yang lampau. Semoga berguna buat ayah bunda yang hendak menyekolahkan anak-anaknya.

Ada dua negara Cile dan Honduras. Cile perekonomiannya lebih bagus daripada Honduras. Pendapatan orang miskin Cile masih dua kali lipat pendapatan orang miskin di Honduras. Pertanyaannya kemudian diajukan, siapa yang lebih bahagia? Orang miskin di Cile atau orang miskin di Honduras?

Baca Lebih Lanjut

Advertisements

Menemukan yang Lama


Sehabis salat Asar itu, seperti biasa saya melewati lorong utama ruangan kantor dengan deretan lemarinya. Salah satu lemari itu pintunya terbuka sedikit menyisakan celah. Entah kenapa saya tergerak untuk mengintip isi lemari.

Di sana ada tumpukan buku yang berantakan. Naluri saya tertarik untuk melihat-lihat. Ada sekitar 9 buku saja. Ada buku-buku yang masih tersampul dengan plastik pembungkusnya dan ada yang sudah terbuka.

Baca Lebih Lanjut

Orang-Orang Biasa, Ocean’s Eleven Ala Belantik


Bagaimana kalau ada 10 orang miskin dan dungu merencanakan perampokan? Mereka hanya belajar dari puluhan contoh perampokan di film-film DVD.

Ini Ocean’s Eleven ala Andrea Hirata di buku kesebelasnya yang berjudul: Orang-Orang Biasa. Bukan di Las Vegas, melainkan di Belantik, Belitong.

Baca Lebih Lanjut

Gulag: Yang Berani Bergerak akan Ditembak!


Eka Kurniawan menulis tentang pembacaannya terhadap cerita-cerita pendek bikinan Isaac Babel di blognya baru-baru ini. Babel adalah penulis era Uni Soviet yang merupakan murid dari Maxim Gorky, penulis Uni Soviet terkenal lainnya yang sezaman dengan Lenin dan Stalin.

Di era Stalin—mengikuti Lenin—menangkap, memenjarakan, mengasingkan, dan membunuh lawan politik dengan tuduhan kontra revolusi, pengikut Trotsky, dan agen asing adalah hal yang jamak. Babel pada akhirnya mendapatkan giliran.

Baca Lebih Lanjut.

Kukila dan Perempuan yang Melelehkan Bening dari Matanya yang Telaga


Tulislah sebuah surat untuknya. Tulislah dengan memakai tangan. Tidak perlu dengan cetakan printer. Permintaan coach dari sebuah Life Academy itu aku turuti.

Aku menulis banyak dengan menggunakan pena, menggunakan tangan kananku, di atas lembaran-lembaran kertas putih. Dengan penuh kesungguhan seperti para pecinta zaman pujangga lama menulis surat.

Baca Lebih Lanjut

Jika Umurmu 100 Tahun, Sebanyak Apa Ceritamu ?


Buku yang berjudul The 100-Year-Old-Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared ini memang menarik dan layak mendapat predikat International Best Seller dengan penjualan lebih dari 3 juta kopi di seluruh dunia.

Jonas Jonasson mampu membuat pembaca tertawa saat membaca bukunya. Jonas juga ahli meramu peristiwa sejarah dan memasukkannya menjadi bagian penting dalam plot cerita.

Baca Lebih Lanjut.

Lebih Sedikit itu Lebih Bahagia


 

Di Amerika Serikat, menimbun barang-barang di rumah menjadi penyakit kejiwaaan. Atau lebih dikenal sebagai Hoarding Disorder. Sebanyak 6% dari jumlah penduduk Amerika Serikat mengalami hal ini. Di Inggris sebanyak 3 juta jiwa.

Sepeda itu masih bagus. Hanya rusak sedikit di pedalnya. Datang ke bengkel sepeda hanya sekadar jadi niat belaka. Tidak pernah terealisasikan berbulan-bulan kemudian.

Mobil mainan dengan kendali jarak jauh berada di samping televisi tabung. Tidak pernah digunakan oleh anak-anak laki-laki saya yang sudah kuliah dan SMA. Juga bukan mainan buat anak perempuan saya yang sekarang sedang senang bermain bola bekel.

Baca Lebih Lanjut.