Sudah Kubilang, Aku Pergi Untuk Kembali


Di September yang dipaksa untuk ceria, seorang laki-laki bertemu dengan muasalnya, sejarahnya. Untuk tak mati, sejarah memakan nektar dan ambrosia waktu agar terus awet muda. Lelaki ini tidak. Ia hanya menuliskannya di laman Facebook.

Setelah berjuang dari ketersesatan Google Maps—dan sesungguhnya saya berlindung kepada Tuhan atas hal itu—yang membuat saya harus menyusuri jalanan sempit Pondok Karya, akhirnya saya bisa menemukan kampus Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN yang saya tinggalkan 20 tahun lampau ini.

Continue reading Sudah Kubilang, Aku Pergi Untuk Kembali

Advertisements

Jangan Pernah Ragu dan Sangsi


Apa yang kita lakukan setelah berharap dan berdoa kepada-Nya? Ini soal “No Doubt”.

Kalau sudah meminta apa saja kepada-Nya, walau sesuatu yang mustahil, ada kerja yang harus kita lakukan: jangan pernah meragukan-Nya. Jangan pernah menyangsikan-Nya.

Yang terpenting darimu–kata Ibnu Athaillah– bukanlah bentuk permohonanmu, tetapi kesadaranmu bahwa Dialah yang memenuhi kebutuhanmu. Kamu sungguh tidak sopan bila kamu memperlakukan-Nya seperti makhluk-Nya.

Jika kamu sudah meminta, berserahlah kepada pemberian-Nya. Tak perlu mempertanyakan-Nya seperti kebiasaanmu kepada makhluk-Nya. Allah menjawab semua permohonan hamba-Nya, di mana dan kapan pun hamba-Nya berada. Dia lebih dekat denganmu daripada urat lehermu sendiri.

Coba perhatikan “default” ini: Allah menjawab semua permohonan hamba-Nya. Sekarang atau nanti. Cepat atau lambat.

Di hari penghisaban, seorang hamba terkejut mendapatkan hadiah yang mahadahsyat dari Allah. Ia mendapatkan limpahan pahala yang tidak terduga dan tidak tahu dari mana ia mendapatkannya.

Hamba itu bertanya-tanya, “Ini atas kebaikan yang mana? Ini apa?” Padahal selama hidupnya di dunia ia tidak melakukan amal-amal besar.

Lalu ia diberi tahu. Itu semua atas doa-doanya yang setiap waktu ia panjatkan namun belum dikabulkan Allah di dunia. Dan sekaranglah, di waktu tidak ada naungan kecuali naungan-Nya ia mendapatkan sesuatu yang tak tepermanai. Allah Mahabesar.

Jika ada karib yang meminta doa kepada kita, maka ini sebuah kesempatan besar buat kita sendiri menanam tabungan untuk kehidupan kita di sana. Dengan juga tetap berharap bahwa doa kita dikabulkan segera untuk karib kita itu.

Maka, sesungguhnya berdoa adalah ruang kecil buat kita meminta segala kepada-Nya. Lalu berserah dan tak meragukan-Nya. Jika kamu sudah bersaksi, mengapa masih sangsi?

Pada pagi ini, ada bisik-bisik doa untukmu. Doa kebaikan. Pun, apakah engkau sudah berdoa, Sayang?


***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
Buitenzorg, 2 Juli 2017
Buat yang lagi perjalanan balik banyak-banyaklah doa di sepanjang perjalanan.

Top of Form

 

Mawar yang Mencipta Sejarah


​Mawar selalu bersaing untuk menjadi yang terbaik di sekolah dasar negeri itu. Secara tidak sadar ia yang anak pasar menjadi wakil anak-anak proletar sebagai pesaing anak-anak kelas aristokrat seperti guru, pegawai negeri sipil, atau orang-orang kaya lainnya di sekolah itu. Rangking kelasnya selalu di antara dua nomor ini: 1 atau 2.

Pernah suatu ketika, ia tidak mengikuti les salah satu pelajaran yang diajarkan oleh guru sekolah. Apa yang terjadi? Ia mendapatkan nilai jelek. Sedangkan mereka yang mengikuti les berbayar itu nilainya tinggi-tinggi. Mawar yakin ini bukan karena ketidakmampuannya dalam mencerna pelajaran, melainkan semata karena ia tidak ikut les itu. Pun, karena ia tak sanggup untuk membayar biaya les itu.

Baca Lebih Lanjut.

Perempuan itu dan Sebuah Dojo



Di pagi yang bising dan buru-buru. Di hari ketiga Ramadan. Di hari pertama berkantor buat para pekerja. Dalam commuter line yang menghimpit sesak. Suara dari pelantang yang berusaha memecahkan gendang telinga menyerantakan kepada penumpang yang akan turun di stasiun berikutnya bahwa perhentian di hadapan adalah Stasiun Cawang. Saat itu kereta listrik ini baru saja berangkat dari Stasiun Duren Kalibata.

Bergegas saya menggeser maju ke arah pintu. Beranjak dari lapis kelima untuk menuju lapis-lapis terdepan, bahkan kalau bisa lapis pertama. Tak mudah melalui lapis-lapis itu. Butuh upaya mengempiskan jasad dan tenaga lebih agar bisa menggeserkan tubuh dan melewati rintangan badan yang kebanyakan lelaki ini. Sambil tak henti-hentinya keluar kata maaf dan permisi dari mulut. Sembari berharap Ramadan sanggup melembutkan hati orang yang berpuasa agar tak keluar kesah atau cacian karena desakan tubuh saya yang barangkali menyakitkan dan mengganggu kenyamanan mereka.

Continue reading Perempuan itu dan Sebuah Dojo

Siapa Pacermu?


Eliud Khipcoge, berjaket biru, dikelilingi para pacer elit dunia.

MENGGAPAI ASA***Beberapa hari yang lalu ada proyek yang dirintis oleh Nike, sebuah perusahaan sepatu terkenal di dunia. Mereka punya proyek bagaimana dengan dukungan teknologi sepatu mereka, manusia bisa berlari maraton dengan catatan waktu di bawah dua jam. Ini proyek ambisius.

Perlu diketahui menurut catatan resmi rekor dunia lari 42,195 kilometer  versi Asosiasi Atletik International  (IAAF) yakni 2 jam 2 menit dan 57 detik yang dicatat oleh pelari Kenya Dennis Kimetto di Berlin Marathon 2014.

Baca Lebih Lanjut.

Empat Hal Ini Menjawab Mengapa Mental Free Athletes Berbeda dengan Mental Orang Biasa



Teman-teman. Tidak terasa waktu berlalu dengan begitu cepat. Sudah 2,5 tahun saya berkecimpung dengan dunia Freeletics. Alhamdulillah saya masih konsisten untuk berlatih. Walaupun tentu dengan usaha yang lebih dikarenakan kesibukan dan ketiadaan waktu.

Sewaktu di Tapaktuan saya masih sempat untuk berlatih di pagi hari sebelum ke kantor atau di sore hari sebelum Magrib datang.

Baca Lebih Lanjut.

Nasihat Nan Nirmala


Ingin menjadi apa ketika setiap keinginan kita senantiasa terwujud? Beberapa tahun yang lampau ada sebuah film yang menceritakan seorang tokoh.

Tokoh ini kalau meminta sesuatu pasti terwujud. Tetapi selalu ada konsekuensi yang mengikutinya. Tapi ia pengecut. Sehingga ketika ia menjadi apa dan risiko dari menjadi apanya itu muncul, buru-buru ia segera mengajukan permintaannya yang lain. Ia menerima menjadi apa tapi tak mau menanggung imbas yang ada.

Baca Lebih Lanjut.