Hichki, Tourette Syndrome, dan Tempelengan Itu


Di sebuah penerbangan yang hanya satu jam itu, mata saya teralihkan dari buku kepada layar sentuh di kursi depan saya. Salah satu film Bollywood—barangkali karena pemerannya adalah Rani Mukerji—membetot perhatian: Hichki.

Dengan durasi tayang selama dua jam lebih dua puluh menit, tentu Hichki ini tak bisa ditonton habis dalam satu kali duduk. Tetapi ini sudah cukup membuat saya berkesimpulan kalau film ini setara 3 Idiots. Tidak jauh dari dunia pendidikan. Yang saya suka dari berbagai film Bollywood adalah eksplorasi tidak henti dari berbagai karakter dan fisik manusia-manusia lemah untuk menembus ketidakberdayaan, menggapai cita dan cintanya.

Baca Lebih Lanjut

Advertisements

Orang-Orang Biasa, Ocean’s Eleven Ala Belantik


Bagaimana kalau ada 10 orang miskin dan dungu merencanakan perampokan? Mereka hanya belajar dari puluhan contoh perampokan di film-film DVD.

Ini Ocean’s Eleven ala Andrea Hirata di buku kesebelasnya yang berjudul: Orang-Orang Biasa. Bukan di Las Vegas, melainkan di Belantik, Belitong.

Baca Lebih Lanjut

Gulag: Yang Berani Bergerak akan Ditembak!


Eka Kurniawan menulis tentang pembacaannya terhadap cerita-cerita pendek bikinan Isaac Babel di blognya baru-baru ini. Babel adalah penulis era Uni Soviet yang merupakan murid dari Maxim Gorky, penulis Uni Soviet terkenal lainnya yang sezaman dengan Lenin dan Stalin.

Di era Stalin—mengikuti Lenin—menangkap, memenjarakan, mengasingkan, dan membunuh lawan politik dengan tuduhan kontra revolusi, pengikut Trotsky, dan agen asing adalah hal yang jamak. Babel pada akhirnya mendapatkan giliran.

Baca Lebih Lanjut.

Qawwali dan Jyoti Nooran


Rahat Fatih Ali Khan dalam sebuah performa.

Waktu saya mendengar salah satu soundtrack film Zero (Desember 2018) yang dibintangi Shah Rukh Khan saya jadi ingat satu hal. Suara penyanyi lagu Tanha Hua itu pernah saya dengar di salah satu soundtrack film Shah Rukh Khan yang lain berjudul: Jab Harry Met Sejal (Agustus 2017).

Ketika saya menulis tema lagu dan film bukan berarti kamus saya penuh dengan dua hal itu. Saya fakir dari keduanya.

Baca lebih lanjut.

Kukila dan Perempuan yang Melelehkan Bening dari Matanya yang Telaga


Tulislah sebuah surat untuknya. Tulislah dengan memakai tangan. Tidak perlu dengan cetakan printer. Permintaan coach dari sebuah Life Academy itu aku turuti.

Aku menulis banyak dengan menggunakan pena, menggunakan tangan kananku, di atas lembaran-lembaran kertas putih. Dengan penuh kesungguhan seperti para pecinta zaman pujangga lama menulis surat.

Baca Lebih Lanjut

Jika Umurmu 100 Tahun, Sebanyak Apa Ceritamu ?


Buku yang berjudul The 100-Year-Old-Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared ini memang menarik dan layak mendapat predikat International Best Seller dengan penjualan lebih dari 3 juta kopi di seluruh dunia.

Jonas Jonasson mampu membuat pembaca tertawa saat membaca bukunya. Jonas juga ahli meramu peristiwa sejarah dan memasukkannya menjadi bagian penting dalam plot cerita.

Baca Lebih Lanjut.

Lebih Sedikit itu Lebih Bahagia


 

Di Amerika Serikat, menimbun barang-barang di rumah menjadi penyakit kejiwaaan. Atau lebih dikenal sebagai Hoarding Disorder. Sebanyak 6% dari jumlah penduduk Amerika Serikat mengalami hal ini. Di Inggris sebanyak 3 juta jiwa.

Sepeda itu masih bagus. Hanya rusak sedikit di pedalnya. Datang ke bengkel sepeda hanya sekadar jadi niat belaka. Tidak pernah terealisasikan berbulan-bulan kemudian.

Mobil mainan dengan kendali jarak jauh berada di samping televisi tabung. Tidak pernah digunakan oleh anak-anak laki-laki saya yang sudah kuliah dan SMA. Juga bukan mainan buat anak perempuan saya yang sekarang sedang senang bermain bola bekel.

Baca Lebih Lanjut.