Kocak, Driver Ojol Meninggalkan Pelanggannya untuk Selfie Bersama Pesohor


Siang itu, di Semarang yang sedang rindu belaian hujan, di sebuah persimpangan jalan, kelimunan orang membuat jalanan sedikit tersendat.

Seperti kebiasaan kebanyakan dari kita saat melihat kerumunan, itu membuat tanda tanya, membuat penasaran, dan berhenti. Driver ojek online (Ojol) yang saya sewa jasanya itu pun demikian.

Baca Lebih Lanjut.

Advertisements

Berkaca pada Vietnam


Menyadari kekurangan pangan dan inflasi, Vietnam meluncurkan program Doi Moi (renovasi) pada 1986.  Caranya dengan membuka sektor swasta dan investasi asing besar-besaran. Efeknya dahsyat.

Selama periode 1990 sampai 2000, ekonomi Vietnam menjadi dua kali lipat. Tetapi ada yang salah di sana: pemasukan negara malah turun. Rasio pajak pada 2000 menjadi 14,8%. Walaupun tetap lebih tinggi daripada rasio pajak Indonesia di tahun yang sama. 

Baca Lebih Lanjut

Pajak Tiada, Jack Ma Tak Ada


Jack Ma di atas panggung acara penutupan Asian Games 2018.

Tubuh kecil Jack Ma yang dibalut baju tradisional Cina warna abu-abu menyelip di antara orang-orang yang memenuhi panggung penutupan pesta olahraga terbesar se-Asia.

Malam itu (Minggu, 2/9) adalah malam penutupan Asian Games 2018 yang berlangsung sejak 18 Agustus 2018 di Jakarta dan Palembang.

Baca Lebih Lanjut.

Mabuk Gawai


Ini adalah kali kedua, saat sedang memimpin rapat, saya meminta kepada para peserta untuk menaruh telepon genggam mereka di atas meja. Secara sukarela, para peserta rapat memenuhi permintaan ini. Saya menjanjikan bahwa rapat diupayakan berjalan seefektif mungkin.

Ada maksud di balik permintaan saya tersebut. Tujuannya agar saat rapat, fokus mereka tidak terpecah dengan apa yang ada di layar telepon genggam masing-masing. Hal ini saya lakukan, guna menghindari perilaku phubbing. Istilah yang sedang tren saat ini.

Baca Lebih Lanjut.

Cerita Lari MILOJI10K: Seperti Keluar dari Gua Tham Luang


 

Sepagi-paginya saya berangkat dari Citayam ke Jakarta tetap saja waktunya terlalu mepet dengan waktu start. Kali ini untuk mengikuti MILO Jakarta International 10 K pada Minggu 15 Juli 2018 lalu saya tak menginap di ibu kota.

Oleh karena itu saya harus bangun lebih pagi daripada matahari dan berangkat dengan kereta rel listrik paling awal. Jam setengah tiga pagi saya sudah bangun. Dari Stasiun Citayam saya menuju Stasiun Tebet.

Baca Lebih Lanjut.

Alibaba (2): Dari Proyek Rahasia Sampai Indonesia


Crocodile in the Yangtze. Gambar dari Businessinsider.com.au

Proyek Rahasia
Agar bisnisnya berkembang maju, Alibaba butuh investor lebih banyak lagi. Dari berbagai lobi, di tahun 1999 ia mendapatkan investor pertamanya yaitu kelompok investor yang dipimpin oleh Goldman Sachs yang membeli 50% saham Alibaba.

Alibaba mendapat tambahan investasi lagi dari bank asal Jepang Softbank sebesar US$20 juta yang kelak membuat pemiliknya—Masayoshi Son—menjadi orang terkaya di Jepang. Modal itu membuat Alibaba mendapatkan dana segar, tenaga segar, dan mendapatkan lebih dari 150.000 anggota terdaftar di situs webnya.

Baca Lebih Lanjut.

Alibaba (1): Alien yang Menciptakannya


BEBERAPA***teman saya di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tapaktuan berbelanja ke negeri Cina. Melalui lapak daring tentunya. Semacam Bukalapak atau Tokopedia di sini. Mereka memanfaatkan harga murah dan ongkos kirim gratis.

Konsekuensinya mereka terima: barang itu baru sampai sebulan atau dua bulan kemudian. Tak jadi soal sembari menunggu pula musim mutasi yang lama tak kunjung tiba. Dari merekalah saya mengenal nama Alibaba.

Baca Lebih Lanjut.