Mengurangi 3.000.000 Butir Permen


Tahu tidak? Ketika kita datang ke sebuah layanan pelanggan (customer service) perusahaan kita menjumpai di mejanya ada yang menyediakan permen dalam sebuah mangkuk atau toples kecil.  Penggunaan mangkuk dan toples ini ternyata punya dampak berbeda-beda. Berdasarkan penelitian, menggunakan toples lebih menghemat konsumsi permen dibandingkan menggunakan mangkuk. Mengapa demikian?

Ini karena penggunaan mangkuk tanpa ada penutup senantiasa memantik keinginan pelanggan untuk mengambil permen, entah seberapa besar atau kecil keinginannya dalam mengonsumsi permen. Sedangkan kalau diletakkan dalam toples yang ada penutupnya akan ada usaha kecil untuk dapat mengambil permen. Itu saja sudah dapat menghambat keinginan yang tak besar memakan gula-gula.

Baca Lebih Lanjut

DJP Bukan Google


Hari ini saya dan keluarga mengurus pembuatan paspor di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Dalam rangka memperingati Hari Pajak, Kantor Pusat DJP bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi mengadakan pembuatan paspor untuk pegawai Kantor Pusat DJP. Sebelumnya Kantor Pusat DJP bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya juga memberikan layanan pembuatan SIM.

Sepengetahuan saya layanan dalam rangka Hari Pajak seperti di atas itu baru terselenggara tahun ini. Sebelumnya belum ada. Biasanya Kantor Pusat DJP memberikannya kepada pihak eksternal seperti DJP Peduli dan donor darah. Kali ini istimewa, kepada internal pun Kantor Pusat DJP memberikan layanannya.

Baca Lebih Lanjut

Terimong Geunaseh untuk Sebaik-baik Manusia


Banyak orang mengirimkan pesan secara pribadi kepada saya. Mereka bertanya dan meminta solusi atas kesulitan mereka dalam mengisi SPT Tahunan atau layanan lainnya. Saya membantu sesuai dengan kapasitas saya.

Jika ada masalah yang tak bisa dipecahkan. Saya meminta mereka untuk menghubungi kantor pajak. Tanpa tatap muka tentunya karena kantor pajak pada saat wabah ini sedang tutup. Layanan diberikan secara telepon dan daring.

Baca Lebih Lanjut

Jangan Menjadi Orang Pertama yang Berhenti Bertepuk Tangan


Video dengan subtitle “Lihatlah Betapa Rakyat Korea Utara Sangat Mencintai Kim Jong-Un” viral hari-hari ini. Apalagi di tengah isu tidak jelas tentang kematiannya sehabis menjalani operasi kardiovaskular.

Menarik memang ketika melihat tayangan video supreme leader Republik Rakyat Demokratik Korea ini. Dalam sebuah acara yang tidak disebutkan itu Kim Jong-Un memasuki ruangan dengan iringan orkestra musik yang kencang dan menyemangati.

Baca Lebih Lanjut

Pemuda yang Berdamai dengan Kegagalan dan Hajar Rasyid


Photo by Nathan Cowley on Pexels.com

 

Pada 1785, pemuda Prancis ini ditolak untuk mengikuti ekspedisi berbahaya ke Samudra Pasifik. Kegagalan yang mesti ia terima namun patut disyukuri. Kegagalan yang memengaruhi jalannya sejarah dunia dan Indonesia tak terkecuali.

 Pagi menjelang siang tadi ada jadwal uji coba perkuliahan jarak jauh (PJJ) untuk mahasiswa PKN STAN yang saya ampu. Ini sekaligus menguji saya dalam menggunakan aplikasi PJJ yang disediakan pihak akademik.

Baca Lebih Lanjut

Secuil Cerita Digaplok Kepala Stasiun Jatibarang


Photo by James Wheeler on Pexels.com

Waktu itu Sekolah Dasar (SD) kami menyelenggarakan kegiatan Pramuka. Acaranya hiking dan mencari jejak. Saya ikut. Lengkap dengan seragam pramuka dan perlengkapannya. Ditambah satu termos besar berisi es bungkus. Es bungkus dengan rasa teh manis ini saya ambil dari tetangga.

Ya, sambil ikut pramuka saya jualan juga. Laku? Alhamdulillaah, laku keras. Saya senang kalau teman-teman pada kelelahan karena berjalan jauh ini di tengah terik matahari, dengan begitu mereka akan mengincar es teh saya. Semakin mereka lelah, semakin ringan termos yang saya bawa ini. Keuntungan jualan ini buat jajan. Itu pengalaman berdagang saya waktu SD.

Baca Lebih Lanjut

Moldova atau Islandia, Pilih Mana?


Moldova adalah negara yang rakyatnya paling tak bahagia. Islandia sebaliknya. Sebabnya adalah rakyat Moldova kurang percaya satu sama lain. Di Islandia, pertemanan adalah segalanya. Itu kesimpulan sebuah penelitian beberapa waktu lampau.

**

Hari ini, Selasa, 17 Maret 2020 adalah hari pertama kami melaksanakan Kerja dari Rumah (KDR) atau Work from Home. Sebanyak 80% pelaksana Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak melaksanakan KDR itu.

Baca Lebih Lanjut

Cara Prediksi Orang Mau Bayar Utang Atau Tidak


Jadi tiga ekonom seperti Kang Oded Netzer, Alan Lemaire, dan Michal Herzenstein ini dari penelitiannya bisa menyimpulkan bahwa orang dapat melunasi utang atau tidak, bisa dilihat dari kata-kata yang disampaikan pengutang kepada pemberi pinjaman. Kata-kata itu jadi prediktor kuat orang ini bisa melunasi utangnya atau tidak.

Nah, tiga orang itu meminta kita menebak dari 10 kata-kata ini mana yang sering digunakan oleh orang yang cuma janji belaka dan mana yang memang sanggup melunasi utangnya.

Baca Lebih Lanjut

Kaisar Amerika Serikat


Pada saat ini banyak bermunculan kerajaan baru dengan raja-raja barunya di Indonesia. Amerika Serikat juga pernah mengalami mendapatkan raja baru di masa Presiden James Buchanan. Seseorang yang tidak waras bernama Joshua Norton mendaulat dirinya sendiri sebagai kaisar pada 17 September 1859 dengan gelar Kaisar Norton I.

Untuk menunjang tugasnya sebagai kaisar, Norton berpakaian seragam militer lengkap dengan pangkat di pundak, memiliki sebilah pedang, dan bertopi bulu merak. Selama 21 tahun mengelilingi jalanan San Fransisco dengan dikawal dua anjing liar.

Baca Lebih Lanjut

Belajar ke Seoul


Seorang CEO hotel prestisius di New York pergi ke Seoul, Korea Selatan, dua kali dalam setahun. Ia menginap di hotel yang sama dalam dua kesempatan itu. CEO terkesan dengan sikap pegawai hotel itu yang mengucapkan, “Selamat datang, Pak! Senang bertemu Anda kembali.”

Sepulangnya dari Korea Selatan, ia segera berkonsultasi dengan para ahli. Mereka merekomendasikan kepada CEO untuk memasang kamera-kamera dengan peranti lunak pengenal wajah (face recognition). Kamera itu akan memotret wajah tamu dan memberi tahu resepsionis apabila tamu yang datang itu pernah menginap di sana sebelumnya.

Baca lebih lanjut