Menemukan yang Lama


Sehabis salat Asar itu, seperti biasa saya melewati lorong utama ruangan kantor dengan deretan lemarinya. Salah satu lemari itu pintunya terbuka sedikit menyisakan celah. Entah kenapa saya tergerak untuk mengintip isi lemari.

Di sana ada tumpukan buku yang berantakan. Naluri saya tertarik untuk melihat-lihat. Ada sekitar 9 buku saja. Ada buku-buku yang masih tersampul dengan plastik pembungkusnya dan ada yang sudah terbuka.

Baca Lebih Lanjut

Advertisements

Per Non Dormire


Internet mengubah cara orang berkomunikasi. Inadia Aristyavani dalam artikelnya yang mengutip Profesor Terry Flew  dari Queensland University of Technology membuat komparasi cara komunikasi antara era sebelum dan sesudah adanya internet.

Era komunikasi massa atau era sebelum internet terjadi pada abad 20 dan dinamakan Komunikasi 1.0. Televisi menjadi media dominan pembentuk perubahan era itu. Sedangkan era internet yang membiak pada awal abad 21–dijuluk sebagai Komunikasi 2.0—mengacu kepada internet sebagai media perubahannya.
Baca Lebih Lanjut.

14 Tahun yang Lalu: Isyarat Lolongan Anjing Itu


Malam Ahad itu, di kejauhan, anjing melolong. Panjang sekali. Begitu menyayat hati. Tetapi sejatinya membuat bulu kuduk Nova Yanti merinding. Mendengar itu,  Opa, biasa Nova Yanti dipanggil akrab, bergegas untuk segera tidur dan bangun lebih pagi. Banyak rencana yang sudah diperam di otaknya. Paling tidak bersih-bersih rumah adalah pekerjaan pertama yang harus diselesaikannya besok.

Mata Opa lalu terpejam. Memaksa melupakan kesedihan yang sebelumnya hinggap. Ia kecewa sekali tak bisa ikut pergi bersama suaminya menjenguk kakak ipar yang sedang sakit berat di Penang, Malaysia.

Baca Lebih Lanjut.

JT-610 Tinggal Landas, Haska Berbekal Tamat Satu Juz Alquran


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memeluk istri Tri Haska Hafidzi yang menjadi salah satu korban pesawat Lion Air JT-610.

Tri Haska Hafidzi menyentuh layar telepon genggam dengan ujung jari jempolnya. Ia baru saja melaporkan kewajibannya pada pukul 05.46 pagi. Entah di ruang tunggu terminal Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng atau di dalam kabin pesawat Lion Air JT-610, ia memberi tanda centang hijau pada daftar yang tersedia.

Ini berarti sebagai anggota grup Whatsapp “DJP Bertilawah P2humas”, Haska sudah menyelesaikan tugasnya membaca Alquran satu juz dalam sepekan.

Baca Lebih Lanjut.

Mata Kamera Penonton Meneropong Sudut-sudut Oktagon


Sketsa Submission.

Ada yang unik dan mencengangkan dari kejadian kaos seusai pergulatan Ultimate Fighting Championship (UFC 229) antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat pada Ahad (7/10).

Ini bukan soal orang tua, agama, dan negerinya Khabib, petarung dari Dagestan, Rusia. Dan bukan soal perilaku intimidatif Conor McGregor dalam mendegradasi mental lawan pada saat konferensi pers karena kelakuannya memang seperti itu.

Baca Lebih Lanjut.

Bagaimana Kalau Persib dan Persija Didiskualifikasi Saja Selama 5 Tahun?


Tubuh Haringga Sirila, korban pengeroyokan oknum Bobotoh dimakamkan di Jatibarang, Indramayu. Haringga dikeroyok sampai tewas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung pada Minggu (23/9) menjelang pertandingan Sepakbola antara Persib dan Persija.

Video pengeroyokannya bertebaran di media sosial. Menyajikan kebengisan anak bangsa yang menganiaya anak bangsa lainnya diiringi dengan teriakan-teriakan yang tak semestinya diucapkan karena di sana hakikinya bukan palagan.

Baca Lebih Lanjut.

Berkaca pada Vietnam


Menyadari kekurangan pangan dan inflasi, Vietnam meluncurkan program Doi Moi (renovasi) pada 1986.  Caranya dengan membuka sektor swasta dan investasi asing besar-besaran. Efeknya dahsyat.

Selama periode 1990 sampai 2000, ekonomi Vietnam menjadi dua kali lipat. Tetapi ada yang salah di sana: pemasukan negara malah turun. Rasio pajak pada 2000 menjadi 14,8%. Walaupun tetap lebih tinggi daripada rasio pajak Indonesia di tahun yang sama. 

Baca Lebih Lanjut