Ditjen Pajak Raih Gold Winner InMA 2019


Pengurus SPS yang baru periode 2019-2023 menyerahkan penghargaan Golden Winner InMA 2019 kepada perwakilan Ditjen Pajak Kepala Seksi Hubungan Internal Muchamad Multhazam.

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) meraih penghargaan Gold Winner untuk kategori The Best of E-Magazine Government dalam ajang The 8th Indonesia inhouse Magazine Awards (InMA) 2019 di Surabaya, semalam (Kamis, 7/2).

Serikat Perusahaan Pers (SPS) memberikan penghargaan tersebut kepada majalah internal Ditjen Pajak Intax Edisi November 2018 bertajuk “Duka Kita untuk 12 Pegawai DJP Penumpang Pesawat Lion Air JT 610”.

Baca Lebih Lanjut.

Advertisements

Qawwali dan Jyoti Nooran


Rahat Fatih Ali Khan dalam sebuah performa.

Waktu saya mendengar salah satu soundtrack film Zero (Desember 2018) yang dibintangi Shah Rukh Khan saya jadi ingat satu hal. Suara penyanyi lagu Tanha Hua itu pernah saya dengar di salah satu soundtrack film Shah Rukh Khan yang lain berjudul: Jab Harry Met Sejal (Agustus 2017).

Ketika saya menulis tema lagu dan film bukan berarti kamus saya penuh dengan dua hal itu. Saya fakir dari keduanya.

Baca lebih lanjut.

Membuka Laporan Pajak Capres


Debat pemilihan presiden 2019 antara pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mestinya membuka persoalan pajak.

Ini tidak terbatas pada isu pengelolaan pajak, tetapi juga kesediaan mereka mengumumkan laporan pajaknya kepada publik. Kontestasi calon presiden Amerika Serikat pada 2016 antara Hillary Clinton dan Donald Trump, menyajikan drama menarik.

Baca Lebih Lanjut.

Mengepo Transaksi Repo


Pada Januari 2018, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan siaran persnya yang mendukung Perhimpunan Pedagang Surat Utang (Himdasun) dalam penerbitan Market Standard untuk transaksi Repurchase Agreement yang bersifat utang.

Transaksi Repurchase Agreement atau biasa disebut Transaksi Repo adalah kontrak jual atau beli efek ekuitas (saham) dan efek bersifat utang (obligasi) dengan janji beli atau jual kembali pada waktu dan harga yang telah ditetapkan.

Baca Lebih Lanjut.

Per Non Dormire


Internet mengubah cara orang berkomunikasi. Inadia Aristyavani dalam artikelnya yang mengutip Profesor Terry Flew  dari Queensland University of Technology membuat komparasi cara komunikasi antara era sebelum dan sesudah adanya internet.

Era komunikasi massa atau era sebelum internet terjadi pada abad 20 dan dinamakan Komunikasi 1.0. Televisi menjadi media dominan pembentuk perubahan era itu. Sedangkan era internet yang membiak pada awal abad 21–dijuluk sebagai Komunikasi 2.0—mengacu kepada internet sebagai media perubahannya.
Baca Lebih Lanjut.

Siar di Bumi Rafflesia


Mitsubishi Strada Triton 4×4 membelah jalanan Mukomuko pagi itu. Mobil berkabin ganda dengan paduan warna yang mencolok mata: kuning dan hitam. Tulisan besar mendominasi sisi kanan, kiri, dan belakang mobil: Tarif Turun!

Kendaraan dinas yang berhasil menyita perhatian masyarakat Mukomuko ini merupakan Mobile Tax Unit (MTU) milik Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Argamakmur. Beberapa Account Representative berada di dalamnya.
Baca Lebih Lanjut.

Logo Pajak Kini Lebih Bersahabat


Manusia dan kumpulannya secara fitrah menyukai perlambang. Direktorat Jenderal Pajak sebagai kumpulan manusia kini memiliki logo baru yang sederhana dan melambangkan bahwa organisasi ini memang dinamis dan tidak anti perubahan.

Akhir tahun lalu Menteri Keuangan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 865/KMK.03/2018 tentang Logo Direktorat Jenderal Pajak. Logo itu berupa logogram dalam kombinasi bentuk persegi dan bentuk lebih bulat dengan dua warna  dan di bawahnya terdapat logotip berupa tulisan “djp”.

Baca Lebih Lanjut.