Resensi Buku Republika Orang Miskin Jangan Mati di Kampung Ini: Mozaik Hikmah Kehidupan



Roger Bannister merupakan pria bersejarah dari Inggris. Pada 6 Mei 1954, dia memecahkan rekor lari dengan waktu tiga menit 59,4 detik. Catatannya memecahkan rekor lari satu mil yang ada selama itu. Torehan waktu larinya bahkan tercatat di Guinnes Book of Record.  Pada zaman itu, hasil penelitian dan petunjuk dokter mencatat bahwa mustahil manusia bisa berlari satu mil dalam jangka waktu di bawah empat menit.

Apa yang terjadi kemudian? Rekor Roger tidak bertahan lama. Hanya dalam jangka waktu 46 hari catatan waktunya sudah bisa dipecahkan. Kurang dari tiga tahun, lusinan pelari sudah memecahkan rekor lari tersebut. Berlari satu mil dengan waktu di bawah empat menit bahkan sudah menjadi batasan waktu dalam kualifikasi pelari profesional.

Baca Lebih Lanjut

5 Fakta Di Balik Buku Orang Miskin Jangan Mati di Kampung Ini


Buku Orang Miskin Jangan Mati di Kampung Ini sudah memasuki cetakan ke-5. Alhamdulillah. Ada beberapa fakta yang bisa diungkap atas penerbitannya.

  1. Enggak Niat

Sebenarnya saya tidak berniat menerbitkan buku ini. Bagi saya sebagai bloger saja sudah cukup. Apalagi setelah pengalaman dengan penerbitan buku pertama. Namun, memang keinginan membukukan tulisan-tulisan saya itu masih tetap ada. Saya sudah pernah berusaha mengumpulkan puisi-puisi saya. Baru beberapa puisi saja terkumpul, semangat membukukan puisi itu lenyap. Sampai akhirnya saya kedatangan seorang teman.

Continue reading 5 Fakta Di Balik Buku Orang Miskin Jangan Mati di Kampung Ini

Buku Kedua Itu Terbit: Orang Miskin Jangan Mati di Kampung Ini


Buat saya menjadi narablog (blogger) itu sudah cukup sebenarnya. Buku pertama saya terbit di tahun 2015 oleh Penerbit Bunyan, Bentang Pustaka saat saya masih di Tapaktuan, Aceh Selatan. Itu juga karena penerbitnya yang kemudian menawarkan kepada saya untuk membukukan tulisan-tulisan saya. Saya persilakan dan selesai.

Lima tahun berlalu, tidak ada yang dilakukan selain untuk terus menulis dan menulis. Dan mas Harris Rinaldi pada sekitar bulan Oktober 2019 datang kepada saya lalu bertanya, “Kapan bukunya terbit?” Ia orang kedua yang bertanya di pekan itu tentang hal yang sama.

Baca Lebih Lanjut