Testimoni Etti Guritno, Pembaca Buku Seseloki Seloka di Pinggir Selokan


Namanya Etti Guritno. Saya biasa menyapanya Ibu Etti. Suatu ketika Ibu Etti meminta saya untuk mengirimkan buku Seseloki Seloka di Pinggir Selokan ke kediamannya. Buku itu merupakan buku kumpulan sajak saya yang terbit pada Februari 2022.

Ibu Etti ingin membaca buku saya pada saat dirinya menjalani isolasi mandiri. Ya, takdir Allah, Ibu Etti terserang virus Covid-19 pada waktu itu.

Terima kasih, Bu atas apresiasinya kepada buku-buku saya selama ini. Sesungguhnya itu mampu memelihara semangat saya untuk senantiasa berkarya dan memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia.

Sekali lagi terima kasih.

***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
5 Juni 2022

Di Muara Kali Bluwak, Pembacaan Satu Sajak dalam Buku Seseloki Seloka di Pinggir Selokan


Puisi ini ada di dalam buku Seseloki Seloka di Pinggir Selokan. Video ini dibuat sekali ambil. Disutradarai oleh kawan saya bernama Pak Harris Rinaldi. Tentunya saya mengucapkan terima kasih banyak atas semuanya. Untuk teman-teman yang ingin mengetahui dan memiliki buku itu silakan klik tautan berikut: https://linktr.ee/rizaalmanfaluthi. Buku ini tidak terlihat seperti penampakan pada foto di bawah ini yang tebal sebegitunya. Total ada 68 halaman dan sudah cetakan kedua.

Baca Lebih Lanjut

Testimoni Seseloki Seloka di Pinggir Selokan: Bagaikan Gelombang Ombak di Pantai Selatan


Beberapa waktu lalu, kawan saya sekaligus pembaca buku Seseloki Seloka di Pinggir Selokan bernama Ikhwanudin membagikan foto dan narasi tentang kesaksiannya saat membaca buku sajak-sajak saya tersebut.

Ia menuliskannya di saat sedang menunggu kereta api malam yang akan membawanya ke Semarang. Ia kemudian menyebarkan foto dan narasi itu di grup Whatsapp dan akun Instagramnya. Tentunya buat saya, apa yang dilakukannya sangat berharga. Saya berterima kasih kepadanya.

Baca Lebih Lanjut