Sulit untuk Tidak Jatuh Hati


Sulit untuk tidak jatuh hati pada karya bikinan Riza Almanfaluthi kali ini.

Dalam karya beliau berjudul “Kita Bisa Menulis”, saya beroleh afirmasi di tengah rimba kebimbangan untuk konsisten berkarya dalam dunia tulis menulis. Bahwa saya harus tetap berkarya lewat tulisan, menuangkan gagasan, dan lebih dari itu yakni mewariskan kenangan untuk anak cucu saya nanti. Oleh sebab itulah, patut kiranya saya berterima kasih kepada Riza yang lewat karyanya telah membantu saya beroleh nyala api semangat.

Baca Lebih Lanjut

Membaca Tanda-Tanda


Tahukah Anda kalau masih ada 2,7 juta penduduk Indonesia yang tidak bisa membaca?

Beberapa perjalanan saya keluar daerah karena penugasan selalu diiringi dengan diskusi dunia penulisan dan perbukuan.

CEO Maghza Pustaka Iqbal Dawami, jauh-jauh dari Pati, datang menemui saya di sebuah lobi penginapan di Yogyakarta. Kami mengobrol intens selama dua jam sambil meminum kapucino dan memakan pisang goreng. Kudapan lezat itu dimasak langsung oleh koki penginapan.

Baca Lebih Banyak

Seperti Menu Indomie Paling Enak di Warung Kopi


Beberapa waktu lalu, akun Instagram saya ditandai oleh @dannyarttt. Dalam akun Instagramnya itu ia mengeposkan foto disertai narasi tentang ulasannya terhadap buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak menyerah.

Menurut saya ulasannya ciamik banget. Saya tak perlu berpanjang kata menerangkan maksudnya apa dengan keciamikan ulasannya itu. Saya ingin pembaca langsung membacanya.

Silakan menikmati. Oh ya, ia sangat peduli bahasa oleh karena itu saya tidak menyuntingnya sama sekali. Saya membiarkannya. Saya fokus pada substansinya. Terima kasih, Mas @dannyarttt.

Baca Lebih Banyak

Buku Kita Bisa Menulis: Memudahkan Saya Membayangkan Suasana


Kak Elfrida Simbolon, Fungsional Penilai Pajak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, memberikan testimoninya terhadap buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak Menyerah.

Kata-kata kunci ulasan terhadap buku Kita Bisa menulis ini adalah, “Penyajian tulisan yang sangat detail namun tetap menarik untuk dibaca, memudahkan saya membayangkan suasana yang seperti diceritakan dalam tulisan tersebut.”

Terima kasih banyak, Kak Elfrida. Setelah membaca buku ini, saya tunggu tulisan-tulisannya. Berikut testimoninya.

** Baca Lebih Banyak

Review Buku Kita Bisa Menulis, Ditulis dalam Dua Bulan Penuh Tanpa Henti


Testimoni kepada buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak Menyerah terus berdatangan tanpa diminta. Tentu itu membuat sayabersyukur. Pun, sekaligus sebagai tanda bahwa buku tersebut sangat bermanfaat buat pembaca. Insyaallah.

Selain testimoni, kritik juga datang. Buat saya, kritik menjadi masukan berharga untuk perbaikan di edisi atau cetakan mendatang. Pada cetakan kedua yang sudah mulai diedarkan apda pertengahan Oktober 2022, perbaikan berdasarkan kritik itu saya akomodasi.

Baca Lebih Banyak

Mengulas Buku Kita Bisa Menulis dalam Frans Membahas


 

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak, Bapak Nufransa Wira Sakti mengajak saya untuk berbincang-bincang soal buku Kita Bisa Menulis dalam kanal akun Youtubenya Frans Membahas.

Ajakan tersebut buat saya tentu sebuah kehormatan. Saya tidak menyangka saja saya bisa masuk dalam kanalnya. Setelah berkali-kali jadwal mundur karena kesibukan beliau, akhirnya siniar (podcast) itu jadi. Pengambilan gambarnya pada Selasa, 4 Oktober 2022. Kemudian, disiarkan secara terbuka melalui akun Youtube pada Sabtu, 8 Oktober 2022.

Baca Lebih Banyak

Review Buku Kita Bisa Menulis: Lakukan untuk Bahagia


Pagi itu, seorang sahabat datang ke ruang kerja saya. Ia langsung mengambil buku Kita Bisa Menulis yang sengaja saya bawa khusus untuknya. Ia telah memesan buku itu sejak lama.  Kemudian, di sorenya, beberapa paragraf tertulis mengomentari pertemuan pagi tadi. Buat saya ini bagus sekali. Terima kasih Mas Dhimas Wisnu Mahendra sudah meluangkan waktunya untuk menuliskan rendezvous tadi pagi.

Baca Lebih Banyak

Jangan Puji Anak karena Kecerdasannya


“Wah kamu pintar, Nak.”

*

Berbicara tentang buku Kita Bisa Menulis, maka tak bisa dilepaskan dengan salah satu buku yang menjadi referensi saya di sana.

Buku itu berjudul Mindset, Mengubah Pola Pikir untuk Perubahan Besar dalam Hidup Anda yang ditulis oleh Carol S Dweck, Ph.D.
Baca Lebih Banyak

Review Buku: Saya Setuju, Kita Bisa Menulis


Beberapa waktu lalu ada salah satu pembaca buku membuat review, reviu, telaahan, atau resensi buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak Menyerah.  Nama penanya adalah Salman Cakil. Saya mengucapkan terima kasih tak terhingga kepadanya.

Langsung saja kita baca ulasannya. Semoga bermanfaat mengenal buku ini lebih dalam.

Baca Lebih Banyak

Review Buku Kita Bisa Menulis: Memang Tak Seperti Bernapas


Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan tulisan review buku Kita Bisa Menulis dari penulis produktif sekaligus pegawai Direktorat Jenderal Pajak bernama Eko Novianto yang biasa dikenal dengan sebutan Ekonov.

Saya mengucapkan terima kasih atas resensinya ini. Sangat bermanfaat sekali buat calon pembaca buku ini. Tidak perlu berpanjang kalam, mari kita simak narasinya.

Baca Lebih Banyak