
Musibah paling besar yang menimpa orang bijak ialah bila sehari yang dilaluinya tidak menyebabkan ia mendapatkan hadiah dari Tuhannya, yakni hikmah yang baru.
~~~Yahya bin Mu’adz.
Menu latihan minggu ke-12 ini adalah sebagai berikut:

Musibah paling besar yang menimpa orang bijak ialah bila sehari yang dilaluinya tidak menyebabkan ia mendapatkan hadiah dari Tuhannya, yakni hikmah yang baru.
~~~Yahya bin Mu’adz.
Menu latihan minggu ke-12 ini adalah sebagai berikut:

Minyak Kelapa Asli Bikinan Sendiri
Hari ini hari Ahad. Di mes hanya saya sendiri. Yang lain pada pulang ke homebase-nya masing-masing. Kalau sudah begini saya harus berpikir keras agar banyak kegiatan yang akan menyita waktu saya. Daripada melamun tak karuan lebih baik mengerjakan sesuatu yang bermanfaat.
Jam setengah tujuh pagi saya sudah bersiap lari. Pemanasan terlebih dahulu tentunya. Sisa “Venus” hari Kamis sebelumnya masih terasa di paha. Deep Squats sebanyak 200 repetisi penyebabnya. Tidak masalah. Lari tetap jalan terus. Hanya bisa 5 kilometer jarak yang tertempuh. Dengan kecepatan yang saya usahakan lebih tinggi dari minggu sebelumnya. Alhamdulillah berhasil.

Berkumpul bersama keluarga itu tak ada bandingannya. Harta tak ternilai.
Ia adalah oase, benteng, dan hujan di musim kemarau.
~~Riza Almanfaluthi, di suatu masa.
Minggu kesebelas Freeletics. Sudah masuk saja di minggu belasan. Masih tersisa empat minggu lagi. Bosan? Iya. Tetap saja ada perasaan begitu. Apalagi sebagai “single fighter“. Semuanya serba sendiri. Dalam kesunyian atau keramaian. Ada tepuk tangan atau tidak sama sekali. Pagi atau pun sore. Semua kudu tetap jalan. Karena yang menikmati hasil akhir bukan orang lain tapi diri saya sendiri.
Sabtu pagi ini adalah hari pertama minggu ke-12. Hari libur dan saat yang tepat untuk menuliskan apa yang terjadi di minggu ke-11 kemarin itu. Dan di hari ini saya timbang lagi berat badan saya setelah Senin sebelumnya saya melakukan hal yang sama. Hanya dalam jangka waktu lima hari hasilnya mengejutkan: berkurang 1,8 kg. Ini timbangannya yang salah atau bijimana? Tetapi begitulah adanya hasil itu: Baca Lebih Lanjut.

Sebagai wujud pelayanan kepada Wajib Pajak, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tapaktuan mengadakan Kampanye Simpatik Penyampaian SPT Tahunan Melalui E-filing di pusat kota Tapaktuan, kemarin (12/3). Sebanyak 14 personil KPP berseragam kaos berwarna kuning membagikan brosur dan stiker e-filing di Bundaran Simpang Keude Aru kepada para pengguna jalan. Spanduk ajakan lapor SPT Online dibentangkan di bawah tugu buah pala untuk dua sisi jalan.

Sejuta tangan telah menahanku, ingin kumaki mereka berkata
tak perlu engkau berlari, mengejar mimpi yang tak pasti…
(Camelia II, Ebiet G Ade)
Ini minggu kesepuluh Freeletics. Suatu minggu yang masih tetap berjuang melawan kata menyerah. Kalau ditotal berarti saya sudah latihan dalam 13 minggu dengan jumlah keseluruhan latihan sebanyak 102 workout dan 90,9 km telah ditempuh dengan lari-lari.

Segelas sunyi yang biru kutenggak siang ini. Ia lebih kupercaya dari senja yang cepat mangkir. Sebentuk lamunan lupa kutulis di atas kalender 2014 yang hampir selesai. Ingin rasanya membuang semua dalam sekejap lelap. Tapi bilah pedang matahari memanggang asbes mes hingga ke dalamnya. Aku terbakar. Makanya aku buka pintu lebar-lebar mempersilakan angin pantai duduk di atas kulitku. Sambil disaksikan punai-punai riuh kekenyangan. Atau kucing betina yang melihatku penuh curiga dan kaget tak kepalang, kabur ketakutan. Listrik sedari pagi pergi tanpa pamit. Sial…kota kecil ini memang tak bisa akur dengannya. Aku tak peduli. Nantinya dia akan kembali jam lima sore sambil membawa dan menggandeng gelap. Kini, biarkan aku teguk segelas sunyi yang biru di ruang tengah dengan angin pantai yang sudah mulai memelukku. Barangkali hanya tulisan-tulisan suci yang membuatku tetap waras. Kubaca setiap hari. Tanda aku masih serupa hamba. Kupanggil dirimu Ya. Datang…datang…Buru-buru…Pergi…pergi…Kuhabiskan segelas sunyi yang biru sampai lupa dari tadi sudah 100 derajat celcius. Mulutku hancur. Di depan mes ini rumput-rumput yang belum terpotong terpingkal-pingkal mentertawakanku. Kutenggak segelas sunyi yang biru, cuma itu yang bisa kulakukan di November yang panas. Aku menunggu malam dengan sangat. Saat aku bisa merasakan sepotong kangen. Kangen yang pagi, tipis, dan mawar.
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
ditulis untuk jejak kata Tapaktuan
Tapaktuan, 10 November 2014
Ilustrasi via fineartamerica.com

http://www.marathonmedals.co.uk
Tiga bulan sebelumnya boro-boro lari jarak jauh, lari 100 meter saja sudah bikin saya mau pingsan. Tapi dengan berat badan yang semakin ringan dan berusaha konsisten untuk berlari minimal 5 Km setiap minggu, pada akhirnya di awal Maret 2015 ini saya mampu menaklukkan jarak 10 Km.
Kalau ditotal jumlah kilometer yang ditempuh mulai dari tanggal 13 Desember 2014 sampai dengan catatan ini dibuat, maka saya sudah menempuh sekitar 73,5 Km. Alhamdulillah. Running dan dengan jarak 10K ini tidak ada dalam menu latihan Cardio & Strength Pdf. Tetapi sudah menjadi menu utama di situsnya.



Follow Me in Freeletics.com: Riza Almanfaluthi
Baca Juga PORTOFOLIO RIZA ALMANFALUTHI
Banyak yang bertanya kepada saya tentang Freeletics ini. Terutama dari mereka yang baru mengenal dan niat mendalaminya. Dan saya melihat pertanyaannya hampir sama tentang bagaimana memulai Freeletics, gerakan-gerakan apa yang harus dilakukan, dan bagaimana latihan dalam seminggu itu.
Kalau saya tidak salah, tulisan mengenai Freeletics buat pemula ini belum ada sama sekali. Kali ini saya coba membantu mewujudkan tulisan ini sesuai dengan pengalaman yang jalani selama tiga minggu masa percobaan dan hampir sembilan minggu latihan (awal Maret 2015).
Berikut cara pengenalan Freeletics buat pemula.

http://www.insideoutretreats.com
Bagaimana rasanya kalau kita terbangun di sebuah kamar hotel dan menyadari bahwa sebenarnya kamar itu adalah sebuah penjara? Ya, benar-benar penjara. Hanya diatur sedemikian rupa persis menyerupai kamar hotel. Ada kasur empuknya, televisi, kamar mandi, toilet, dan menu ransum setiap hari yang sama, chinese food.
Joe Doucett tidak tahu siapa yang menculik dan memenjarakan dirinya sedemikian rupa. Dan tak tahu pula apa salahnya. Memulai hidup sebagai orang yang terenggut kebebasannya ia stres. Tapi lama kelamaan kesadarannya tumbuh untuk tetap hidup, meloloskan diri, meraih kebebasan, dan mencari tahu siapa penyekapnya.

commons.wikimedia.org
Don’t be frightened and don’t accept the excuse that you have no time. Ok, No excuse.
Ada “Minggu Neraka” di pelatihan untuk menjadi anggota Navy Seal, pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Sebuah pelatihan yang diatur sedemikian rupa sebagai latihan terberat di militer AS. Mereka digenjot ketahanan fisik, ketangguhan mental, menyelami rasa sakit di bawah tekanan tinggi dan kurang tidur. Para instrukturnya tidak memaksakan calon marinir ini untuk tetap bertahan dalam latihan. Dipersilakan buat mereka yang menyerah untuk meninggalkan kelompok, membunyikan lonceng, menikmati donat dan kopi di hadapan teman-temannya yang masih berkutat dalam latihan.
Demikian adanya di pelatihan untuk menjadi personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Latihan yang sangat berat, menguras emosi, tenaga, dan keringat sampai tetes terakhir menjadi menu keseharian. Bedanya, bagi yang tidak tahan dalam latihan, mereka tinggal meletakkan topi latihan di pinggir lapangan. Di situlah ketahuan berapa banyak para peserta yang menyerah dalam satu angkatan.