FREELETICS WOCHE 13: Lima Hal yang Dibutuhkan Dalam Freeletics



I hated every minute of training, but I said,

” Don’t quit. Suffer now and live the rest of your life as a champion.”

~~Muhammad Ali

Sudah minggu ketiga belas saja. Akhirnya saya bisa menyimpulkan, dibutuhkan beberapa hal dalam keberhasilan sebuah tujuan. Tak melulu dimensi dunianya melainkan akhirat pun harus diperhitungkan. Karena dunia itu pendek, akhirat itu panjang waktunya dan abadi. Pertama, niat yang benar. Kedua, tekad yang kuat. Ketiga, disiplin yang tinggi. Keempat, pantang menyerah. Kelima, komitmen yang teguh.

Baca Lebih Lanjut.

FREELETICS WOCHE 11: BMI Ideal, Berat Badan Sehat


Berkumpul bersama keluarga itu tak ada bandingannya. Harta tak ternilai.

Ia adalah oase, benteng, dan hujan di musim kemarau.

~~Riza Almanfaluthi, di suatu masa.

Minggu kesebelas Freeletics. Sudah masuk saja di minggu belasan. Masih tersisa empat minggu lagi. Bosan? Iya. Tetap saja ada perasaan begitu. Apalagi sebagai “single fighter“. Semuanya serba sendiri. Dalam kesunyian atau keramaian. Ada tepuk tangan atau tidak sama sekali. Pagi atau pun sore. Semua kudu tetap jalan. Karena yang menikmati hasil akhir bukan orang lain tapi diri saya sendiri.

Sabtu pagi ini adalah hari pertama minggu ke-12. Hari libur dan saat yang tepat untuk menuliskan apa yang terjadi di minggu ke-11 kemarin itu. Dan di hari ini saya timbang lagi berat badan saya setelah Senin sebelumnya saya melakukan hal yang sama. Hanya dalam jangka waktu lima hari hasilnya mengejutkan: berkurang 1,8 kg. Ini timbangannya yang salah atau bijimana? Tetapi begitulah adanya hasil itu: Baca Lebih Lanjut.

FREELETICS WOCHE 5: Instan itu Buat Para Pemalas


FREELETICS WOCHE 5: Instan itu Buat Para Pemalas


When others talk about you behind your back, shut them up by proving them wrong.

Bahwa sakit dan perih yang dirasakan pada saat latihan ini adalah pernak-perniknya perjuangan. Tidak apa-apa. Diterima saja. No pain no gain. Enggak ada yang namanya instan dalam sebuah perubahan. Semua sudah ada sunnatullah-nya. Instan itu buat para pemalas. Kita? Tidak!

Minggu kelima Freeletics ini akhirnya finis. Semua workout yang ada terselesaikan semua. Ditambah latihan bonus. Dan utang-utang workout minggu keempat sudah terbayar. Di minggu ini pun diperkenalkan workout yang baru bernama Iris. Berikut menu latihan minggu kelima.

Baca Lebih Lanjut.

FREELETICS WOCHE 3: Bukan Masalah Finisnya, Tetapi Berani Memulainya



The miracle isn’t that I finished.

The miracle is that I had the courage to start.”

John Bingham, No Need for Speed:

A Beginner’s Guide to the Joy of Running

Dan Anda mau tahu berapa berat badan saya sekarang di hari pertama minggu keempat? Jawabannya di akhir catatan ini.

Di tengah kegaduhan politik, di minggu ketiga Freeletics ini pas kebetulan saya dipanggil diklat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpajakan, Kemanggisan, Jakarta. Hanya 25% latihan yang ada di program minggu ini yang hanya bisa saya lakukan. Sebabnya? Kalau ditulis di sini akan banyak alasan. Padahal harusnya No Excuse yah.

Baca Lebih Lanjut.

FREELETICS WOCHE 2: Di Bawah Bulan Sabit



Kalau di dunia penerbangan mah ada istilah Point of No Return.

Suatu titik ketika jarak terbang sebuah pesawat tidak bisa lagi

untuk kembali ke tempat landas semula.

Begitu pula ini.

~~~

Azan subuh sudah jauh berkumandang sedari tadi. Jam telah menunjukkan pukul enam pagi waktu Tapaktuan. Saya gelar matras di atas rerumputan halaman belakang. Bulan sabit masih bercahaya dengan terang dan satu bintang menemaninya dalam kesendirian dan keheningan. Mereka menjadi sahabat sekaligus menjadi saksi latihan saya saat itu. Latihan yang menembus batas ketidakmampuan, mental block, dan segala rupa kenikmatan di dalam comfort zone.

Baca Lebih Lanjut.

FREELETICS WOCHE 1: Minggu Pertama dari 15 Minggu



Promise to yourself this year that you will be stronger no matter what.

Saya tulis ini untuk menjadi rujukan buat yang berminat. Masih bisa dihitung dengan jari Freeletics Indonesia yang menulisnya di blog. Kali saja jadi sesuatu yang bermanfaat. Semoga saya tetap konsisten. Dan masih panjang perjalanan ini. Yang terpenting pemahaman ini harus abadi: sehat itu penting.

Setelah tiga minggu pemanasan usai saatnya memasuki minggu pertama dari 15 minggu latihan. Niatnya mau pakai coach berbayar via situsnya. Tapi setelah berdiskusi dengan “guru” di Facebook, akhirnya saya putuskan untuk menggunakan pelatihan cardio and strength guide lama yang mungkin kurang up to date dan sudah tidak sesuai lagi dengan pelatihan yang sebenarnya dari situsnya langsung.

Baca Lebih Lanjut.