Ditjen Pajak: Indonesia Butuh Sinergi Antartim Seperti Avengers


INDONESIA***membutuhkan sinergi antartim seperti Avengers dan bukan lagi kerja individual. Hal itu diungkapkan  Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Eddi Wahyudi pada acara Pelatihan Business Development Services (BDS) bertajuk Out of The Box di Era Global di Wonogiri, Jawa Tengah (Rabu, 26/7).

“Ini awal yang baik untuk sinergi antara pemerintah dan BUMN sebagai bukti bahwa pemerintah hadir untuk UMKM,” kata Eddi. Yang jelas, menurut Eddi, Ditjen Pajak menyambut baik sinergi ini.

Baca Lebih Lanjut.

Piloting Taxpayer Accounting, Ditjen Pajak Tunjuk 12 Kantor Pajak


PERATURAN***Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah mengamanatkan bahwa pemerintah dan seluruh kementerian atau lembaga menganut sistem berbasis akrual dalam pelaporan keuangannya.

Pelaporan berbasis akrual ini bermanfaat dalam mengevaluasi kinerja pemerintah serta mengidentifikasi posisi keuangan pemerintah dan perubahannya. Oleh karenanya, diperlukan pencatatan double entry untuk setiap transaksi keuangan.

Baca Lebih Lanjut.

Cerita Lari MILOJI10K: Seperti Keluar dari Gua Tham Luang


 

Sepagi-paginya saya berangkat dari Citayam ke Jakarta tetap saja waktunya terlalu mepet dengan waktu start. Kali ini untuk mengikuti MILO Jakarta International 10 K pada Minggu 15 Juli 2018 lalu saya tak menginap di ibu kota.

Oleh karena itu saya harus bangun lebih pagi daripada matahari dan berangkat dengan kereta rel listrik paling awal. Jam setengah tiga pagi saya sudah bangun. Dari Stasiun Citayam saya menuju Stasiun Tebet.

Baca Lebih Lanjut.

Alibaba (2): Dari Proyek Rahasia Sampai Indonesia


Crocodile in the Yangtze. Gambar dari Businessinsider.com.au

Proyek Rahasia
Agar bisnisnya berkembang maju, Alibaba butuh investor lebih banyak lagi. Dari berbagai lobi, di tahun 1999 ia mendapatkan investor pertamanya yaitu kelompok investor yang dipimpin oleh Goldman Sachs yang membeli 50% saham Alibaba.

Alibaba mendapat tambahan investasi lagi dari bank asal Jepang Softbank sebesar US$20 juta yang kelak membuat pemiliknya—Masayoshi Son—menjadi orang terkaya di Jepang. Modal itu membuat Alibaba mendapatkan dana segar, tenaga segar, dan mendapatkan lebih dari 150.000 anggota terdaftar di situs webnya.

Baca Lebih Lanjut.

Alibaba (1): Alien yang Menciptakannya


BEBERAPA***teman saya di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tapaktuan berbelanja ke negeri Cina. Melalui lapak daring tentunya. Semacam Bukalapak atau Tokopedia di sini. Mereka memanfaatkan harga murah dan ongkos kirim gratis.

Konsekuensinya mereka terima: barang itu baru sampai sebulan atau dua bulan kemudian. Tak jadi soal sembari menunggu pula musim mutasi yang lama tak kunjung tiba. Dari merekalah saya mengenal nama Alibaba.

Baca Lebih Lanjut.

Di Hari Pajak, Menkeu Serahkan Hadiah kepada Pemenang Tax Factor


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan hadiah perlombaan kepada para pemenang Tax Factor pada saat upacara peringatan Hari Pajak 2018 yang diselenggarakan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta (Sabtu, 14/7).

Jenly Hunter Mantiri, pegawai asal Kantor Pelayanan Pajak Pratama Toli Toli berhasil menjadi juara pertama dan menyisihkan delapan finalis lainnya. Jenly membawakan lagu Thank You for Loving Me pada Babak Final Tax Factor 2018.

Baca Lebih Lanjut/

DJP Gelar Tax Factor, Staf Ahli Menkeu Titip Pesan Ini


Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Suryo Utomo menitipkan pesan kepada para peserta dari luar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang menjadi finalis Tax Factor 2018 ini.

“Tolong bahasakan sadar pajak ini keluar karena terus terang tak ada yang ikhlas membayar pajak, tetapi ini untuk anak cucu kita,” kata Suryo Utomo saat membuka Babak Final Tax Factor 2018 di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Gedung Mar’ie Muhammad Kantor Pusat DJP, Jakarta (Kamis, 12/7).

Baca Lebih Lanjut.

Sri Mulyani Indrawati: Fungsi DJP itu Hampir Muskil Dilaksanakan


Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memiliki fungsi yang sama sekali tidak mudah bahkan hampir muskil dilaksanakan oleh sebuah institusi dan manusia-manusianya.

“Karena DJP memiliki tiga fungsi yang diharapkan oleh negara, pemerintah, Menteri Keuangan, yang tiga-tiganya itu bertolak belakang,” kata Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Perpajakan dalam rangka memperingati Hari Pajak di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti Gedung Mari’e Muhammad, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, hari ini (Rabu, 11/7).

Baca Lebih Lanjut.

Peringati Hari Pajak, Ditjen Pajak Bedah Buku Taxing Women


Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) menggelar bedah buku Taxing Women di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Gedung Mar’ie Muhammad, Jakarta (Senin, 9/7).  Kegiatan Edu Tax bagi masyarakat umum ini merupakan awal dari serangkaian acara yang direncanakan selama sepekan dalam rangka memperingati Hari Pajak yang jatuh pada tanggal 14 Juli.

“Acara bedah buku ini sangat penting karena berbeda daripada sebelumnya yang hanya mengundang peserta internal. Kali ini kita saksikan sendiri bahwa 90% tamu yang datang berasal dari luar Ditjen Pajak,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pajak Arfan dalam sambutannya.
Baca Lebih Lanjut.

Hari Pajak, Tugu yang Profan Sekaligus Sakral


Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) telah menetapkan tanggal 14 Juli sebagai Hari Pajak. Tentu penetapan tersebut bukan tanpa maksud.  Satu hari itu dibutuhkan untuk menguatkan jati diri serta memotivasi pengabdian abdi masyarakat di lingkungan organisasi besar seperti Ditjen Pajak ini.

Oleh karena  itu, perlu kembali menguak sejarah masa lalu karena dari sanalah kita bisa mengambil iktibar dan mendapatkan momentum penting bahwa perjalanan organisasi ini tidak bisa dijauhkan dari masa awal pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Lebih Lanjut.