Inklusi Kesadaran Pajak: Investasi Masa Depan


Sampai kapan kepatuhan pajak Indonesia rendah? Indikator berupa rasio pajak di tahun 2016 masih di bawah 11%. Ini menjadi permasalahan besar karena menyangkut kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

Selama masyarakat belum sadar pajak maka seberapa pun keras usaha yang dikerahkan untuk mengumpulkan pajak maka akan sia-sia saja. Oleh karenanya perlu perubahan perilaku masyarakat dalam membayar pajak.

Baca Lebih Lanjut.

Advertisements

Kemenristek Dikti: Membayar Pajak Bukti Cinta Tanah Air


Pendidikan tinggi punya misi untuk menghasilkan lulusan yang tak sekadar berilmu namun juga berkarakter. Cinta tanah air adalah salah satu karakter itu dan membayar pajak bukti dari cinta tanah air.

“Hal yang terakhir itu kuncinya ada di soft skill,”  tutur Edi Mulyono, Kepala Subdirektorat Pendidikan Vokasi dan Profesi, Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) saat menjadi pembicara mewakili Direktur Pembelajaran dalam acara Training of Trainer Inklusi Kesadaran Pajak dalam Pendidikan di Hotel Grand Mulya Bogor, Rabu (12 Juli 2017).

Baca Lebih Lanjut.

Akar Masalah Rasio Pajak Rendah, Ini Kata Ditjen Pajak


Indikator rasio pajak yang masih rendah membuat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak masih terus berupaya meningkatkan penerimaan perpajakan. Muncullah kemudian Reformasi Perpajakan untuk mencari akar permasalahannya.

“Ternyata akar masalahnya ada di masyarakat kita yang belum memiliki budaya atau kesadaran membayar pajak,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama saat membuka acara Training of Trainers Inklusi Kesadaran Pajak dalam Pendidikan di Grand Mulya Hotel, Bogor, Rabu (12 Juli 2017).

Baca Lebih Lanjut.