FREELETICS WOCHE 13: Lima Hal yang Dibutuhkan Dalam Freeletics



I hated every minute of training, but I said,

” Don’t quit. Suffer now and live the rest of your life as a champion.”

~~Muhammad Ali

Sudah minggu ketiga belas saja. Akhirnya saya bisa menyimpulkan, dibutuhkan beberapa hal dalam keberhasilan sebuah tujuan. Tak melulu dimensi dunianya melainkan akhirat pun harus diperhitungkan. Karena dunia itu pendek, akhirat itu panjang waktunya dan abadi. Pertama, niat yang benar. Kedua, tekad yang kuat. Ketiga, disiplin yang tinggi. Keempat, pantang menyerah. Kelima, komitmen yang teguh.

Niat yang benar ini berarti apa yang kita lakukan semata-mata hanya karena Allah. Bukan untuk yang lain seperti ingin dipuji atau punya badan yang bagus. Semuanya itu efek samping. Niat utamanya karena Allah agar Ia memberikan kepada kita tubuh yang sehat dan kuat. Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dan pada keduanya ada kebaikan.

Tekad yang kuat itu berarti mau enggak yang ikutan Freeletics ini dalam sepi ataupun ramai, sendirian ataupun bersama-sama, dengan tepuk tangan ataupun tidak, mampu menerima tantangan yang ada beserta segala konsekuensinya. Tetap bergeming menuju tujuan. Fokus. Tekad ini penting karena ia seperti booster buat diri. Energi pendorong. Percuma kalau sedari awal tidak punya kemauan yang kuat.

Makanya seringkali dikisahkan dalam cerita atau film silat, entah Indonesia atau Cina, ada seseorang yang mau berguru silat tetapi seringkali ditolak oleh calon guru silatnya. Tapi sang guru luluh melihat keteguhan orang itu karena berhari-hari tidak beranjak dari tangga perguruan silatnya, di tengah hujan ataupun terik siang hari, walau sudah pernah diusir dan ditolak mentah-mentah. Sang guru hanya ingin melihat adakah kemauan yang kuat dari calon muridnya itu. Demikian pula dengan Freeletics.

Disiplin tinggi itu penting. Mau tidak Free Athlete disiplin latihan? Ada waktu atau tidak ada waktu tetap dijabanin terus latihannya. Pagi, siang ataupun malam. Hujan ataupun di siang hari bolong. Pernah banget ada pertempuran batin saya, antara meneruskan tidur di pagi hari atau bersusah payah, di bawah bulan sabit, untuk mengambil jadwal latihan hariannya.

Dan saya seringkali mengambil yang susah payah ini daripada meneruskan segala kenikmatan yang orang lain pun sedang asyik masyuk di dalamnya. Karena bagi saya, lebih baik segera selesaikan latihan harian daripada menjadi beban. Pepatah tua, bersusah-payah dahulu bersenang-senang kemudian selalu terngiang dalam benak saya. Di penghujung pekan enakan diisi dengan rest day daripada masih dikejar-kejar jadwal harian.

Pantang menyerah. Ini sangat penting. Karena saya melihat seringkali mereka yang mau ikutan Freeletics ini hanya semangat di awal saja. Namun kemudian di tengah latihan ataupun di tengah pekan memutuskan berhenti karena tidak tahan dengan latihannya atau karena tidak mendapatkan hasil yang diinginkannya secara cepat.

Latihannya memang terlihat berat. Namanya juga High Intensity Training. Tetapi kalau sudah terbiasa insya Allah akan semakin mudah. Berat itu hanya di awal. Kalau sudah dijabanin semuanya bisa diselesaikan. Jangan menyerah di tengah ronde. Selesaikan sampai benar-benar habis rondenya. Jangan pedulikan waktu buat para pemula. Jangan menyerah. Tahu tidak? Sampai minggu ketiga belas ini pun saya masih merasa latihan ini berat. Tapi kalau sudah dilakukan, terutama kalau sudah menyelesaikan satu ronde, selalu ada keinginan kuat untuk dapat menyelesaikannya sampai akhir.

Yang terakhir adalah komitmen yang teguh. Freeletics itu tak sekadar latihannya. Tapi juga tentang asupannya. Dibutuhkan komitmen yang teguh, tak mudah tergoda, dengan segala pantangannya yang terlihat menggiurkan. Freeletics berarti juga eat clean. Menyingkirkan makanan-makanan yang terlihat secara kasat mata enak tetapi pada kenyataannya tidak baik buat tubuh seperti gorengan, kopi, minuman manis dalam botol, dan lain sebagainya. Mau? Siap? Lagi-lagi komitmen yang teguh diperlukan di sini.

Saya menulis ini di minggu keempat belas Freeletics. Sudah ada dua dari empat hari latihan yang saya selesaikan. Seminggu lagi adalah minggu terakhir, minggu kelima belas, minggu neraka. Yang setiap harinya ada latihan dan tanpa rest day. Tapi sebelum bicara lebih lanjut tentang minggu keempat belas dan kelima belas ini izinkan saya untuk menulis tentang pencapaian Freeletics minggu ketiga belas ini.

Ini menu latihan di minggu ketiga belas. Ada lima hari latihan dengan tantangan mingguannya adalah membuat Personal Best (PB) Venus baru. Memangnya berapa PB Venus saya yang terakhir? Ada di minggu kesebelas dengan waktu 26 menit pas. Sekarang tantangan di minggu ketiga belas ini adalah bisa tidak saya buat PB di bawah 26 menit?


Hasilnya adalah sebagai berikut:


Ternyata di minggu ini, PB Venus bisa terpecahkan di bawah 26 menit, tepatnya 23 menit 35 detik. Selalu Venus itu bikin gempor karena Deep Squat-nya. Di minggu yang sama bisa mencetak PB Dione dengan waktu 31 menit 34 detik. Alhamdulillah masih bisa menyempatkan diri untuk lari 5K di pagi hari, lalu sorenya lanjut dengan Pushup Max, Burpee Max, dan Pullup Max. Tidak ada yang istimewa di minggu ini, terkecuali bahwa saya harus bisa menyempatkan diri untuk latihan dalam waktu yang sempit.

‘Ala kulli hal, 5 hal ini—saya yakin—jika diterapkan dengan penuh kesungguhan, hasil akan terwujud. It works. Saya ulangi: niat yang benar, tekad yang kuat, disiplin tinggi, pantang menyerah, dan komitmen yang teguh menjadi modal kita untuk menekuni semuanya. Man Jadda wa jadaa.

Seringkali kita terpesona pada kesuksesan orang lain. Hanya melihat di titik akhirnya. Tetapi tidak melihat pada proses yang telah ditempuh oleh orang-orang yang berhasil itu. Pernahkah kita berpikir bahwa kesuksesan itu diraih dengan pengorbanan dan perjuangan? Dengan sakit, simbahan keringat, bahkan darah.

Mau berhasil? Berjuanglah. Tidak ada tempat buat para pemalas.


***

Riza Almanfaluthi

dedaunan di ranting cemara

7 April 2014


Advertisements

3 thoughts on “FREELETICS WOCHE 13: Lima Hal yang Dibutuhkan Dalam Freeletics

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s