Freeletics Buat Pemula, Freeletics Routine For Beginner


f7fdefd9-9909-4d68-939c-4475c36277ca

13095857_10209457855343799_3495160224449768427_n


Follow Me in Freeletics.com: Riza Almanfaluthi

Baca Juga  PORTOFOLIO RIZA ALMANFALUTHI

Banyak yang bertanya kepada saya tentang Freeletics ini. Terutama dari mereka yang baru mengenal dan niat mendalaminya. Dan saya melihat pertanyaannya hampir sama tentang bagaimana memulai Freeletics, gerakan-gerakan apa yang harus dilakukan, dan bagaimana latihan dalam seminggu itu.

Kalau saya tidak salah, tulisan mengenai Freeletics buat pemula ini belum ada sama sekali. Kali ini saya coba membantu mewujudkan tulisan ini sesuai dengan pengalaman yang jalani selama tiga minggu masa percobaan dan hampir sembilan minggu latihan (awal Maret 2015).

Berikut cara pengenalan Freeletics buat pemula.

1. Daftar di Freeletics.com

Daftar dulu di Freeletics.com untuk mendapatkan email menu tiga minggu latihan percobaan—ini istilah yang saya buat sendiri. Ada yang menyebutnya “Pre-week” atau “Pre-Program”. Ketika saya mendapatkannya pun saya tidak serta merta melakukannya. Coba-coba saja dulu. Saya mencampurnya dengan workout yang lain. Baru ketika saya telah membulatkan tekad, saya lakukan menu latihannya dengan benar-benar tanpa cross training dengan menu latihan selain Freeletics.

Saya mengenal Freeletics sekitar bulan November 2014, dan baru melakukan menu latihan Pre-week di tanggal 13 Desember 2014. Setelah itu digeber dan konsisten dengan latihan-latihan yang ada. Latihan pre-week yang diberikan via email ke setiap orang itu berbeda-beda.

Ronde demi Ronde adalah cerita pengalaman saya memulai Freeletics. Dan Assalaamu’alaikum Bojong adalah hasil latihan saya selama tiga minggu percobaan atau Pre-week. Atau melalui kategori blog Freeletics untuk mengetahui perkembangan latihan saya selama 15 minggu. Silakan dibaca-baca buat menambah pengetahuan.

Ini menu saya latihan 3 minggu. BAIK DAN BAGUS BUAT PEMULA SEPERTI ANDA. Lakukan selama tiga minggu baru masuk latihan selama 15 minggu.

freeletics-buat-pemula-saya

Kalau sudah daftar, kenali gerakan-gerakan yang ada di situsnya melalui menu “Training”. Banyak latihan yang terkunci (tidak bisa dibuka) karena kita belum menjadi anggotanya secara penuh. Kalau mau menu latihan penuhnya tentu harus bayar dulu. Biasanya menu latihan yang terbuka adalah menu latihan sesuai dengan menu yang dikirim via email selama tiga minggu itu.

Setelah tiga minggu usai dijalani. Ada dua pilihan. Silakan ikut latihan berbayarnya atau memilih pakai latihan yang sudah tidak uptodate lagi dalam bentuk pdf yang bisa diunduh di sini.

  1. Cardio & Strength, menu latihan buat mereka yang ingin menurunkan berat badan sekaligus menguatkan otot.
  2. Cardio, menu latihan buat mereka yang ingin fokus dalam menurunkan berat badan.
  3. Strength, menu latihan buat mereka yang ingin gemuk dan menguatkan otot.

Menu lebih lengkap dapat dilihat di Files Facebook di Grup Facebook Freeletics Jakarta di sini. Tentu join dulu yah.

2. Menu Gratis Dua Minggu Dengan “Coach”

Jadi kalau di atas itu adalah menu lama, tetapi “it works”. Berhasil sukses menurunkan berat badan saya. Itu menu tanpa pelatih. Sekarang kalau mau, ada menu Freeletics buat pemula dengan memakai “Coach”. Dapatkan secara gratis. Lumayan dua minggu dapat latihan gratis pakai “Coach”. Jadi latihannya lebih terarah.

Silakan kunjungi dan klik saja:  FREE WITH COACH

3. Freeletics Routine For Beginner

Selain cara pertama itu, Anda bisa memilih cara lain. Ikuti selama sebulan gerakan yang dilakukan oleh Amirul Agam, seorang Free Athlete dari Malaysia yang mampu menurunkan 33 kg berat badannya dalam jangka waktu 6 bulan.

Setelah sebulan rutin ikuti gerakan Amirul Agam ini, Anda bisa ikuti 3 minggu Pre Week atau langsung ke menu latihan berbayar atau menu latihan 15 minggu pdf di atas. Semua terserah Anda saja.

Video Amirul Agam bisa Anda lihat di sini. Berikut menu latihan Amirul Agam selama sebulan.


Dua cara di atas sejatinya untuk mengenalkan kepada para pemula agar tidak terkejut dengan gerakan Freeletics di minggu latihan yang sebenarnya. Karena ada yang terburu-buru ingin masuk ke menu latihan 15 minggu. Kalau dia atlit atau orang yang sering olahraga sih tidak masalah. Tapi kalau orangnya enggak pernah olahraga dan kegemukan bisa terkejut-kejut jabanin latihan ini sampai selesai. Bisa sampai tepar dan muntah-muntah.

Ikuti masa percobaan atau lakukan latihan Amirul Agam ini, Insya Allah enggak kaget lagi ikuti latihan selama 15 minggu itu.

Berikut catatan atau saran saya buat pemula dalam mengikuti Freeletics ini.

1. Tekad kuat dan konsisten

Butuh tekad kuat dan istikamah atau konsisten untuk mengikuti latihan ini. Tidak perlu merasa kurang dengan latihan yang ada. Karena sebenarnya latihan ini pun sudah didesain cukup dalam seminggu. Biasanya buat pemula, sehari latihannya cuma sedikit berasa kurang saja. Padahal dikhawatirkan nanti lemah di akhir. Karena pada dasarnya Freeletics ini adalah gaya hidup sehat yang sebisa mungkin dipertahankan sampai tua. Bukan untuk gaya-gayaan. Karena ini pun menyangkut pola makan yang menjadi keseharian kita.

     2. Eat Clean

Jaga makanan. Sudah saatnya gorengan Anda tinggalkan. Pola makan ini berperan penting dalam keberhasilan menjalani latihan ini. Di situsnya eat clean ini bisa didefenisikan sebagai berikut: Menjadi Free Athlete tidak berakhir dengan latihan Anda. Diet bersih, seimbang, dan sehat merupakan bagian penting dari perjalanan atletik Anda. Dari mereka yang ingin membakar lemak dan mereka yang ingin mendapatkan otot. Panduan Nutrisi merupakan program pendidikan yang diperlukan untuk setiap Free Athlete. Panduan Nutrisi bukan hanya sekali selesai, itu adalah seperangkat pedoman untuk menjalani sisa hidup Anda. Bagaimana proses “eat clean” yang saya lakukan (belagunya) nanti akan diuraikan. Salah satunya dengan diet carbo berupa diet tanpa nasi. Ini efektif banget. Sebagai pengenalan apa itu diet Eat Clean bisa dibaca di sini.

3. Download Aplikasinya

Ini berguna sekali. Saya merasakan perbedaan ketika menggunakan aplikasi stopwatch dan aplikasi Freeletics ini. Saat digunakan, aplikasi Freeletics ini setidaknya memacu kita untuk bergerak lebih cepat dan mengurangi waktu istirahat kita dibandingkan dengan memakai aplikasi stopwatch yang tanpa suara itu. Sehingga meningkatkan intensitas perbaikan waktu (personel best) dalam setiap workout. Ini aplikasi lama yang bisa diunduh. Semua jenis latihannya “unlock”. Kalau Anda sudah unduh yang versi baru di Play Store, “Uninstall” saja apk baru itu lalu instalasikan apk yang lama ini. Bisa diunduh via handphone di sini. Untuk sementara tidak bisa diunduh via desktop. (Karena belum tahu caranya).

4. Catat Setiap Perkembangan

Saya mencatatnya dalam software Microsoft Excel. Berapa berat badan sebelum memulai Freeletics dan setiap akhir minggu latihan. Kalau bisa hitung juga Body Mass Index kita. Kalau saya cukup berat badan saja. Sebagai penyemangat, foto juga before-after kita. Saran saya jangan menampilkan auratlah.

Mungkin bagi sebagian orang mencatat di Excel terlalu ortodok karena di situsnya sudah menyediakan hal ini. Tapi bagi saya hal ini berguna dalam mengetahui perkembangan saya dari hari ke hari. Bagi saya ini masih lebih nyaman. Pun, di situsnya karena ada latihan yang terkunci maka tentu kita tidak bisa mencatatnya. Semisal kita di menu latihan pdf ada menu Hades, sedangkan di situsnya Hades tak bisa terbuka karena kita belum bayar, mau catat di mana lagi coba?

5. Lihat Youtube

Selain untuk melihat gerakan-gerakan Freeletics yang sebenarnya juga sebagai sarana untuk memotivasi kita. Karena di sana banyak sekali testimoni yang diberikan atas transformasi yang terjadi dan dialami oleh Free Athlete. Saya belum buat video transformasi ini. Hahahaha…

6. Pakai Sepatu

Loh kok kenapa hal ini masuk menjadi catatan? Namanya juga berdasarkan pengalaman saya. Kalau di dalam kamar atau rumah saya tak pernah pakai sepatu. Seharusnya pakai sepatu sih supaya menghindari cidera. Apalagi kalau latihannya di luar rumah seperti di halaman belakang wajib pakai sepatu. Jangan sampai kayak saya waktu sedang Aphrodite di minggu-minggu percobaan. Saat burpees, melemparkan kaki ke belakang, eh ada batu. Ya sudah kaki kebentur. Sampai sekarang masih nyeri.

7. Gabung di Kaskus Freeletics Sharing Corner

Forum ini seperti FAQ (Frequently Asked Quetion). Baca dari halaman pertama sampai terakhir, pelan-pelan. Ini seperti kita mendapatkan banyak jawaban atas pertanyaan yang menggantung di kepala. Eksplorasi halaman pertamanya untuk mendapatkan banyak menu dan aplikasi. Cek saja di sini.

8. Bergabung dengan Grup

Bisa online atau offline. Kalau online bergabung dengan Grup facebook Freeletics Jakarta atau  Indonesia Freeletics. Atau via instagram dan Twitternya. Kalau offline bisa latihan bersama dengan mereka. Selama ini saya latihan sendiri saja. Aceh Selatan belum ada grupnya. Kalau sudah pindah ke Jakarta mungkin akan gabung.

Mari gabung di Grup Facebook: Freeletics Jakarta atau yang sudah berganti nama menjadi I N D O S W E A T C A M P

9. Bertanya kepada senior

Ini penting kalau Anda masih malu-malu bertanya di grup. Atau khawatir dibalang bata seperti banyak kejadian di kaskus. Saya juga bertanya secara japri kepada Mas Faathir, anggota Freeletics Jakarta waktu awal-awal dulu. Jadi paham secara psikologis seorang newbie. So, bagi Anda yang mau tanya-tanya atau konsultasi kepada saya silakan via Message Facebook. Insya Allah saya jawab sepemahaman saya.

Ayo hidup sehat.

12190812_10208053161627334_8620162975265575666_n

Baca semua tentang pengalaman Freeletics saya di sini (Available: Unlock Apps for Android).

Testimoni: Mereka yang Berhasil Menurunkan Berat Badannya.

REGISTER AND GET 2 FREE COACH TRAINING WEEKS

Discipline. Willpower. Dedication. Motivation. Success.

Untuk berkonsultasi dengan saya silakan melalui Facebook Messenger dan Whatsapp.

***

Riza Almanfaluthi

Dedaunan di ranting cemara

3 Maret 2015.

Baca Juga  PORTOFOLIO RIZA ALMANFALUTHI

Advertisements

61 thoughts on “Freeletics Buat Pemula, Freeletics Routine For Beginner

  1. tadi kan saya sudah selesai training pertama. Terus besok besoknya bakal otomatis lagi ga program trainingnya? atau kita harus pilih manual? Soalnya saya lihat tidak ada lagi yang do training todaynya

    Like

    1. Sebenernya sekarang kayaknya ada perubahan. Tinggal ikuti dua minggu program gratis dengan klik aplikasinya yg ditawarkan di blig saya itu. Atau oleh aplikasinya sendiri. Merrka menyediakan menu buat kita workout selama duaminggu. Cek aplikasinya

      Like

  2. Saya termotivasi.. sebenernya saya sudah menjalankan kira2 1 minggu tp selalu gagal karena godaan makanan dari luar, dan saya pemain basket di kampus jd saya kurang bisa mengatur pola makan dengan alasan karena cape atau ga kuat kalau hanya makan yang rebus2an. Banyak teman saya yang sudah berhasil dan itu selalu jd motivasi tp saya terus mengulur waktu saya, apa yang htys saya lakukan ya ??

    Liked by 1 person

    1. Kalau kita adalah olahragawan tentu sudah bagus. Asupan itu penting buat tubuh. Jadi tentu asupan yg mendukung perform kita. Gak mesti rebus2an. Rebus2an itu kan dalam rangka pengurangan lemak, sedangkan bila untuk memaintain ya maka dietnya gak ketat2 amat.

      Like

  3. Awalnya saya baru nemu di youtube bbrapa hari yg lalu tentang freeletics dan tertarik ingin mencoba krn badan ini udh berat banget. Mau ngapa2in kok sussah. Tp pas sya download aplikasinya di app store, sya g paham mengoperasikannya. hehe. Boleh minta panduannya mas rizal? pengen ngobrol tanya2 smua tentang freeletics privat. boleh tau messenger atau WA nya?

    Liked by 2 people

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s