
Bencana kehilangan datang. Cakram keras eksternal saya tidak terbaca lagi. Belum bisa ditangani sampai sekarang, bahkan oleh yang ahlinya. Banyak dokumen penting di sana. Terutama naskah buku dan dokumen asli sebelum diposkan ke blog WordPress.
Kalau saya hitung, ada sekitar 1400-an tulisan saya dalam format Microsoft Words yang hilang. Yang tersimpan di Google Drive saya hanya sekitar 800-an. Jadi kurang 600-an lagi. Jadi apa perlu saya salin rekat (copy dan paste) lagi satu-satu (manual) dari WordPress ke Microsoft Word? Bisa tapi lama. Butuh waktu sebulan kalau mau mencicil menyalin rekat (copas) 20 tulisan di WordPress dalam sehari.
Tujuh Kiat Menulis Kreatif Ala Gus Mul

Ada yang menarik dari lokakarya yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen pajak) beberapa waktu lalu di Surakarta. Lokakarya Kontributor Situs dan Media Sosial Ditjen Pajak menghadirkan pengeblog sekaligus penulis beken dan lucu Agus Mulyadi sebagai salah satu pembicaranya.
Perawakannya yang kurus sepadan dengan jabat tangannya yang lemah dalam genggaman. Bukan lemah sebenarnya, tetapi halus. Sebuah karakter “njawani” yang kuat diiringi dengan kata-kata “matur nuwun” yang senantiasa meluncur dari mulutnya.
Demi Core Tax System, Sri Mulyani Pangkas Birokrasi Panjang

Menteri Keuangan Sri Mulyani menelepon langsung salah seorang menteri pada rapat pimpinan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai yang membahas pembangunan sistem teknologi informasi perpajakan (Core Tax System) di Jakarta. Aktivitas rapat tersebut diunggah Sri Mulyani pada akun media sosialnya, yakni Facebook dan Instagram (Rabu, 14/2).
Menurut Sri Mulyani, upaya itu dilakukan untuk meminta bantuan agar pelaksanaan program pembangunan Core Tax System dapat berjalan lancar. Tak jarang, para menteri berkomunikasi secara langsung agar dapat saling mendukung dan menyelesaikan suatu masalah tanpa melalui proses birokrasi yang panjang.
Baca Lebih Lanjut.
Terunggul, 9 Kanwil Ditjen Pajak Terima Anugerah P2humas 2018

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) menggelar malam penghargaan Anugerah Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2humas) 2018 di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan, Banten (Rabu, 14/2).
Acara ini dihelat bersamaan dengan Rapat Koordinasi Khusus P2humas yang berlangsung selama tiga hari mulai Rabu sampai Kamis, 13-15 Februari 2018.
Baca Lebih Lanjut
Perkuat Sinergi Kehumasan 2018, Ditjen Pajak Gelar Rakorsus P2Humas

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mengadakan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) bertemakan “Sinergi Satukan Langkah Meraih Cita” di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan, Banten (Selasa, 13/2).
Acara yang berlangsung selama tiga hari hingga 15 Februari 2018 ini mengumpulkan seluruh Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Ditjen Pajak seluruh Indonesia.
Limenitidinae Nymphalid
Beberapa kali angin menabrakmu tapi tak membuatmu jera. Ia yang sungguh tak pernah bisa berbohong untuk mengatakan kerinduan kepadamu. Kepada sayap-sayapmu yang rapuh. Hitam, putih, coklat, kuning bercampur jelaga. Jelaga yang ingin juga dibalurkan kepada wajahnya yang tidak berbentuk sama sekali. Beberapa kali hujan menjadikanmu lemah. Ia yang sungguh tak pernah rela untuk meninggalkanmu barang sedetik saja, walaupun itu akan membuatmu terjatuh dan tak mampu melangit kelima. Bening seperti air di pelupuk mata yang tak pernah kau relakan untuk terjungkal, barangkali kalau ia hitung hanya sekali dua saja kau membuat air mata itu tak terbendung di pipimu. Angin dan hujan, kembaran yang tak pernah punya jantung, karena jantung mereka adalah jantungku yang ingin mengedau di belukar jantung senyapmu. Berisiklah.
***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
11 Februari 2018
Hujan di Johor

Kita hanyalah butiran hujan
yang lupa waktu
ikhlas jatuh mencumbu tanah
mengisi ruang-ruang kosong
semarak dan semerbak rindu
di sudut-sudut Johor
di antara senda gurau
anak-anak memainkan kita
kelak, pada waktunya,
kita menjadi petrichor
semacam akhir hayat
di lubang hidung para pecinta.
***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
Medan, 8 Februari 2015
Matanya Penuh Kenangan, Tercecer di Mana-mana
Saya tersentak. Mimpi itu membangunkan saya. Padahal pesawat terbang ini belum juga lepas landas dari Bandara Adi Sumarmo. Dalam mimpi itu saya seperti berada dalam sebuah penjara gelap.
Topeng besi dengan lubang hanya untuk kedua belah mata menutupi seluruh wajah. Tak ada lubang untuk mulut. Saya merasa seperti dibekap dan berada di ruang sempit. Perasaan takut tempat sempit itu tiba-tiba datang lagi.
Aku Pernah Singgah

Aku pernah singgah di depan
pintu jantungmu, lama berdiri,
mengetuk dan mengucap salam.
Namun tak ada kalam yang liyan.
Yang ada malah, di setiap ketukan
ada debar jantungku sendiri,
Aku lupa, jantungku adalah
jantungmu juga yang nian.
***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
4 Februari 2018
Instagram Photo by @equshay
Check out his feed for more.
Butir-butir Perasaan

Butir-butir perasaan yang terjun
di bawah lampu taman, aku menunggu
jejak-jejak cahaya yang kemarin
di pinggir jalan, aku menunggu
tidur yang melulu, mimpi yang memburu
di Sabtu yang akan berakhir, aku menunggu
detak-detak hidup yang satu lagi,
di hari-hari sisa, aku menunggu
***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
3 Februari 2018
Instagram Photo by @michelphotography_ch
