Saat ini Indonesia memasuki era disrupsi. Kurun di mana perilaku manusia banyak berubah karena teknologi. Menyongsongnya, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) sedang mengembangkan situs web pajak baru agar lebih menarik, kekinian, dan sesuai branding. Terutama didukung dengan infrastruktur yang lebih menunjang performa situs web.
“Saya berharap pengembangan tahap awal situs web pajak selesai pada akhir 2018 dengan tampilan baru dan performa yang lebih baik,” kata Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak Ani Natalia dalam acara Workshop dan Rapat Koordinasi Kehumasan di Semarang (Selasa, 18/9).
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengumpulkan pejabat penyuluhan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak seluruh Indonesia untuk menyusun strategi penyuluhan pada 2019. Rapat juga mengevaluasi capaian kinerja penyuluhan selama semester satu 2018.
“Yang terpenting adalah penyusunan strategi penyuluhan ke depan yaitu kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tematis terkait potensi penerimaan pajak,” kata Kepala Subdirektorat Penyuluhan Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak Aan Almaidah Anwar di Cirebon, Jawa Barat (Rabu, 12/9).
Menteri Kedutaan Besar Korea Selatan Jeon Joyoung memberikan sambutannya di hadapan pengusaha Korea Selatan yang mengikuti seminar pajak.
Beberapa beleid fasilitas perpajakan telah dikeluarkan pada 2018. Di antaranya mengenai penyederhanaan syarat buat wajib untuk menikmati Pengurangan Pajak Penghasilan Badan dan pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak.
“Dunia Bisnis menyambut baik fasilitas perpajakan yang dikeluarkan baru-baru ini. Harapannya administrasi pajak di lapangan bisa sejalan dengan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi,”kata Menteri Kedutan Besar Korea Selatan Jeon Joyoung dalam sambutannya di hadapan 125 pengusaha Korea Selatan yang hadir dalam Seminar on Tax Policies and International taxation for Korean Companies di Aula Chakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta (Kamis,13/9).
Pemerintah Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.10/2018 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan. Peraturan ini menyederhanakan persyaratan bagi wajib pajak untuk menikmati manfaat fasilitas ini.
“Pemerintah juga memperluas area yang dicakup oleh skema fasilitas ini, dari sebelumnya 8 sektor menjadi 17 sektor. Selain itu, peraturan ini memberikan kepastian hukum mengenai masa tax holiday sesuai dengan total realisasi investasi,” kata Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan di hadapan 125 pengusaha Korea Selatan yang hadir dalam Seminar on Tax Policies and International taxation for Korean Companies di Aula Chakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta (Kamis,13/9).
Menyadari kekurangan pangan dan inflasi, Vietnam meluncurkan program Doi Moi (renovasi) pada 1986. Caranya dengan membuka sektor swasta dan investasi asing besar-besaran. Efeknya dahsyat.
Selama periode 1990 sampai 2000, ekonomi Vietnam menjadi dua kali lipat. Tetapi ada yang salah di sana: pemasukan negara malah turun. Rasio pajak pada 2000 menjadi 14,8%. Walaupun tetap lebih tinggi daripada rasio pajak Indonesia di tahun yang sama.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama saat meluncurkan Call for Paper Perpajakan 2018 di Surabaya.
Di sela-sela Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), Direktorat Jenderal Pajak meluncurkan secara resmi Call for Paper Perpajakan 2018.
“Ini adalah program yang baru dilakukan karena banyak sekali riset dari masyarakat yang sangat berguna untuk perkembangan perpajakan,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Hestu Yoga Saksama di Surabaya (Kamis, 6/9).
Jack Ma di atas panggung acara penutupan Asian Games 2018.
Tubuh kecil Jack Ma yang dibalut baju tradisional Cina warna abu-abu menyelip di antara orang-orang yang memenuhi panggung penutupan pesta olahraga terbesar se-Asia.
Malam itu (Minggu, 2/9) adalah malam penutupan Asian Games 2018 yang berlangsung sejak 18 Agustus 2018 di Jakarta dan Palembang.
Ini adalah kali kedua, saat sedang memimpin rapat, saya meminta kepada para peserta untuk menaruh telepon genggam mereka di atas meja. Secara sukarela, para peserta rapat memenuhi permintaan ini. Saya menjanjikan bahwa rapat diupayakan berjalan seefektif mungkin.
Ada maksud di balik permintaan saya tersebut. Tujuannya agar saat rapat, fokus mereka tidak terpecah dengan apa yang ada di layar telepon genggam masing-masing. Hal ini saya lakukan, guna menghindari perilaku phubbing. Istilah yang sedang tren saat ini.
Dengan menyebut nama, aku kerap menemukan namamu seperti aku selalu menjumpai puisi yang kutulis dalam draf email lalu tak sengaja terhapus dan aku harus menulis ulang kata-kata yang tak sempat menjadi sajak dan kini telah bersemayam tenteram di langit-langit perut singa nan malas bersama kenangan, kamu, dan sesuatu yang buruk.
***
Riza Amanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
29 Agustus 2018
Dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas, Direktorat Jenderal Pajak menerima penghargaan “Digital Transformer of The Year” dari International Data Corporation (IDC). Penghargaan diberikan pada IDC Digital Transformation Summit 2018 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta (Kamis, 30/8).
Penghargaan diterima Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Direktorat Jenderal Pajak Iwan Djuniardi. “Alhamdulillah, Ini mengejutkan. Penghargaan ini memotivasi kami untuk membuat sistem pajak yang lebih baik dan berkeadilan,” kata Iwan.