Di pertengahan Juli 2022, pada saat membuat buku ini, saya membeli secara daring sebuah buku yang ditulis oleh Carol Dweck, Ph.D. dan berjudul Mindset, Mengubah Pola Berpikir untuk Perubahan Besar dalam Hidup Anda.
Di sana saya menemukan sebuah kutipan menarik dari Robert Sternberg, psikolog Amerika Serikat dan pencetus teori segitiga cinta. Ia berkata, “Faktor terpenting yang menentukan bagaimana seseorang mencapai keahlian tertentu bukanlah kemampuan yang sudah melekat sebelumnya, melainkan usaha keras dengan maksud yang jelas.”
Tahukah Anda kalau masih ada 2,7 juta penduduk Indonesia yang tidak bisa membaca?
Beberapa perjalanan saya keluar daerah karena penugasan selalu diiringi dengan diskusi dunia penulisan dan perbukuan.
CEO Maghza Pustaka Iqbal Dawami, jauh-jauh dari Pati, datang menemui saya di sebuah lobi penginapan di Yogyakarta. Kami mengobrol intens selama dua jam sambil meminum kapucino dan memakan pisang goreng. Kudapan lezat itu dimasak langsung oleh koki penginapan.
Juri AHI 2022 menyerahkan trofi kepada Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Perpajakan, DJP Dwi Astuti atas raihan Gold Winner Program Kehumasan Pemerintah bertema Program Pengungkapan Sukarela.
Ada empat raihan yang diperoleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam pemberian Anugerah Humas Indonesia 2022 di Malang malam itu (Jumat, 28/10).
Program Kehumasan Pemerintah bertemakan Program Pengungkapan Sukarela dan akun media sosial Instagram mendapatkan Gold Winner. Sedangkan majalah internal (DJP) Intax Edisi 3 Tahun 2022 dan akun media sosial TikTok DJP mendapatkan Silver Winner.
Beberapa waktu lalu, akun Instagram saya ditandai oleh @dannyarttt. Dalam akun Instagramnya itu ia mengeposkan foto disertai narasi tentang ulasannya terhadap buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak menyerah.
Menurut saya ulasannya ciamik banget. Saya tak perlu berpanjang kata menerangkan maksudnya apa dengan keciamikan ulasannya itu. Saya ingin pembaca langsung membacanya.
Silakan menikmati. Oh ya, ia sangat peduli bahasa oleh karena itu saya tidak menyuntingnya sama sekali. Saya membiarkannya. Saya fokus pada substansinya. Terima kasih, Mas @dannyarttt.
Kak Elfrida Simbolon, Fungsional Penilai Pajak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, memberikan testimoninya terhadap buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak Menyerah.
Kata-kata kunci ulasan terhadap buku Kita Bisa menulis ini adalah, “Penyajian tulisan yang sangat detail namun tetap menarik untuk dibaca, memudahkan saya membayangkan suasana yang seperti diceritakan dalam tulisan tersebut.”
Terima kasih banyak, Kak Elfrida. Setelah membaca buku ini, saya tunggu tulisan-tulisannya. Berikut testimoninya.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada Rafida Vera Salsabela, pegawai KPP Pratama Palu.
Perempuan yang bekerja di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palu ini mendapatkan penghargaan sebagai kontributor berita dan flash photo paling kontributif sepanjang 2022.
Tak tanggung-tanggung, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak Neilmaldrin Noor menyerahkan secara langsung piagam penghargaan kepada Rafida Vera Salsabela di Yogyakarta (Rabu, 19/20).
Testimoni kepada buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak Menyerah terus berdatangan tanpa diminta. Tentu itu membuat sayabersyukur. Pun, sekaligus sebagai tanda bahwa buku tersebut sangat bermanfaat buat pembaca. Insyaallah.
Selain testimoni, kritik juga datang. Buat saya, kritik menjadi masukan berharga untuk perbaikan di edisi atau cetakan mendatang. Pada cetakan kedua yang sudah mulai diedarkan apda pertengahan Oktober 2022, perbaikan berdasarkan kritik itu saya akomodasi.
Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak, Bapak Nufransa Wira Sakti mengajak saya untuk berbincang-bincang soal buku Kita Bisa Menulis dalam kanal akun Youtubenya Frans Membahas.
Ajakan tersebut buat saya tentu sebuah kehormatan. Saya tidak menyangka saja saya bisa masuk dalam kanalnya. Setelah berkali-kali jadwal mundur karena kesibukan beliau, akhirnya siniar (podcast) itu jadi. Pengambilan gambarnya pada Selasa, 4 Oktober 2022. Kemudian, disiarkan secara terbuka melalui akun Youtube pada Sabtu, 8 Oktober 2022.
Pagi itu, seorang sahabat datang ke ruang kerja saya. Ia langsung mengambil buku Kita Bisa Menulis yang sengaja saya bawa khusus untuknya. Ia telah memesan buku itu sejak lama. Kemudian, di sorenya, beberapa paragraf tertulis mengomentari pertemuan pagi tadi. Buat saya ini bagus sekali. Terima kasih Mas Dhimas Wisnu Mahendra sudah meluangkan waktunya untuk menuliskan rendezvous tadi pagi.
Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Nufransa Wira Sakti menerima buku Kita Bisa Menulis beberapa waktu lalu.
Pembaca buku dan Penyuluh Antikorupsi Kak Johana Lanjar Wibowo memiliki keluangan waktu untuk membuat pandangannya kepada buku Kita Bisa Menulis, Belajar kepada Mereka yang Tak Menyerah. Buat saya ini adalah sesuatu yang manikam. Terima kasih banyak atas tulisannya ini.