Menilik Konten Viral dan Kasus BMKG


Apa yang membuat sebuah konten menjadi viral di media sosial? Viral dalam lingkup organisasi sendiri, nasional, atau bahkan global. Viral itu berarti konten yang kita buat dibicarakan banyak akun media sosial.

Buku bagus berjudul 200 Tips Ampuh Meningkatkan Performa Organisasi di Internet dengan Anggaran Terbatas menjelaskan bagaimana caranya menjadi terkenal dan menjawab pertanyaan di atas. Jawabannya satu, yakni konten itu memberikan manfaat kepada pengguna media sosial. Media sosial yang kita kelola menyediakan konten yang memberi solusi dari berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Continue reading Menilik Konten Viral dan Kasus BMKG

Saya Melihatmu Meleleh di Neraka


Ada syarat-syarat tertentu yang harus dilakukan untuk bisa memiliki ilmu-ilmu kebal. Ilmu yang membuat badan atau tubuh kita utuh tanpa kurang suatu apapun saat ditusuk, diiris, dibacok senjata tajam. Atau saat dibakar dan berjalan di atas pecahan beling dan bara api.

Syaratnya antara lain bertapa di tempat sunyi dan angker, membawa menyan dan sesaji, melakukan wirid-wirid tertentu ataupun mantra-mantra nenek moyang. Puasa mutih selama empat puluh hari empat puluh malam. Atau sama sekali tidak makan ataupun minum.

Continue reading Saya Melihatmu Meleleh di Neraka

Belajar ke Seoul


Seorang CEO hotel prestisius di New York pergi ke Seoul, Korea Selatan, dua kali dalam setahun. Ia menginap di hotel yang sama dalam dua kesempatan itu. CEO terkesan dengan sikap pegawai hotel itu yang mengucapkan, “Selamat datang, Pak! Senang bertemu Anda kembali.”

Sepulangnya dari Korea Selatan, ia segera berkonsultasi dengan para ahli. Mereka merekomendasikan kepada CEO untuk memasang kamera-kamera dengan peranti lunak pengenal wajah (face recognition). Kamera itu akan memotret wajah tamu dan memberi tahu resepsionis apabila tamu yang datang itu pernah menginap di sana sebelumnya.

Baca lebih lanjut

RUBRIK BAHASA: Khatib dan Muazin


Setiap hari Jumat, laki-laki muslim wajib menunaikan salat Jumat di masjid. Sebelum waktu salat itu tiba, pengurus masjid akan mengumumkan beberapa pengumuman. Biasanya terkait siapa yang akan berkhotbah (khatib), siapa yang akan mengumandangkan azan (muazin), kapan waktu salat tiba, dan jumlah saldo kas masjid pekan itu.

Sayangnya, seringkali kita mendengar, pengurus masjid yang bertugas mengumumkan pengumuman itu kepleset lidah (sebut saja demikian). Kita mendengar kalimat seperti ini:
Baca Lebih Lanjut

Langgam Menaikkan Rasio Pajak


Rasio Pajak masih menjadi pilihan yang dibahas menjelang pemilihan presiden dan legislatif pada 17 April 2019. Salah satunya pada diskusi publik yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Ekonomi dan Perpajakan (PSEP) di Café 88, Kampus PKN STAN, Tangerang, Banten (Kamis, 21 Maret 2019).

Acara yang mengangkat tema Prospek Tax Ratio Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global ini menghadirkan narasumber Kepala Kantor Wilayah Jakarta Selatan II Edi Slamet Irianto, anggota Komisi XI DPR RI M Misbakhun, Direktur Program INDEF Berly Martawardaya, dan Direktur Eksekutif PSEP Hangga Surya Prayoga.

Baca Lebih Lanjut

Nadiem Makarim Apresiasi Pemenang Lomba Guru Bertutur Pajak


Nadiem Makarim didampingi Ketua PGRI Unifah Rosyidi dan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama bersama Pemenang Lomba dan Anugerah Guru Inspiratif.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memberikan penghargaan kepada pemenang lomba Guru Bertutur Pajak dalam puncak acara peringatan hari ulang tahun ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional 2019 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Bekasi hari ini (Sabtu, 30/11).

Penghargaan juga diberikan kepada pemenang lomba menulis buku nonfiksi, anugerah guru inspiratif, dan guru menulis opini pendidikan.

Baca Lebih Lanjut

Cerita Lari Borobudur Marathon 2019: Memelihara Firaun


Saya penamat Borobudur Marathon 2019. Tahun depan bagaimana?

 

Azan Magrib berkumandang persis ketika saya sampai di Pintu I Kompleks Candi Borobudur pada Sabtu, 16 November 2019. Sebelumnya saya naik bus Damri pukul 16.00 dari Bandar udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta.

Dari Pintu I itu saya memesan ojek online untuk sampai di tempat bermalam Mbak Ishe Yudiwati. Ia sudah mengambil race pack saya siang tadi. Telepon saya tak diangkat ketika saya sudah sampai di sekitar tempat penginapannya. Saya hanya berbekal peta yang ia bagi via Whatsapp.

Baca Lebih Lanjut

Margareta Sofyana, Ibu Kemanusiaan Rawasari


Rita di depan rumahnya.

Sosok teguh hati menyigi kesehatan dari gang sempit, pasar, sampai diskotek. Ini soal kerja kemanusiaan yang butuh napas panjang.

Perempuan itu keluar dari rumahnya yang berada di gang sempit persis ketika saya datang pada Sabtu, 9 November 2019. Ia kemudian menyilakan saya masuk ke ruang tamunya yang kecil. Ada sofa di sana dan karpet berwarna merah terhampar di lantai. Saya memilih duduk di atas karpet. Kipas yang tergantung di plafon rumah berputar dengan kecepatan normal. Sudah cukup untuk menyejukkan ruangan tak seberapa besar itu.

“Silakan diminum, Mas,” katanya. Perempuan itu, Margareta Sofyana, 47 tahun, menghidangkan segelas teh hangat yang tak elok untuk ditampik. Pagi menjelang siang itu ia tampak sederhana. Tubuhnya berbalut pakaian yang rapat mulai dari kepala sampai kaki. Wajahnya selalu dihiasi dengan senyum. Senantiasa semringah.

Continue reading Margareta Sofyana, Ibu Kemanusiaan Rawasari

Soal Pembayaran Pajak, Indonesia Ungguli Cina dan Filipina


Indonesia mengungguli Cina dan Filipina dalam skor dan peringkat salah satu indikator kemudahan berusaha atau ease of doing business (EoDB) 2020. Hal itu tertuang dalam laporan Bank Dunia bertajuk Doing Business 2020: Comparing Business Regulation in 190 Economies yang dirilis akhir Oktober 2019 ini.

Sebuah pencapaian bagus walaupun belum  mendongkrak secara keseluruhan peringkat kemudahan berusaha Indonesia yang masih tidak berubah seperti tahun lalu di peringkat 73 dari 190 negara.

Baca Lebih Lanjut