Penyebab Perut Buncit, Hati-hati dengan Kebiasaan ini



Foto Istimewa

Lemak sebenarnya tidak jahat, melainkan tetap dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jika berlebihan – inilah yang jadi salah satu penyebab perut buncit. Perut buncit akibat tumpukan lemak sendiri juga tidak baik bagi kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.

Lemak yang menumpuk pada perut disebut sebagai Lemak Visceral. Lemak tersebut bisa mengakibatkan peradangan yang akhirnya memicu penyakit diabetes dan juga penyakit jantung. Oleh karena itu, ketika perut Anda membuncit, Anda patut waspada. Siapkan pula proteksi diri terhadap kemungkinan penyakit yang bisa saja menyerang Anda, antara lain dengan mendaftarkan diri ke asuransi ataupun BPJS Kesehatan sedini mungkin.

Kemudian, mari lihat apa saja penyebab perut buncit:

Baca Lebih Lanjut.

Ciri Kanker pada Anak, Perhatikan Bagian Tubuh ini



Foto Istimewa

Ciri kanker pada anak sebenarnya jauh lebih baik untuk dideteksi sejak dini. Jangan berpikir kanker hanya akan menunjukkan gejalanya ketika seseorang berada di usia dewasa, justru tanda-tandanya lebih mudah dikenali ketika masih dini. Dengan begitu, pengobatan yang diperlukan juga tentu jauh lebih mudah dan murah, bukan? BPJS Kesehatan pun akan lebih mampu digunakan karena kemungkinan perawatan yang diperlukan tidaklah begitu rumit.

Jadi, sebagai orangtua, Anda bisa memberikan perhatian yang lebih pada anak-anak. Perhatikan bagian tubuh berikut ini pada buah hati Anda, apakah ada tanda-tanda dan ciri kanker pada anak. Nah, apa saja ciri-ciri yang patut Anda waspadai tersebut?

Baca Lebih Lanjut.

Yang Berjasa, Yang Disingkirkan



Hoxsey via altcancer.net

Kanker merenggut tubuhnya. Penampilannya seperti mayat hidup. Kulit burik mengelantung lepas dari leher kurus. Kepalanya botak. Morfin telah banyak disuntikkan ke tubuhnya untuk meredakan sakit. Di bahunya ada sekumpulan daging rusak tersembunyi dengan diameter 6 inci. Gosong terpanggang sinar x yang gagal menghentikan laju kembang penyakitnya.

Itu yang digambarkan dalam buku lama yang ditulis di tahun 1999 oleh Jonathan Eisen, Guru Besar Universitas California, berjudul Suppresed Inventions & Other Discoveries. Buku yang sudah lama saya miliki terjemahannya dan baru saya baca di akhir Oktober 2015 ini.

Dr. Harry Hoxsey optimis mampu menyembuhkan pasien ini. Apalagi ia sudah menangani pasien yang kondisinya jauh lebih buruk daripada sakit yang diderita sang pensiunan sersan ini. Dr. Harry mengoleskan ramuan bubuk kuning tebal ke bahunya dan memberikan beberapa obat yang harus diminum tiga kali sehari. Sebuah pengobatan tanpa ada rasa sakit seperti dengan sinar x itu.

Baca Lebih Lanjut.

CARA JITU ATASI HDD EKSTERNAL YANG TIDAK TERBACA DI INTERNET EXPLORER DAN DISK MANAGEMENT


AlamakjaaaaangHard Disk Drive (HDD) External saya bermasalah. Terbaca di icon tray sudut kiri bawah dan lampu HDD nyala tapi tidak terbaca di Windows Explorer dan Disk Management. Padahal saya mau menggawe, mau nulis sesuatu, ada bahan yang perlu saya akses di sana.

Ini HDD 1 Terabyte hadiah waktu jadi juara pertama Lomba Menulis di tahun 2012 lalu. Berharga banget. Ada foto monumental, 900 tulisan, draft buku pertama dan kedua, dan file-file yang sangat berharga sekali. Lalu bagaimana dong?

Alhamdulillah setelah saya coba cari ke sana-kemari akhirnya bisa diakses lagi. Saya tulis cara ini agar kalau ada orang lain mengalami hal yang sama dengan saya tidak panik dan tetap tenang serta ikhtiar terus mencari obatnya. Insya Allah cara ini berhasil. Dengan syarat atau kondisi sebagaimana telah saya sebut di atas, namun saya ulangi lagi sebagai berikut:

Baca Lebih Lanjut.

UNDER 6 MINUTES!



You may realize it or not, but you were born with great gifts and talents.

Let’s see what you can do every day to unleash your potentials!

~~Someone.

Perjalanan saya ke Bandung pertengahan September lalu tak sia-sia. Selain bertemu banyak orang dalam sebuah Forum Grup Discussion, saya juga bertemu dengan satu lagi orang hebat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Petuahnya yang terngiang-ngiang di kepala saya membuat perbedaan pada hari minggu (4/10/2015) ini. Ya benar, pagi ini.

Dia pelari handal yang sering mengikuti even lari maraton. Terakhir adalah BII Maybank Bali Marathon 2015 di akhir Agustus lalu. Namanya Bambang Tejomurti. Pemeriksa pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Bandung. Kesempatan bertemu dengannya saya manfaatkan betul untuk bertanya-tanya tentang pengalaman larinya. Tentunya juga konsultasi.

Baca lebih lanjut.

Bandung, Ini Etalase Itu


…dan di sebuah terowongan (foto pribadi).

Hujan yang kemarin sore (21/9) membasahi Bandung, malam ini tak lagi singgah. Kursi-kursi taman yang berjejer di sepanjang pinggir jalan Braga, Naripan, Asia Afrika menunggu untuk diduduki para pelancong yang ramai memenuhi jalanan. Ini bukan malam minggu tapi keramaiannya tak kalah.

Bandung—terutama di tiga jalan itu—memang sudah berubah. Suasananya berbeda dengan dua tahun yang lalu ketika saya terakhir mengunjunginya. Kesan suram dan gelap tak ada sama sekali. Aman dan nyaman yang tertangkap. Preman hanya ada di sinetron. Itu pun sudah taubat. Para lelaki berbaju Hansip mondar-mandir atau duduk-duduk melihat-lihat suasana.

Baca lebih Lanjut.

MINA


2011-11-09 06.39.14

Tumpukan sandal mencari pemiliknya masing-masing.
Padahal yang dicari sedang tersenyum di atas langit.
Yang fana menyebutnya tragedi.

**
Riza Almanfaluthi
Dedaunan di ranting cemara
Citajam, 24 September 2015

Malam-malam di Braga


image

Usai hujan sore
Di kemarau yang luput
Ada yang berzikir
Menghitung asap dan bir
Lupa yang sama-sama.

***

Riza Almanfaluthi
Dedaunan di ranting cemara
Bandung, 20 September 2015.

Rihlah Riza #67: Huruf R



Akhir Agustus 2015 lalu saya pulang ke Citayam. Ada momen yang harus saya hadiri. Istri saya diwisuda sebagai mahasiswa Program Pascasarjana Magister Akuntansi. Dia sudah sah jadi alumnus Universitas Indonesia setelah hampir dua tahun kuliah dengan program beasiswa Star BPKP. Bukan ini yang saya mau ceritakan kali ini.

Tapi ini tentang Kinan. Anak bungsu saya yang baru berumur tujuh tahun ini sebenarnya baru seminggu itu bisa mengucapkan huruf R. Saya tak tahu. Ketika saya datang, saya kaget ketika dia sudah bisa mengucapkannya dengan jelas. “Coba Nak, ucapkan lagi huruf R,” kata saya.
Baca Lebih Lanjut.

MY FIRST HALF MARATHON



Di Tapaktuan saya masih ragu bawa sepatu lari atau tidak. Tapi daripada kelamaan mikir akhirnya saya bawa ke Banda Aceh. Kebetulan Senin nanti ada dinas di sana.

Dari Tapaktuan malam hari naik travel Sempati. Di travel saya usahakan sebisa mungkin buat tidur. Alhamdulillah bisa. Jadi insya Allah belum berasa capek walau menempuh jarak 500km-an. Tiba di Banda Aceh jam 7.45 pagi.

Sampai di hotel langsung ganti kostum dan pakai sepatu lari walau belum sarapan. Sayang banget kalau hari Ahad tak dipakai buat lari. Kali ini saya punya tekad buat lari sejauh 21,1 km. Belum pernah mencoba. Paling jauh 15 km, itu pun bulan Maret 2015 lalu.

Setelah pemanasan sebentar dan aktifkan GPS di Garmin langsung lari. Tentu sebelumnya doa dulu buat dikuatkan oleh yang Maha Kuat, Allah swt. Bismillah.

Baca Lebih Lanjut.