Apalagi Kalau Sudah Berada di Waladdhooooollllliiiiiiiiin


Turutan (Gambar diambil dari situs web Kemenag)

Ada video yang menunjukkan seorang guru ngaji memegang tongkat kayu berukuran 50 cm. Tongkat itu akan dipukulkan ke paha atau lutut muridnya yang salah dalam membaca Al-Qur’an. Keras sekali pukulan itu sampai terdengar nyaring.

Walaupun di depan guru ngaji itu ada beberapa murid yang secara bersamaan mengaji dengan bacaan yang berbeda, telinga guru ngaji itu tajam menyimak setiap huruf yang keluar dari mulut-mulut muridnya.

Baca Lebih Banyak

Ketika Pasrah Menghancurkan Logika Matematis


Saya tak menyangka bisa terjadi seperti ini.

Pagi ini saya berangkat tugas ke Surakarta, Jawa Tengah.

Seperti biasa saya berangkat dua jam sebelum keberangkatan. Dua jam itu berarti saya baru mulai memesan mobil daring menuju Bandara Soekarno Hatta. Saya perkirakan mobil daring itu akan sampai di terminal tiga Bandara Soekarno Hatta satu jam kemudian. Masih cukup waktu untuk masuk ke dalam badan pesawat.

Baca Lebih Banyak

Risalah Pembaca Buku Bekas


Dunia kerja ASN dan PNS pada umumnya adalah dunia pengabdian yang sarat rutinitas dan tugas. Setidaknya 84 persen mereka yang memasuki dunia itu mengaku karena ingin berkontribusi kepada negara. Ini kata survei Kemenpan RB tahun lalu. Sayangnya, entah disadari atau tidak, banyak awak ASN yang akhirnya terjebak dalam rutinitas sistem itu sendiri, seolah dunia lain di luar sana sudah mati. Mereka tenggelam dalam SOP tugas harian—pagi ke malam—dan sebagian mengubur talenta yang sebenamya pernah mereka cita-citakan. Kalaupun dilakukan, talenta itu akhirnya tak lebih dari sekadar hobi pengisi jeda rutinitas semata. Haruskah lingkungan kerja ASN menjadi kuburan bagi berkembangnya talenta lain orang-orang di dalamnya? Bukankah seharusnya masing-masing bisa tumbuh beriringan, bahkan saling melengkapi?

Baca Lebih Lanjut

Seperti Umur Manusia, Serupa Usia Dunia, Perjalanan Ini Singkat Belaka


Perjalanan ini singkat belaka.

Kamis sore itu, usai mengikuti diklat di bilangan Pancoran, Jakarta, saya langsung menuju Stasiun Pasar Senen.

Saya diantar oleh tukang ojek pangkalan yang biasa mangkal di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Jenderal Gatot Subroto. Karena sudah berlangganan, pria asal Madura itu bersedia menjemput di mana dan kapan saja saya membutuhkan jasanya.

Sebelum sampai di Stasiun Pasar Senen, saya memintanya untuk singgah sebentar ke Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Menteng Satu. Ada barang yang harus saya titipkan ke Pak Satpam di sana: pena Galaxy Samsung S8. Pena itu milik Mbak Ais, teman diklat, yang kebetulan terjatuh di tempat parkir mobil dan syukurnya berhasil saya temukan.

Baca Lebih Lanjut

Ikut Arus Dunia Perbatuan


Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan testimoni ini di akun Instagram teman saya, yaitu Mbak Adella Septikarina. Pemilik akun @adella_septikarina ini menyampaikan ulasan singkat terkait buku Sindrom Kursi Belakang.

Darinya saya mendapatkan ide untuk mempromosikan buku ini kepada teman-teman yang mutasi atau promosi di lingkungan kantor dan ditempatkan di seluruh penjuru negeri. Buku ini benar-benar relevan dengan seluruh kondisi yang dialami oleh teman-teman saya tersebut.

Baca Lebih Banyak

Larilah Terus dengan Bahagia


Sehari setelah peristiwa roket-roket Palestina menghancurkan sebagian wilayah israel, di belahan dunia lain, Pelari Kenya, Kelvin Kiptum, berhasil menorehkan rekor dunia lari maraton pada Ahad, 8 Oktober 2023.

Kiptum yang berumur 23 tahun ini berhasil mencatat waktu 2 jam 35 detik saja untuk menyelesaikan lari jauh sepanjang 42,195 km. Kiptum mendobrak rekor lari maraton sebelumnya yang dipegang oleh Eliud Kipchoge saat menjuarai Berlin Marathon pada tahun 2022 dengan waktu 2 jam 1 menit 9 detik.
Continue reading Larilah Terus dengan Bahagia

Rezza Kurniawan, Bekerja sebagai Pegawai Pajak


Rezza Kurniawan di hari pertamanya sebagai “pegawai pajak”.

Rezza Kurniawan sedang membasuh gelas, piring, dan sendok pada saat saya memasuki ruang dapur kantor. Pemuda beranak satu dan berkaca mata minus tebal ini adalah office boy (OB) di kantor kami.

Baru beberapa bulan ini ia ditempatkan di lantai gedung tempat saya bekerja. Sebelumya Rezza ditempatkan di lantai lain gedung ini. Rezza sudah bekerja sebagai OB sejak tahun 2016.

Continue reading Rezza Kurniawan, Bekerja sebagai Pegawai Pajak

Utang Itu Dibawa Sampai Mati


Seusai turun dari bus Transjakarta itu, saya menyeret kaki di jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan dua sisi Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Di sisi turun, depan kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal, di ujung tangga kita bisa menemui penjual makanan dan minuman. Sebelum ada perbaikan Halte Busway LIPI, mereka biasa berjualan di JPO. Setelah penataan halte dan JPO, mereka sekarang turun berjualan di trotoar.

Continue reading Utang Itu Dibawa Sampai Mati

Jangan Main di Luar Sistem Ojek Online


Ada peristiwa menarik yang saya alami pada sepekan terakhir ini. Ini terkait pada saat saya memesan mobil daring melalui aplikasi. Dini hari menjelang Subuh itu, saya harus berangkat ke suatu tempat.

Pada pemesanan pertama, pesanan saya dibatalkan oleh pengandar. Saya tidak tahu kenapa. Saya mengulangi pemesanan untuk kedua kalinya dan berhasil. Saya mendapatkan harga Rp90.000,00 yang didiskon menjadi Rp60.000,00.

Baca Lebih Lanjut

Catatan Harian Fiskus: Menyelami Abisal dari Mulut ke Buku


Siang itu, Rabu, 11 Januari 2022, saya kedatangan tamu. Mereka adalah teman-teman dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Gambir Tiga: Bu Dyan Purwanti dan Mbak Tri Juniati Andayani.

Buat saya, kedatangan tamu ke kubikel adalah tanda keberkahan. Eh, benar. Mereka memberikan dua buku kepada saya. Yang pertama berjudul Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear. Buku kedua berjudul Catatan Harian Fiskus: Menyelami Zona Abisal dari Mulut ke Buku. 

Baca Lebih Banyak