POLA DIET “EAT CLEAN FREELETICS” SAYA



Freeletics.com

Being a Free Athlete doesn’t end with your workout.

A clean, balanced and healthy diet is an important part of your athletic journey.

Mengurangi berat badan sebanyak 17 kilogram dari 78 kilogram menjadi 61 kilogram dalam waktu empat bulan memang butuh perjuangan. Setelah workout Freeletics, ini saatnya membahas tentang eat clean Freeletics atau pola diet yang saya terapkan. Ada Nutrition Guide yang diberikan oleh Freeletics tapi lagi-lagi berbayar. Kalaupun mampu membelinya tentu ada kebiasaan orang barat yang berbeda atau kurang pas diterapkan buat kita orang timur. Jadi sebenarnya inti dari eat clean Freeletics ini adalah pola makan yang sehat.

Kata mereka, “Being a Free Athlete doesn’t end with your workout. A clean, balanced and healthy diet is an important part of your athletic journey.” Diet bersih, seimbang, dan sehat adalah kunci diet itu. Saya ingat dengan apa yang dikatakan oleh Opaz atau Handryano Prasetyo, pengurus freeletics Jakarta dalam wawancaranya yang dimuat di tempodotcrot.

Ia mengatakan pengaturan pola makan memang wajib dilakukan demi mendapatkan tubuh ideal. Meski begitu, tak ada aturan ketat soal diet. Mereka hanya menyarankan orang mengganti nasi putih, yang mengandung kadar gula tinggi, dengan nasi merah. “Nasi putih bikin buncit,” kata pekerja biro iklan di Bintaro tersebut. Makanan dan minuman yang berkadar gula berlebih juga harus dihindari. (Di sini sumber kutipan artikelnya.)

Sebelum saya baca artikel yang ada Opaz itu saya sudah melakukannya. Apalagi setelah saya melihat keberhasilan teman satu kantor yang menerapkan pola makan seperti ini: diet nasi putih. Memang bisa? Bisa! Dulu saya juga tak pernah membayangkan kalau saya bisa sehari tak makan nasi. Sekarang seminggu pun bisa. Makan pun kalau lagi kangen nasi.

Caranya bijimana? Tentu tidak serta merta. Bertahap. Begini caranya:

Minggu pertama: Tidak makan malam pakai nasi.

Minggu kedua: Sarapan porsi nasinya dikurangi setengah

Minggu ketiga: Sarapan tanpa pakai nasi.

Minggu keempat: Makan siang porsi nasi dikurangi setengah.

Minggu kelima: Makan siang tanpa nasi. Ganti nasi dengan sumber karbohidrat yang lain. Sayurnya diperbanyak. Bagi yang masih jomblo tentunya cari warung yang menyediakan sayuran banyak dan bisa “all you can eat”. Di Tapaktuan ada nih. Atau bisa masak sendirilah.

Dan jangan lupakan Tapaktuan sebagai gudangnya ikan segar. Makanya saya tidak kekurangan sumber protein baik ini. Saya jarang makan daging ayam di sini.

Akhirnya setelah melalui proses penahapan seperti itu saya berhasil makan tanpa nasi. Yang tahu batasan adalah diri kita sendiri. Karbohidrat jangan sampai dihindari. Karbohidrat pun penting buat tubuh kita. Dan saya pun memperbanyak protein dengan mengonsumsi telur, sayuran, buah-buahan, ikan, susu kedelai, atau susu tinggi protein.

Kalau secara lengkap pola makan bersih saya adalah sebagai berikut:

  1. Diet nasi. Ganti sumber karbohidratnya dengan yang lain. Seperti roti gandum, jagung rebus, kentang rebus, singkong, dan lain-lain.
  2. Tidak merokok;
  3. Tidak minum, madon, maen, maling, madat;
  4. Tidak makan gorengan;
  5. Tidak mengonsumsi kopi dan teh dengan gula. Dulu saya pecandu kopi dan teh manis;
  6. Tidak mengonsumsi minuman botol yang mengandung gula, seperti teh botol dan minuman bersoda, karena gulanya tinggi banget. Dulu saya pun pecandu minuman seperti ini. Tak ada dalam sehari saya tidak minum minuman ini. Hindari ini pun ada kegunaannya, yaitu menghindari penyakit diabetes militus.
  7. Tidak makan mi instan;
  8. Mengurangi makanan/masakan bersantan;
  9. Mengurangi olahan makanan dengan gula yang tinggi (contoh roti dan donat);
  10. Mengurangi olahan makanan/masakan dengan garam yang banyak (contoh kentang goreng);
  11. Mengurangi olahan makanan/masakan yang dibuat dari tepung terigu (contoh roti tawar dan ayam tepung), tepung beras, dan beras ketan;
  12. Sarapan itu sebuah kemestian. Dengan pola makan seperti itu waktu makan pun tidak saya batasi. Makan malam bahkan bisa setelah salat Isya. Pola diet ini menjadikan kita tahu secara garis besar berapa jumlah kalori yang sudah masuk dan keluar dalam sehari;
  13. Minum air putih yang cukup dalam sehari, minimal dua liter.

Lah, kalau lagi kepengen bagaimana? Ya sikat saja, tapi jangan berlebihan. Yang tidak boleh kan karena berlebihannya itu. Semua yang berlebihan tidak baik. Pas, saya lagi pengen banget mi ayam ya saya makan juga tuh mi ayamnya.

Intinya seimbangkan antara karbohidrat, protein, dan lemak. Saya pernah membaca pemenuhan karbohidrat cukup dengan 30% dari kebutuhan asupan dalam sehari. Yang tinggi adalah protein. Sedangkan lemak tentunya di bawah lagi. Jangan sampai pula untuk menghilangkan karbohidrat karena karbohidrat penting buat menghasilkan glukosa sebagai sumber energi kita.

Jangan lupa untuk istirahat yang cukup. Itu saja catatan dari saya. Dengan selesainya ini berarti lengkap sudah catatan tentang Freleetics yang bermula dari Tiga Minggu Percobaan, 15 Minggu Latihan, dan Freeletics buat Pemula. Anda bisa membaca semuanya di laman blog saya ini. Semoga bermanfaat.

Riza Almanfaluthi

Minggu kelima belas Freeletics

dedaunan di ranting cemara

15 April 2015


9 thoughts on “POLA DIET “EAT CLEAN FREELETICS” SAYA

  1. salam kenal mas.. sy jg sdh mulai workout freelatics dari semester lalu, ikut program food combine jg dan diet sehat termasuk mengurangi gula. tapi akhir ini kencing sy kuning terus dan hasil mc sy kena gejala kuning karena kekurangan asupan gula.

    ada yg salah dgn program sy mas? banyak gula salah, kurangin gula jg salah. gimana agar dpt proporsi yg pas? terima kasih.

    Like

    1. 1. Semua memangbperky konsultasi dokter dulu kalau mau bagus fan baiknya; 2. Air kencing kuning bjsa jadi kaeena dehidrasi, kurang asupan air. Perbanyak minum air. 3. Gula juga penting. Tapi tentunya terukr dan secukupnya. Yang saya hindari minum gula berlebih, saya tak menyengaja buat beli teh manis atau kopi manis atau minum bermanis2. Tubuh akan memberikan alarm kalau kita kurang gula, pusing, lemas, adalah salah satunya. Saya akan perbanyak makan buah. Kalau gitu. Gulanya lebib alami.

      http://rizaalmanfaluthi.com ~~~sharing is caring. On Dec 12, 2015 3:26 PM, “Blog Riza Almanfaluthi” wrote:

      >

      Like

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s