Laki-laki yang Pernah Mampir di Situ Buleud


Laki-laki yang Pernah Mampir di Situ Buleud    


Tidak tahu pada apa yang merana di Situ Buleud, aku datang mencangklong takdir dengan rambut basah sisa-sisa gerimis petang tadi, seperti raja yang tersandung selendang nyai-nyai tonil. Tidak tahu pada apa yang bahagia di Situ Buleud, aku merajuk pada angin yang telah menemukan tempatnya untuk bersembunyi di kisi-kisi tubuh, seperti pengemis rakus menatap lubang kuburan yang akan menelannya besok. Tidak tahu pada apa yang tak ingin pergi di Situ Buleud, aku mendengar teriakan daun jatuh bersalto berkali-kali di udara menghinaku: “hai, itu perempuanmu!” Waktu jadi nol seketika.

***

29 Januari 2012

Riza Almanfaluthi, seorang PNS, penulis yang lahir di Indramayu 36 tahun lalu. Berpendidikan terakhir sarjana strata dua dan sekarang tinggal di Bogor. Pernah mengikuti Basic Writing Training for Beginner dan bergabung di Forum Lingkar Pena Depok sejak tahun 2007. Aktif menulis sebagai blogger dalam blog pribadinya di https://dirantingcemara.wordpress.com sampai sekarang.

Cerita pendeknya Titin Baridin mendapatkan penghargaan sebagai cerpen terbaik diskusi bulanan FLP Depok Agustus 2007. Puisi-puisinya pernah menjadi pemenang kedua dalam perlombaan Menulis Puisi Al Amanah Fair 2011.

Gambar diambil di sini

Advertisements

2 thoughts on “Laki-laki yang Pernah Mampir di Situ Buleud

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s