Nurul Faizun: Komplain Saja Langsung kepada Kami


Nurul Faizun sedang membersihkan toilet di salah satu gerbong Kereta Api Purwojaya yang sedang melaju kencang dari Cilacap menuju Jakarta saat seorang penumpang hendak memasuki kloset itu. Faizun bergegas keluar dengan membawa gagang pel dan semprotan berisi cairan pembersih.

Menjaga peturasan tetap resik dan tak berbau adalah salah satu tugas Faizun sebagai petugas CCAB (Care Clean and Board) selain mondar-mandir pada gerbong yang menjadi tanggung jawabnya sambil membawa kantung sampah besar berwarna hitam. “Saya baru satu tahun bekerja di sini,” kata pemuda kelahiran Cilacap 20 tahun lalu ini, saat ditemui di atas Kereta Api Purwojaya, Rabu (22 Maret 2017).

Baca Lebih Lanjut.

Ari Maulana, Penjaga Puncak Kunjungan


Ari Maulana, 31 tahun, mengecek aplikasi percakapan di telepon genggamnya. Dahinya mengerut. Rupanya itu pesan darurat dari kawan sejawat yang berada di help desk Amnesti Pajak. “Kawan saya menanyakan apakah aplikasi e-spt bisa diunduh melalui pajak.go.id?” ujar Ari, di ruang kerjanya di Gedung Mar’ie Muhammad, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Selasa (14/3) ini.

Maul, biasa dirinya dipanggil, sebagai admin Content Management System segera mengecek situs web pajak.go.id, situs web resmi DJP. Dari penilikannya, aplikasi itu masih bisa diunduh dan berjalan dengan normal. Segera ia membalas pesan dari kawannya itu. Sampai saat ini kondisi situs web berjalan aman dan lancar.

Continue reading Ari Maulana, Penjaga Puncak Kunjungan

Lukisan Terbaik Pak Bagong


Pak Bagong dengan salah satu lukisan hasil karyanya.

Di bawah bangunan pusat hiburan malam Kota Tua yang menghitam terbakar pada saat kerusuhan tahun 1998, Bagong Surono melumuri sketsa wajah Ahok di atas kanvas putih dengan cat warna kuning kecoklatan, Sabtu, 25 Februari lalu. Sementara tangannya lincah melukis foto Gubernur DKI Jakarta itu, rokok kretek yang ia jepit dengan bibirnya menyala merah.

Lukisan itu akan menjadi salah satu dari belasan lukisan foto yang dipajang di sepanjang dinding tembok bangunan di pinggir Jalan Pintu Besar Selatan, Jakarta, itu. Tokoh nasional atau artis adalah subyek sebagian besar lukisannya.

Baca Lebih Lanjut.

Secuil Religiositas di Kandang Sekuler


Ali terburu-buru keluar dari toilet lantai 5 Gedung Tempo dengan membawa ember dan alat pel. Wajahnya masih menunjukkan jejak-jejak air. Lelaki itu berencana untuk membersihkan musala berukuran 84 meter persegi yang letaknya disamping toilet. “Saya sudah lama kerja di sini,” kata petugas cleaning service gedung jangkung yang menonjolkan warna khas Tempo, merah dan terletak di Palmerah, Jakarta ini, Jumat (24/2/2017).

Membersihkan musala menjadi salah satu tugas Ali dan teman seprofesinya. Musala ini dinamakan dengan Ahmad Wahib, wartawan Tempo yang meninggal tertabrak motor pada tahun 1973, persis di depan kantor lama Tempo di Proyek Senen.

Continue reading Secuil Religiositas di Kandang Sekuler