Menunggu Kartu Lebaran


Aku menunggu kartu lebaran
di penghujung bulan
untuk kau kirimkan
pada masa silam

Aku menunggu coretan
di kertas karangan
sambil membayangkan
bulan bertengger di kegelapan

Aku menunggu kartu lebaran
diantar pak pos
mengetuk-ngetuk pintu pagar
Ada suraaaaat!!!

Aku menunggu coretan
maaf lahir dan batin
dari jemarimu yang semesta
seharum tepian surgaloka

Aku menunggu kartu lebaran
untuk kusemat di dada
sepanjang rusuk waktu
dan helaian kenangan

Aku menunggu coretan
yang tak pernah ada lagi
diganti huruf-huruf tegak
itu juga asal kopas.

Aku menunggu kartu lebaran
musnah kaubakar sendirian
abunya sampai di pikiran:
engkau yang masih rebahan

:di gigir ramadan.

 

***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
18 Mei 2018
Photo by @fennelmk. Check out his feed for more. 

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.