Sembunyi Segala Bebunyi


Ketika aku tiba di wadahmu sepenuh tabah
Aku ​berenang di kulitmu yang ​menggenang
Aku mereguk airmu seteguk dua teguk.

Aku kesedihan yang menjadi hujan.
Aku mata air kesepian yang keletihan.
​​Aku sembunyikan ​segala bebunyian

Aku riakmu tanpa gelombang
Aku cerminmu tanpa bayang
Aku teduhmu tanpa ​rindang ​

kapankah aku menjadi bedinda
di haribaan kata-kata
di haribaan kata
di haribaan
di

mu.

 

***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
Lantai 16, 14 Desember 2017
Instagram from @natgeo photo by: @jayaprakash_bojan

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s