Tenggelam di Sisimu yang Menyala


dan aku tenggelam di sisimu yang menyala
dan aku memelukmu dengan cahaya
dan aku menyaksikan pungguk di dahan semboja

dan aku seperti tembikar yang ada di dasar laut jawa
dan aku seperti terbakar berada di panas bara jiwa
dan aku seperti belukar meranggas di kiri dada.

di suatu bangku kayu, tukang ketoprak menghampiri.
ia menyerahkan sepiring sajian untuk dinikmati.
“puisimu tak akan bisa membuat pedas ketoprak ini,”

katanya. langit meringis. lalu gerimis.
rinduku majal. terpental-pental.
hari ini hari apa? malam ini malam apa?

dari jauh, pungguk masih menatapku kasihan
kami beradu pertanyaan
harimau pertanyaannya atau banteng
ketaton pertanyaanku yang akan menang?

sepiring ketoprak itu tandas,
pedasku dibawa terbang,
dan aku ingin  tenggelam di sisimu yang menyala
dan aku ingin memelukmu dengan cahaya

***
Riza Almanfaluthi
Dedaunan di ranting cemara
Citayam, 10 Desember 2017

Instagram Picture and Featured Artist: @dotzsoh

 

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s