Kukila dan Perempuan yang Melelehkan Bening dari Matanya yang Telaga


Tulislah sebuah surat untuknya. Tulislah dengan memakai tangan. Tidak perlu dengan cetakan printer. Permintaan coach dari sebuah Life Academy itu aku turuti.

Aku menulis banyak dengan menggunakan pena, menggunakan tangan kananku, di atas lembaran-lembaran kertas putih. Dengan penuh kesungguhan seperti para pecinta zaman pujangga lama menulis surat.

Baca Lebih Lanjut

Advertisements

Tak Ada Derek dan Sabari Pagi Ini


“BULAN DESEMBER***ini saya baru lari 12 kilometer. Jadi bagaimana supaya saya bisa mempersiapkan diri buat lari 30 kilometer di malam tahun baru dari Depok ke Bogor?” tanya saya kepada bujang ganteng itu. Ia juga ikut di even Tugu ke Tugu ini.

“Besok Minggu Half Marathon saja,” jawabnya. Baiklah. Akhirnya saya canangkan target besok pagi hari Ahad ini saya akan lari 24 kilometer. Setara 80% dari 30 kilometer. Kata pelari pro sih begitu katanya. Minimal kalau latihan ya ambil 80% dari jarak tempuh lomba.

Baca Lebih Lanjut.

Cinta Tak Lekang Sabari



Judul        : Ayah

Penulis    : Andrea Hirata

Penerbit    : Bentang Pustaka

Terbit    : Cetakan Keenam, Agustus 2015

Tebal     : xx + 412 halaman

Sabari sudah kadung cinta kepada Marlena sejak SMP, sampai SMA, kemudian lulus. Tapi apa daya cintanya selalu ditolak Lena. Tak pernah hidupnya berpaling dari Lena, si cantik pemberontak berlesung pipit, hingga semua yang dikerjakan dalam hidupnya hanya untuk sebuah obsesi: cinta Lena.

Kemudian Sabari ketiban pulung, kalau tidak disebut mengorbankan dirinya. Karena suatu sebab, Sabari diminta Markoni untuk menikahi Lena. Walau mereka sudah menikah, tak pernah mereka hidup serumah. Hingga Si L dan seluruh kebaikan yang dibawa—sebutan Sabari kepada Lenamelahirkan anak yang kemudian biasa dipanggil Zorro.

Baca Lebih Lanjut.