Menggelandang di Sekujurmu


Perangkaplah aku dalam bayang-bayang hitammu. Di pinggiran sungai kesepian, kucabik uap-uap kabut tipis pembawa pesan, ah, champ de mars, aku tiba di sini dari rue sedilliot, menjadi penggelandang, menjadi pengenang, menjadi rumput-rumput yang kauinjak, menjadi anak-anak tangga yang kaupijak. Malam itu, aku penggelandang, pengenang, di sekujurmu.

***
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
Citayam, 25 November 2017

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s