‘Sapiens’ Yuval antara Perang, Eropa, dan Vitamin C


Photo by GEORGE DESIPRIS on Pexels.com

Kekuatan Eropa pada 1750 hanya cebol. Di tahun-tahun itu, membayangkan Eropa setara dengan Osmani, Mughal, atau Qing adalah khayalan. Sepuluh dekade kemudian waktu membaliknya.

Buku ini memang meneruskan cara berpikir Carl Sagan, evolusionis, dan tak memercayai teori penciptaan.

Continue reading ‘Sapiens’ Yuval antara Perang, Eropa, dan Vitamin C

1453, Sejarah Anjing-Anjing Kafir yang Ditulis oleh Mereka yang Kalah


012917_1344_1453Sejarah1.jpg

Di Eropa,  citra Turki menjadi kata lain dari kekejaman dan kebengisan. Sejak 1536, kata Turk dipakai dalam bahasa Inggris dengan pengertian, menurut Oxford English Dictionary, “Seseorang yang berperilaku barbar dan biadab. Webster New Collegiate Dictionary menyebutnya begini, ”One who is cruel or tyrannical.”

Stigma ini setelah penaklukkan Konstantinopel pada 83 tahun sebelumnya oleh Muslim Turki Utsmani. Tahun 1453 menjadi khas dan istimewa karena dia adalah sejarah yang justru banyak ditulis oleh pihak yang kalah. Roger Crowley—penulis buku 1453 Detik-detik Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Muslim—menulis demikian di bab Tentang Sumber buku itu.

Continue reading 1453, Sejarah Anjing-Anjing Kafir yang Ditulis oleh Mereka yang Kalah