Kapan Aku Bisa Menulis Buku?


Pak Bagus di sebelah kanan saya. Pak Harris Rinaldi di sebelah kiri saya.

Pertanyaan itu terhidang kepada saya di suatu petang ketika saya berada di kelimunan orang di dalam gerbong KRL yang lumayan padat. Jawaban yang disampaikan sama seperti yang saya berikan kepada setiap orang lain yang bertanya hal serupa, yaitu: fokuslah menulis (buku dan apa pun) tentang hal yang paling dikuasai serta menabunglah.

Buku Orang Miskin Jangan Mati di Kampung Ini juga adalah hasil tabungan (menulis) selama bertahun-tahun itu. Saya mah yakin, kalau saya saja bisa menulis (buku), apalagi teman saya yang bertanya itu, dan juga teman-teman sekalian. Sungguh, tidaklah sulit. Beneran, saya mah apa atuh.ย ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Baca Lebih Lanjut

Pion Pamungkas Ditjen Pajak Penuhi Target di Kejurnas Catur Taspen


Klub Catur Ditjen Pajak Pion Pamungkas DJP memenuhi target masuk 10 besar dalam Kejuaraan Catur Beregu Nasional memperebutkan Taspen Anniversary Cup XIV yang diselenggarakan Taspen dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-55 PT Taspen (Persero) di Jakarta (Jumat, 12/4).

Pion Pamungkas DJP meraih posisi kedelapan dengan poin 19,5 setelah Japfa Arjuna, Pelabuhan tanjung Priok, Kab. Bogor, Japfa Bima, Percasi Grobogan, Taspen A, dan Taspen B.

Baca Lebih Lanjut.