Memberi Hormat kepada Hujan


Nafas kita berpapasan di udara, saling uluk salam, lalu memuai di keheningan. Untuk itu, kita harus memberi hormat kepada hujan yang memberi keabadian dari sebuah pertemuan. Waktu pun berhenti, kita berpesta pora dalam gelora.

***
Riza Almanfaluthi
Dedaunan di ranting cemara
Citayam, 22 Juni 2017

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s