Tifa di Hari Pertama


Lampu di ujung pesawat saat meninggalkan Jakarta.

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, saya pernah meminta kepada pramugara Batik Air itu untuk membangunkan saya di waktu sahur, tetapi justru saya terbangun oleh suara samar-samar pengumuman. Saya beruntung bisa terbangun.

Pengumuman itu menginformasikan kalau waktu Subuh akan segera tiba 20 menit lagi. Jam ponsel menunjukkan pukul 03.10. Masih dalam mode Waktu Indonesia Barat. Saya segera menyantap roti yang disiapkan sebelum berangkat. Bismillaah, saya iringi pula dengan niat berpuasa Ramadan. Di luar jendela belum terlihat apa-apa selain gelap dan kelap-kelip lampu di ujung sayap pesawat.

Continue reading Tifa di Hari Pertama

Ramadan sebagai Zona 5G Spiritual: Mengapa Koneksi kepada Allah Terasa Lebih Kuat?



Pada saat pertemuan pertama pengurus masjid yang baru, salah seorang pejabat pajak memberikan sambutan. Di dalamnya ada kalimat yang membuat saya bertafakur. Kurang lebihnya ia mengatakan demikian: “Ramadan ini menjadi masa di mana konektivitas hamba kepada Tuhannya sedang tinggi-tingginya.”

Ini benar adanya. Di bulan itu intensitas ibadah meningkat: ada puasa di siang hari, tarawih, tadarus, sedekah, salat malam, atau iktikaf. Aktivitas spiritual yang biasanya tersebar menjadi padat dan terjadwal.

Continue reading Ramadan sebagai Zona 5G Spiritual: Mengapa Koneksi kepada Allah Terasa Lebih Kuat?