TUJUH BUKU SESUAI KANTONG


7 BUKU SESUAI KANTONG

Hari rabu kemarin (10/3) saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke pameran buku 9th Islamic Book Fair 2010 yang bertempat di Istora Senayan Jakarta. Bersama kawan saya sengaja datang untuk berburu buku-buku murah dan bermutu dengan target harga berkisar Rp5.000,00 sampai Rp10.000,00.

Ya, betul. Saya memang berniat sekali untuk mencari buku-buku dengan harga seperti itu. Karena biasanya dalam pameran itu para penerbit yang ikut menjadi peserta pameran akan mengobral buku-buku mereka yang masih banyak stoknya dengan harga yang teramat miring. Bahkan ada yang sampai 3 buku dihargai dengan Rp10.000,00.

Kalaupun ada buku baru yang berniat saya beli saya sudah membawa catatannya. Cuma tiga saja yaitu 25 Prinsip Islam Moderat yang ditulis oleh Persatuan Ulama Islam Sedunia, Api Sejarah yang ditulis oleh sejarawan Ahmad Mansur Suryanegara. dan novel Negeri 5 Menara.

Yang saya sebutkan terakhir, tidak saya dapatkan karena di stan resminya buku itu sudah habis laris manis terjual. Tetapi keesokan hari buku itu sudah ada di meja saya karena teman mau berbaik hati untuk meminjamkannya kepada saya. Sedangkan untuk buku yang pertama tidak saya dapatkan juga karena waktu yang tidak memungkinkan lagi untuk saya dapat memburunya.

Akhirnya ada tujuh buku yang saya dapatkan. Saya akan sebutkan harganya masing-masing.

  1. Api Sejarah, Rp87.500,00 sudah diskon 30% dari harga semula Rp125.000,00;
  2. Haji Backpaker, Rp26.400, sudah diskon 20% dari harga semula Rp33.000,00;
  3. Kepala Daerah Pilihan Hakim, bercerita tentang kisruh pilkada Depok tahun 2005 yang lalu, buku lawas memang tapi cukup menarik untuk bisa dijadikan kajian perpolitikan lokal. Harga Cuma ceban, cuma Rp10.000,00;
  4. Dasar-dasar Aqidah Islam, dari WAMY, cuma ceban juga.
  5. Risalah Shalat Malam & Mabit, karangan Ustadz Saiful Islam Mubarak, Rp10.000,00;
  6. Return From Guantanamo, yang ditulis oleh mantan penghuni penjara Guantanamo. Cuma 9000 perak.
  7. Terakhir buku kecil, Al-Ma’tsurat Shugra, Dzikir & Doa rasulullah SAW Pagi & Petang, Hasan Al Banna, seceng saja, Rp1.000,00.

Maunya sekalian Api Sejarah 2 yang didiskon sampai 35%. Tapi nanti sajalah, rampungkan yang pertama saja dulu. Banyak juga buku yang didiskon sampai 50%-70%. Tapi karena banyakan kitab hadits yang saya khawatir cuma jadi pajangan belaka, saya putuskan membatalkan untuk membelinya. Saya sekarang benar-benar selektif hanya membeli buku yang benar-benar akan saya baca sampai tuntas…tas..tas…

Ada juga stan Sygma Publishing-Syamil Alqur’an yang memberikan pelayanan foto digital gratis langsung cetak bila kita membeli buku mereka dan mengisi kuisioner yang sudah disiapkan oleh mereka. Saya beli buku nomor 3 dan 5 di stan itu.

Ohiya, sekarang tempat sholatnya sudah nyaman. Bertenda luas dan berkipas angin. Ya iyalah masak pameran buku sebesar itu minim fasilitas sholatnya. Tapi masih ada kekurangannya. Kran untuk wudhu tersedia cukup banyak—tempat wudhu laki-laki dan perempuan juga terpisah—tapi air yang mengalir sedikit. Otomatis hanya kran-kran tertentu saja yang ada airnya sehingga membuat antrian yang cukup panjang. Saran saya untuk yang mau kesana agar jangan mendapatkan antrian cukup panjang, 10 menit sebelum adzan berkumandang Anda harus sudah mengambil air wudhu.

Di sana saya juga ketemu dengan Ustadz Dr. H.M. Idris Abdus Shomad, MA, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Da’I Indonesia (IKADI) dan Ustadz Herry Nurdi, pemimpin redaksi majalah Sabili. Kepada yang terakhir saya sekalian bertanya mengapa ia tak datang memenuhi jadwal khotib jum’at di Masjid Shalahuddin Kalibata pada tiga pekan sebelumnya. Ternyata ia di pecan-pekan itu masih jaulah ke banyak negara. Ooo bulat… J

Yah…itulah sedikit pengalaman berburu buku di pameran itu. Mumpung masih sekitar 4 hari lagi sila untuk segera membeli jendela dunia itu. Ahad besok (14/3) adalah hari terakhir dan biasanya ramai sekali. Sesuaikan dengan kantong, tak perlu bernafsu, sesuaikan pula dengan kebutuhan.

Pula, ingin saya kembali ke sana.

***

Riza Almanfaluthi

dedaunan di ranting cemara

14:15 11 Maret 2010

Advertisements

One thought on “TUJUH BUKU SESUAI KANTONG

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s