BILA


Friday, July 21, 2006 – BILA

Melowku kambuh lagi nih. Padahal aku tidak sedang jatuh cinta. Tapi hasrat besar berbuah kata-kata manis menggelora di sudut jiwa. Tak tertahankan (kata-kata basi). Bergemuruh di antara ombak Pangandaran. Halahhhh…terlalu banyak pembukaan basi lagi jadinya.

:::::BILA::::::

kepak sayap kecilmu
membuatmu terbang jauh
membawa sejumput hati yang retak
tapi penuh kerinduan
pada yang kau dambakan untuk bersatu
:berselimutkan awan gelap
berdindingkan tetes hujan dari tepian genting
bergumul dengan desau angin dingin
menghitung setitik dua titik serpihan waktu
di balik jendela masih saja kau merenung
adakah kata-kata yang menjadi sederhana
tak berjarak dan menyekat,
adakah harap yang tidak berhenti menjadi mimpi
tetapi melaju pada kemestian dari sebuah kenyataan
adakah resah tak berkesudahan dan cuma koma ini
menemui sebuah titik
ah…sampai kapan?
sampai kepak sayap kecilmu kelelahan?
sampai sahara yang kau lewati mulai subur?
sampai mata air kesedihan ini habis terperas zaman?
Bila…?

riza almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
13:54 21 Juli 2006

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s