Ini tahapan pertama dalam tahapan menulis, yaitu merumuskan ide. Ide itu apa? Bagaimana cara menemukan ide tulisan dan menyimpannya? Memilih ide bagus itu bagaimana? Simak penjelasannya dalam video singkat kali ini.
Kelas Menulis Riza Almanfaluthi, kanal edukasi menulis. Bismillaah, semoga jadi amal jariah.
Tahapan menulis membantu kamu-kamu yang ingin memulai menulis, membantu merekonstruksi pikiran, dan menuangkannya dengan mudah. Simak penjelasannya dalam video singkat kali ini.
Kelas Menulis Riza Almanfaluthi, kanal edukasi menulis. Bismillaah, semoga jadi amal jariah.
Indonesia masih memiliki suku terasing sampai di era modern ini, seperti suku Togutil di Halmahera Utara, Suku Kombai dan Korowai di Papua, atau Suku Kubu di Jambi dan Sumatera Selatan.
Keterasingan ini bisa karena keterisolasian secara geografis. Namun, tidak jauh dari Jakarta, sejarak 160-an km, atau kurang dari empat jam perjalanan, tinggallah Suku Baduy di wilayah Provinsi Banten. Suku ini mengisolasi diri dari kemajuan peradaban. Jika mengutip penelitian Yunita dkk. (2025), suku Baduy merupakan suku bangsa yang masih teguh mempertahankan adat istiadat dan tradisi mereka.
Banyak sekali penulis terkenal sekarang yang naskahnya ditolak berkali-kali oleh penerbit ataupun editor. Namun, mereka tetap tak menyerah. Sampai kemudian ….
Simak penjelasannya dalam video singkat kali ini.
Untuk melihat buku Kita Bisa Menulis atau membaca satu bab buku Matanya Bukan Mata Mefusa, 41 Life Hacks Menyintas di Negeri Orang, silakan unduh gratis di sini: https://linktr.ee/rizaalmanfaluthi
Semoga bermanfaat.
***
Riza Almanfaluthi
8 Februari 2025
Pemesanan buku Matanya Bukan Mata Medusa, 41 Life Hacks Menyintas di Negeri Orang: https://linktr.ee/rizaalmanfaluthi
Pada zaman Kekhalifahan Utsmani, tepatnya di masa Sultan Abdul Hamid II, dibangunlah jalur kereta api dari Damaskus, Amman (Yordania), sampai ke Madinah. Jalur itu selesai dibangun pada 1908 dan mulai beroperasi pada 1912. Namun, sejak Perang Dunia I jalur itu mulai terbengkalai sampai sekarang. Stasiun Madinah dalam Jalur Kereta Hijaz itu menjadi museum belaka pada saat ini. Letaknya kurang dua kilometer dari hotel kami.
Namun, dari tempat mikat kami di Bir Ali, stasiun itu bukan tujuan kami, melainkan Stasiun Kereta Cepat Madinah. Stasiun ini sepi. Tidaklah seramai stasiun kereta yang ada di tanah air. Tempat parkir stasiun luas. Ada masjid juga. Bus yang mengantarkan kami langsung meninggalkan stasiun begitu semua penumpangnya turun. Tidak ada kendaraan lain, kecuali satu kendaraan polisi yang ikut meninggalkan stasiun juga. Sekilas saya melihat salah satu polisi itu merokok.
Sering kita mendengar perjalanan haji dengan menggunakan mobil, motor, sepeda, atau jalan kaki menuju kota suci Makkah dengan melewati banyak perbatasan negara. Kali ini, secara acak, saya melihat konten di media sosial tentang perjalanan haji unik dari Spanyol. Moda transportasi yang mereka gunakan adalah makhluk hidup: kuda.
Peziarah itu adalah Abdallah Hernandez, Abdelkader Harkassi, dan Tariq Rodriguez. Ada satu orang bernama Bouchaib Jadil berada di mobil yang mengiringi mereka untuk memberikan dukungan logistik. Baca Lebih Banyak
Atas pembagian gaji Januari 2025, mestinya para pekerja di empat sektor industri ini mendapatkan tambahan kas secara tunai dari pemerintah melalui perusahaannya.
Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas Penghasilan Tertentu yang Ditanggung Pemerintah. Paket stimulus ini dikeluarkan untuk menjaga tingkat kesejahteraan dan keberlangsungan daya beli masyarakat dan menjalankan fungsi stabilitas ekonomi dan sosial.
Pesawat Boeing 777-368 (ER) Saudia Airline ini berada di ketinggian 10.000 kaki. Di atas Laut Andaman. Masih ada ratusan kilometer lagi jauhnya dari Banda Aceh, bahkan sekitar tiga jam perjalanan lagi menuju Jakarta.
Di samping saya, di kursi tengah, adalah laki-laki yang berusia hampir 80 tahun. Namanya Aziar Abdul Muluk. Dalam rombongan kami ia sering dipanggil Kakek. Kakek Aziar ini sangatlah tangguh untuk mengikuti seluruh agenda yang diberikan oleh mutawif, berbanding terbalik dengan tubuhnya yang menua.
Modal seperti apa tuh yang bikin kita tambah mahir dalam menulis? Simak penjelasannya dalam video singkat kali ini.
Untuk melihat buku Kita Bisa Menulis atau membaca satu bab buku Matanya Bukan Mata Mefusa, 41 Life Hacks Menyintas di Negeri Orang, silakan unduh gratis di sini: https://linktr.ee/rizaalmanfaluthi
Semoga bermanfaat.
***
Riza Almanfaluthi
8 Februari 2025
Pemesanan buku Matanya Bukan Mata Medusa, 41 Life Hacks Menyintas di Negeri Orang: https://linktr.ee/rizaalmanfaluthi