Short Message Box Kanwil Jakarta Khusus Lemah


Tutorial Hacking: Short Message Box Kanwil Jakarta Khusus Lemah

Sekitar satu tahun yang lalu saya pernah mencoba untuk menyamarkan IP Address pada menu Short Message Box (SMB) Kanwil Jakarta Khusus dan bisa, saya pun telah memberikan semacam warning bahwa SMB ini rawan dimanipulasi. Entah ditindaklanjuti atau tidak oleh webmasternya.
Pagi ini saya teringat kembali dengan SMB Kanwil Jakarta Khusus dan saya coba kirim dengan IP Address yang tidak benar dan tetap saja bisa tampil, padahal IP Address saya adalah 10.7.3.192. Untuk lebih jelasnya coba Anda klik saja halaman ini: http://10.254.200.215/web7/daftarpesan.asp .
Sebenarnya gampang saja sih untuk merubah IP Address kalau Anda malas mempelajari tutorial ini. Caranya:
1. Anda klik dua kali icon computer di sudut kanan layar komputer Anda dan akan tampil Local Area Connection Status.
2. Lalu klik Properties;
3. Muncul tampilan Local Area Connection Properties;
4. Di tab General, coba Anda menuju area yang bertuliskan This connections uses the following items;
5. lalu pilih dengan klik dua kali Internet Protocol (TCP/IP);
6. akan muncul Internet Protocol (TCP/IP) Properties;
7. Ubah saja IP Address Anda, namun tentu saja yang Anda bisa ubah supaya bisa tetap konek ke jaringan dan intranet adalah dua atau tiga digit terakhir.
Keterbatasan cara ini adalah Anda tetap bisa diketahui berasal dari kantor mana Anda berasal walaupun tidak tahu siapa Anda dan keterbatasan lainnya adalah akan terjadi konflik karena IP Address tersebut telah dipakai oleh komputer yang lain. Sehingga anda masih harus tetap coba-coba IP address mana yang kosong atau tidak terpakai, kecuali anda punya software IP Scanner seperti Networkview dan lain-lain. Itu saja sih.
Nah, Pada tutorial kali ini saya akan memberikan sedikit banyak tentang bagaimana caranya kita dapat mengubah IP Address dalam SMB ini. Silahkan pelajari dan nikmati saja:
1. Kita Install terlebih dahulu HTML Editor—karena kita akan kirim SMB melalui MS Fp, contohnya buat yang amatir seperti saya Microsoft Frontpage (MS Fp) sudah cukup. Di Windows Office 2000 dan Office 2003 MS Fp tidak lagi dijadikan satu bundel dengan Program Windows Office konvensional seperti MS Word, Excel dan lain-lain. Jadi Anda harus beli terlebih dahulu program ini;
2. Setelah kita menginstal MS Fp, maka kita berkunjung ke situs Kanwil Jakarta Khusus di http://10.254.200.215/web7/ ;
Kita lihat-lihat, cukup baiklah. Di halaman utama ini tidak di blocking dengan script anti klik kanan. Coba saja Anda klik kanan, maka akan muncul beragam menu. Abaikan saja, kita tidak perlu klik kanan di sini;
3. Lalu kita coba mengirim pesan di SMB dengan klik kirim;
4. Akan muncul tampilan “Kirim Pesan Anda” di halaman http://10.254.200.215/web7/kirimpesan.asp . Nah, di sini coba Anda klik kanan, maka akan ada alert script pemblok klik kanan yang berbunyi: “Terimakasih, Anda telah mengklik kanan.” Script ini dibuat untuk agar pengunjung tidak boleh melihat source-nya. Jangan khawatir ini gampang sekali dilihat. Coba Anda klik View di atas dan pilih source, maka sourcenya bisa dilihat.
Di sana ada dua Javascript yang pertama untuk Fungsi buat memastikan bahwa semua field telah diisi dan Funsi Mematikan Klik Kanan. Abaikan saja, ini tidak perlu bagi kita.
5. Langkah selanjutnya coba buka File dan pilih Edit with Microsoft Office Frontpage. Editan ini akan tampil jika anda sudah menginstal MS Fp.
6. Di MS Fp pada sheet split akan terlihat kode HTML dan preview di bawahnya. Saya tampilkan kode yang penting di sini:

<form method=”POST” action=”/web7/kirimpesan.asp” name=”form1″ onSubmit=”return CheckForm(); “>
<table width=”400″ align=”center” class=”teksbiasa” height=”181″>

Pada tampilan di atas ada action=”/web7/kirimpesan.asp”, Anda harus jeli disini karena kalau Anda membiarkannya seperti ini Anda tidak dapat kirim pesan melalui MS Fp. Kode di atas adalah alamat tujuan pesan Anda akan di tulis dan ditampilkan. Alamat tersebut tidak sempurna oleh karena itu perlu ditambahkan dengan alamat yang sebenarnya pada tanda kutip di atas yakni dengan alamat Homepage Kanwil Khusus yakni http://10.254.200.215/.
Berikut tampilan alamat yang benar:

<form method=”POST” action=”http://10.254.200.215/web7/kirimpesan.asp&#8221; name=”form1″ onSubmit=”return CheckForm(); “>
<table width=”400″ align=”center” class=”teksbiasa” height=”181″>

7. Setelah itu, baru kita ubah IP Addressnya, saya tampilkan kodenya pentingnya masih di sheet split:

<input type=”hidden” name=”ip” value=”10.7.3.192″ size=”32″>
<input type=”hidden” name=”MM_insert” value=”form1″>

Nah, ternyata saat kita coba kirim SMB, asp langsung otomatis mencatat IP Address kita dan menampilkannya dalam source di atas. IP saya adalah 10.7.3.192, nah coba kita ganti dengan 10.11.3.254, tampilannya seperti ini:

<input type=”hidden” name=”ip” value=”10.11.3.254″ size=”32″>
<input type=”hidden” name=”MM_insert” value=”form1″>

8. Setelah Anda menulisnya di Split maka kita berpindah ke tab Preview di MS Fp. Maka akan muncul tampilan “Kirim Pesan Anda” persis seperti yang ada di alamat: http://10.254.200.215/web7/kirimpesan.asp .
9. Lalu kita coba isi formnya, contoh seperti ini:
Dari: dedaunan
Untuk: ar
Pesan: semoga di tempat baru lebih giat bekerja.
Lalu klik tombol kirim.
10. Dan Anda lihat hasilnya, bahwa IP saya bukan 10.7.3.192 tapi 10.11.3.254.
11. Berhasil, coba Anda cek di http://10.254.200.215/web7/daftarpesan.asp

Itulah, sedikit tutorial kali ini dari saya. Anda masih belum mengerti? Coba pelan-pelan saja. Untuk mudahnya, artikel ini Anda print terlebih dahulu supaya enak saja dibacanya agar tidak bolak-balik buka ini dan itu.
Dan sebagaimana biasa dalam dunia tutorial perhackingan, saya selalu katakan, “Kalau Anda merusak Anda semestinya jadi cracker saja. Anda akan dimintakan petanggungjawaban di akhirat kelak dan pasti ada balasan atas perbuatan merusak itu. Dan terakhir saya tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang ditimbulkan atas posting artikel ini! Artikel ini dibuat hanya dalam rangka pembelajaran semata.”
Semoga bermanfaat.
Kepada Webmaster Homapage Kanwil Jakarta Khusus maaf selalu dari saya.

dedaunan di ranting cemara
di antara perubahan haluan dalam menulis
11:24 23 Agustus 2005

Here I am?


kenapa aku disini…?

batu itu masih tertoreh kata
walau satu dekade berlalu
tak lapuk oleh derasnya air sungai cimanuk
kenapa aku disini…?
gelap kan datang
ketika aku tetap berdiri di batu itu
merenungkan semua
pada pahatan
pada yang telah kuukir
kenapa aku disini…?
dingin malam mulai menari-menari
ketika aku tetap berdiri dibatu itu
dengan terangnya lampu badai
tetap menerawang
kenapa aku disini…?
kutemukan jawabannya
kebingungan masih ada

apresiasi Pak Mubari-Surabaya:

guratan retak kata
tertoreh di batu tak lekang
dekade tertelan kala
retak tak lapuk
tererosi derasnya cimanuk
tercenung aku
tertanya
kenapa aku disini…?
gelap merunduk
perlahan memangsa siang
masih jua aku tercenung
berlabuh di retak pahatan batu
yang kuukir dengan lidah kelu
aku masih tercenung
kenapa aku disini…?

dedaunan di ranting cemara
di ranting patah
new edited: 17 Agustus 2005

Ada Jauh Setelah Nun


22.08.2005 – ada jauh setelah nun

sendiri
menuruni jalanan sepi
menyulam sore
tanpa semburat senjanya
kuhirup segar
bau tanah yang tersiram gerimis
memenuhi rongga dada
sedangkan
nun jauh di atas sana
ada banyak kata mengisi bait-bait
gunung, lembah, kabut, cemara, mendung,
gemericik air, hijaunya dedaunan, pinus, burung …
dan jalanan itu masih tetap sepi
di sorenya Baturraden
dedaunan di ranting cemara
di antara turunan menikung
Sunday Morning, January 26th, 2003

Akhirnya Saya Pindah


19.08.2005 – akhirnya saya pindah ke KPP PMA Empat (fenomenal)

Setelah hampir delapan tahun lamanya sejak tahun 1997, maka akhirnya mitos saya sebagai Makhluk Penunggu dan orang kuat KPP PMA Tiga runtuh juga. Dulu malah ada yang bilang, ” Kamu nantinya jangan-jangan jadi Korlak, jadi Kasi, jadi Kakap di sini juga lo.” setelah melihat bahwa saya selalu lolos dari mutasi. “Keenakan amat”, pikir saya.
Waktu tahun 2002, saya termasuk yang kecewa karena tidak diikutkan dalam rombongan mutasi. Teman-teman saya satu angkatan yang ada di KPP PMA Tiga pindah semua terkecuali empat orang yang didalamnya termasuk saya. Kecewa karena saya tidak mendapatkan pengalaman baru.
Sekarang anehnya, saya kok, seperti tidak mau dipindah ya…? Tapi apa boleh buat, pengumuman mutasi ini akan membuat saya mendapatkan pelajaran berharga di kantor baru. Mungkin…
Dan terus terang, pengumuman ini merupakan pengumuman fenomenal, tidak terduga, tanpa isu, hening sesunyi malam pekat. Tidak seperti dulu-dulu. yang ramai dan ditunggu-tunggu. Bagus lah…
Saya hanya berharap ini merupakan suratan terbaik yang diberikan Allah kepada saya. Saya berharap ini pertanda bahwa saya didekatkan dengan masjid Sholahuddin yang kadang tertinggal oleh saya. Saya berharap Allah memberikan kehidupan, suasana, romantika yang lebih baik lagi. Ya Allah, kabulkan doa saya.
Itu saja dulu, oh ya saya belum kabarkan berita ini kepada Qoulan Syadiida, kali ini petuah-petuah indah apa lagi yang akan terpancar darinya. Sungguh darinya saya banyak mendapatkan pencerahan…Apalagi dari dua pasang mata disisinya yang selalu membuatku bahagia.
Indahnya siang ini…
dedaunan di ranting cemara
di antara gemericik suara keterkejutan
13:52 19 Agustus 2005

I’m not a Bird


kukepakkan sayap ini
melesat ke gumpalan awan putih,
bercengkerama dengan alam,
aku bukan burung
tapi ruh yang adanya adalah tiada

Display Name Fordis


Sebenarnya hal ini sudah dibahas diblog-nya Ghost, tepatnya di link:
http://10.9.4.215/blog/ghost/5870/ sila klik saja. Namun ada baiknya pula saya tampilkan lagi disini:

Merubah Display Name di http://portaldjp
Jul. 29, 2005
ini neh cara untuk merubah Merubah Display Name di http://portaldjp.
caranya cukup mudah kok tinggal klik aja kok.
1. klik dengan username & password anda. http://portaldjp.intranet.pajak.go.id/C3/Komputerisasi/_layouts/1033/UserEdit.aspx?ID=xxxx&Force=True
2. ID=xxxx diisi dengan id anda di portaldjp.
3. kemudian isi displayname nya. save & close.
4. coba posting di forum dan lihat hasilnya.
ghost tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang ditimbulkan atas posting artikel ini.
ilmunya didapat dari Mr. cr0n1c5

Nah yang jadi masalah adalah tidak semua orang dapat mengetahui ID-nya, sehingga sepertinya saya perlu sedikit membantu untuk mencari ID itu. Berikut uraiannya:
1. Terlebih dahulu kita masuk ke Portal DJP dengan menggunakan username dan password masing-masing.
Contohnya, kalau saya coba masuk portal dengan menggunakan NIP 060101***.
Username: intranet60101***
Password: 060101***
2. Masuk Forum Diskusi
3. Pilih: Umum
4. Lalu kita coba posting apa saja. Contoh kita tulis disini: Halo Cinta….
5. Setelah tampil display post dan telah kita isi maka klik save and close
6. Akan tampil di halaman utama fordis postingan baru kita.
7. Dan terlihat bahwa nama pengirim postingan tersebut ada disebelah kanan, ingat-ingat betul namanya yah, jangan samapai lupa.
8. Sekarang saatnya untuk mengetahui berap ID kita. Coba klik kanan halamn utama fordis tersebut.
9. Akan muncul halaman Notepad yang berisi kode-kode HTML yang amat ruwet itu. Bagi yang belum mengerti tenang aja coy… Coba Anda tekan tombol Ctrl dan F untuk melakukan upaya pencarian.
10. Setelah muncul tampilan pencarian coba ketik nama kita yang ditampilakan di halaman utama fordis, misal: ucup, lalu kita tekan tombol Find;
11. Maka kita diarahkan kepada paragraph yang mengandung kata ucup di Notepad tersebut.
12. Nah, cari deh, sampai ketemu tulisan ID itu. Contoh bila kita ber ID 345 maka dalam paragraph tersebut akan ada tulisan ID=345. Ingat-ingat yah kode ini.
13. Saatnya kita memainkan kode ini dengan keluar telebih dahulu Portal DJP.
14. Coba kopi alamat ini ke Address Internet Explorer (IE): http://portaldjp.intranet.pajak.go.id/C3/Komputerisasi/_layouts/1033/UserEdit.aspx?ID=xxxx&Force=True

Dengan mengganti terlebih dahulu huruf xxxx di atas dengan kode kita, misal dengan kode 345. Lalu kita klik tombol GO di IE atau enter.
15. Akan muncul tag berisi isian username dan password. Masukkan:
Username: intranet60101***
Password: 060101***
16. Akan tampil setelahnya adalah tampilan edit user, maka silahkan ganti dengan nama yang Anda kehendaki lalu Save & Close;
17. Lalu coba posting di forum dan sila lihat hasilnya.
18. Selesai.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini, yakni walaupun kita menggunakan nama lain, tetapi masih bisa diketahui siapa yang mengirim ini dengan mengklik kanan pengirim di halaman utama fordis. Lalu klik properties, maka akan tampil nama yang sudah diganti itu dengan NIP yang kita masukkan.
Karena di portal DJP kita tidak dapat mengubah password milik kita masing-masing—kecuali kalau kita ada pertemanan dan permintaan dengan webmaster Portal, maka kadang bisa disalahgunakan dengan memakai NIP orang lain. Maka dari itu saya berpesan kepada Anda-anda semua sebagai orang beriman, bahwa semua akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak, oleh karena itu sebaiknya pakai saja NIP kita sendiri.
Juga ini masih menunjukkan adanya kelemahan Portal DJP, walaupun saya acungi jempol kepada mereka, bahwa portal ini sudah cukup aman kecuali masalah ini.
Satu hal lagi, hacking dapat dilakukan tidak hanya dengan tools yang njlimet dan harus mengerti banyak program. Kata S’to: hacking itu sederhana. Maka ini adalah contoh hacking yng sederhana. Anda layak disebut Hacker, tapi kalau sudah merusak maka tanggalkan dan buang sebutan itu, dan Anda layak hanya mendapatkan julukan Cracker (si perusak).
Dan sebagaimana biasa dalam dunia tutorial perhackingan, saya katakan, “saya tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang ditimbulkan atas posting artikel ini!” Artikel ini dibuat dalam rangka pembelajaran.
Itu saja dari saya, kurang lebihnya mohon maaf. Billahittaufik walhidayah.
Wassalaamu’alaikum wr.wb.

dedaunan di ranting cemara
di antara keinginan kuat dari semalam untuk menulis hal ini
08:14 19 Agustus 2005
Merdeka…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

SMS Ini Membuatmu Menangis


sms ini membuatmu menangis

[Semalam aku tanya pada malam tentang engkau:
Apakah kau tak punya hati
untuk mencintai diriku yang selalu mencintaimu
walau aku selalu melukaimu?
biarlah airmata ini menjadi saksi,
keberadaan benteng cintaku
yang kian kokoh terbangun hanya untukmu]

dedaunan di ranting cemara
di antara Brown, Hitti, dan Haikal
10:07 17 Agustus 2005

Hidup Itu Bukan Sebait Lagu



lelap kulelapkan tidurku
sampai kau datang padaku
aku akan menyanyi sebuah lagu tentang cinta
yang berakhir bahagia seperti pertama
aku cinta kepadamu…(lagu tentang cinta)
Hidup itu bukan sebait lagu, yang mengungkapkan hanya kebahagiaan semata. Namun dibalik itu sudah pasti dan niscaya adanya kepedihan, kekecewaan, nelangsa, dan tangisan. Maka selayaknya tak perlu merindukan bait-bait lagu untuk diperdengarkan dalam setiap waktu kita.
Hidup itu bukan sebait lagu, yang mengungkapkan hanya kebahagiaan semata. Namun dibalik itu ada dorongan agar kita selalu merasa sempit terasa dunia ini, bahkan putus asa menjadi teman setia. Maka sudah selayaknya tak perlu merindukan bait-bait lagu sebagai pemuas nelangsa karena ia hanya semu.
Maka sore ini, tak perlu kita dengarkan lagu tentang cinta dari Bebi Romeo dan Rita Effendi, karena ayat-ayat-Nya sudah menunggu kita untuk dibaca, yang tentu dan sudah pasti ada di dalamnya pula tentang ayat-ayat cinta.
Maka bacalah ia. Aku merindukannya.
dedaunan di ranting cemara
di antara kalendar yang menuju tanggal merah
16:55 16 Agustus 2005

Merdeka pun Kau Tetap Mati


pada tanah rantau yang tercium amisnya darah
kutancapkan satu bambu runcing kuning mengilat
agar aku berdiri tegak kibarkan merah putih
menantang cambuk angin yang menggelepar-gelepar
memandang Bandung berkubang lidah api yang menjulur-julur
menunggu matahari yang masih saja tak mau terbenam
menghitung tapak demi tapak gerilya
tapi!!!
aku tak mampu menelan kala agar berhenti memilin detiknya
aku tak mampu menyapa tahun keseribu
aku tak mampu menghentikan tujuh setengah windu
yang membuatku mengeriput, ciut, kecut
aku tak mampu menjadikan bambu ini kayu Sulaiman
dan akhirnya aku takut menidurkan jiwa ini
karena harga liang kubur yang melangit
tak mampu kubayar seringgit demi ringgit
dengan kaleng tua di tangan yang menjepit
menanti sesen dua sen dari lalu lalang yang tersenyum sengit
tapi!!!
saksikanlah aku menjadi busuk di Asia Afrika
yang tak mau menerimaku di sudutnya
saksikanlah aku beralas merah putih
hingga tahu-tahu semut-semut masuk
melalui semua lubangku
aku mati

dedaunan di ranting cemara
di antara menit-menit jelang kemerdekaan
18:40 15 Agustus 2005

Ukhuwah Islamiyah


Ahmad—sebut saja demikian—terlihat meneteskan air matanya ketika ia membaca sebuah artikel tentang penderitaan kaum muslimin Bosnia, dalam sebuah majalah Islam pada pertengahan tahun 1994. Ketika ditanya kenapa ia sampai menangis, ia hanya menjawab, hatinya terasa perih dan seperti ikut merasakan penderitaan mereka.

Sekarang ia sudah menjadi seorang pegawai negeri di sebuah departemen ternama di republik ini. Dan hatinya tetap selalu merasakan penderitaan umat Islam di manapun mereka berada, bahkan penderitaan itu sempat ia rasakan kembali tidak hanya untuk saudara-saudara seakidahnya nun jauh disana, namun di dua tempat di negara ini yang dijadikan tempat pembantaian dan penghinaan umat Islam.

Refleksi dari keprihatinannya ia wujudkan dalam bentuk selalu ikut serta meramaikan aksi demonstrasi menekan pemerintah untuk bertindak ditengah waktunya yang sangat padat. Ia katakan, mungkin hanya itu pengorbanan secara fisik yang ia lakukan selain infaq dan do’a untuk membantu saudara-saudaranya.

Ahmad mungkin salah satu dari sedikit orang dari 220 juta penduduk di Nusantara ini yang mengamalkan suatu konsep yang dalam Islam disebut Ukhuwah Islamiyah
Dalam salah satu tulisannya, Sayid Sabiq—seorang ulama Mesir penulis kitab Fiqhussunnah—menyatakan bahwa salah satu dari enam pilar kebangkitan umat Islam saat ini adalah quwwatuljama’ah (kekuatan jama’ah). Dan unsur utama pembentuk dari kekuatan tersebut adalah Ukhuwah Islamiyah—Persaudaraan dalam Islam.

Dalam konsep Islam, Ukhuwah Islamiyah adalah suatu konsep persaudaraan yang dilandasi oleh landasan yang amat kokoh yakni ‘aqidah. Abu Ahmad Marwan pun mengatakan dalam salah satu bukunya (1994:120) bahwa persamaan aqidah inilah yang akan membawa kepada persamaan pandangan hidup dan orientasi perjuangan.

Dengan konsep ini Islam tidak membatasi dirinya dalam suatu etnis bahkan batas geografis sekalipun, sehingga siapapun orangnya yang telah mengikrarkan kalimat tauhid dan persaksian Muhammad sebagai rosul-Nya, di mana pun ia berada, apapun warna kulitnya, maka ia adalah sesama saudara.

Konsep persaudaraan ini melandaskan dirinya pada Q.S Al-Hujurat ayat 10 yang artinya:
Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Alloh supaya kamu mendapat rahmat.

Dan salah satu hadits Muttafaq ‘alaih dari Ibnu Umar yang berbunyi:
Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Barang siapa membantu keperluan saudaranya maka Alloh alan membantu keperluannya.

Dengan ukhuwah inilah Rosululloh dapat menyatukan hati dari dua suku di Madinah yakni suku ‘Aus dan Khajraj yang sebelum mereka mengenal aqidah Islam mereka selamanya selalu berperang dengan menimbulkan kerugian yang amat besar dan dendam yang tak kunjung padam.

Kehancuran kekhalifahan Umayyah di Andalusia, Utsmaniyyah di Turki menjadi fakta sejarah yang tak bisa dilupakan oleh umat Islam ketika simpul aqidah tercabik-cabik dengan semangat kesukuan yang begitu besar. Perseteruan internal antar qabilah di Andalusia itu memuncak dengan adanya permintaan kepada musuh-musuh Islam untuk membantu menakhlukkan qabilah yang lain. Atau superioritas nasionalisme yang dihembus-hembuskan antara Turki dan Arab membuat Kekhalifahan Utsmaniyah yang dulu begitu luas dan kuatnya, runtuh dan mendapat julukan yang amat menghinakan pada saat itu yakni “orang sakit di Eropa”.

Bila melihat kondisi umat Islam sekarang ini maka tampak sekali betapa ukhuwah Islamiyah menjadi suatu hal yang hanya ada pada tataran abstrak dan belum—untuk tidak mengatakan tidak—dapat diimplementasikan pada tataran empiris, tidak sekedar hanya sebuah isi khutbah dari masjid ke masjid atau tulisan di berbagai media belaka.
Dengan kekuatan ini pula umat Islam mengibarkan panji-panji peradabannya yang gemilang ke seluruh dunia. Namun ketika umat mulai meninggalkan tali ukhuwah, hal yang berlawanan pun terjadi.

Bukti nyata dari semua ini adalah ketika darah mengalir dari tubuh-tubuh kaum muslimin yang teraniaya di pelbagai penjuru dunia seperti Chechnya, Bosnia, Palestina, Rohingya, Philipina, Ambon, dan Poso, umat Islam terdiam, hanya segelintir orang dan sedikit sekali media yang memberikan keprihatinan atas semua itu. Bahkan ketika ada dari sedikit orang itu memberikan pengorbanan secara fisik untuk membantu saudara-saudaranya itu terlepas dari kekejaman-kekejaman, publik langsung mengecam mereka sebagai fundamentalis Islam, Ekstrimis Islam, Radikalis Islam bahkan julukan terkenal saat ini yakni Teroris Islam.

Akankah mereka ingat akan sabda Baginda Rosululloh SAW yang mengatakan bahwa umat Islam itu bagaikan satu tubuh yang bila salah satu bagian tubuh itu sakit maka seluruh bagian tubuh lainnya akan merasa sakit pula.

Alhamdulillah, di tengah kegersangan itu, seorang menteri pada kabinet lalu ini yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Dr Rokhimin Dahuri dalam suatu acara di Jambi mengutip hadits tersebut sembari menambahkan bahwa ketika ada saudaranya di bagian daerah lain yang terkena musibah, maka sudah sepantasnya saudaranya yang lain ikut merasakan musibah yang dialami umat Islam tersebut. (Republika, 15/11). Ukhuwah ini menurutnya adalah satu dari empat hal yang dibutuhkan oleh umat Islam sekarang ini, tiga hal lainnya adalah ‘aqidah, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta ekonomi perdagangan.

Yang jadi pertanyaan saat ini akankah ukhuwah Islamiyah ini dapat melekat di setiap hati umat? Untuk menjawabnya mungkin perlu mengambil 3M-nya Aa Gym, yakni yang pertama adalah mulai dari diri kita sendiri. Kita tanamkan konsep tersebut dalam bentuk usaha keras untuk mempererat kasih sayang dan silaturahim pada lingkup keluarga terlebih dahulu, dan berusaha untuk selalu sholat berjamaah.

M yang kedua adalah mulai dari hal yang kecil contohnya adalah selalu merapatkan shof pada waktu sholat berjama’ah dengan mempertemukan kaki dan bahu kita, karena salah satu contoh kecil yang nyata dari belum bersatunya tali ukhuwah umat pada saat ini adalah ketika mereka tidak bisa merapatkan shof-shof mereka pada waktu sholat.

M yang ketiga adalah mulai dari saat ini, ketika selesai membaca tulisan ini langsung kita bertekad untuk mengerjakan 2M yang pertama dan niatkan dengan ikhlas bahwa yang kita lakukan ini adalah untuk membangun kembali peradaban Islam yang gemilang di atas pilar kekuatan jama’ah dan yang akan menjadi bukti keimanan bahwa kita mencintai saudara kita melebihi kecintaan kepada diri kita sendiri, nanti kelak di hari ketika semua manusia dimintakan pertanggungjawabannya oleh Alloh SWT.

Sesungguhnya berhasil atau tidak upaya itu ataupun lama atau tidaknya perjuangan itu adalah urusan Alloh SWT, yang terpenting bagi kita adalah ‘amal yang yang terus menerus, dan do’a yang kita sampaikan setiap saat.

Sebuah perumpaan tentang hasil dari suatu usaha, yaitu ketika si tukang batu berhasil memecahkan batu pada pukulan yang keseratus, namun si tukang batu menyadari bahwa bukan pukulan yang ke seratus itulah yang berhasil memecahkan batu itu namun hasil dari pukulan-pukulan sebelumnya mulai dari pukulan yang kesatu sampai kesembilan puluh sembilan.

Sehingga perjuangan menanamkan konsep ukhuwah Islamiyah ini disadari perlu suatu kerja terus menerus, yang entah apakah kita akan dapat merasakan hasilnya ataukah anak cucu kita kelak.
Wallohuta’ala a’lamu bishshowab. (ac)