Bangke


Betina itu bersama kucing garongnya.

Kemarin sore, sewaktu berdesak-desakan di atas Commuter Line saya menelepon Kinan. Suara di seberang sana terasa sedih. Ya, Kinan menangis karena induk kucing itu tiba-tiba sudah jadi bangke di depan rumah. Entah ketabrak atau sakit. Badan betina kucing itu memang kurus apalagi dia sedang menyusui kelima anaknya.

Langsung saya lemas dan berusaha browsing cara menyelamatkan bayi-bayi kucing yang baru berumur satu bulan itu. Ada blog yang menceritakan pengalamannya dalam penyelamatan anak kucing yang ditinggal induknya. Awalnya berhasil tapi pada akhirnya jadi bangke juga.

Di Citayam belum ada pet shop. Sebelum sampai rumah kami beli vitamin, semata dalam kemasan kotak vitamin ada pipetnya. Pipet itu gunanya untuk beri susu kepada anak-anak kucing itu. Apotiknya kebetulan tak menjual pipet secara khusus.

Sampai rumah, kelima anak kucing itu sedang menangis. Bingung. Saya, istri, dan Kinan berusaha kasih air susu via pipet. Lumayan sih. Lama-kelamaan  mereka terdiam. Capek menangis menunggu ibunya tak berkesudahan, tak tahu bahwa induknya telah tiada.

Jam satu malam saya bangun dan mengecek mereka. Mereka sedang bertumpuk-tumpuk untuk mendapatkan kehangatan. Sudah 12 jam mereka tidak dapat lagi belaian dari ibunya. Tidak tahu sampai kapan mereka akan bertahan. Saya keluar rumah berharap ada betina putih milik tetangga sedang keluar mencari mangsa. Betina putih ini  sedang bunting tua.  Dulu musuhan sama betina saya yang sudah meninggal itu. Kalau ketemu pasti sudah pasang ancang-ancang berkelahi saja. Dini hari itu saya harus kecewa, betina putih tidak sedang patroli. Adanya malah dua kucing garong. Satunya lagi ngorok di atas kardus, satunya lari saat saya dekati.

Betina itu semasa hidup.

Paginya saat kami mau meninggalkan rumah, saya melihat Kinan sedang sigap memberi mereka susu via pipet itu. Kinan tega-tegain diri supaya mereka mau membuka mulut dan memasukkan pipet yang ujungnya besar itu ke dalam mulut mereka dan mengalirkan cairan itu ke dalam perut mereka. 

Siang itu saya menelepon rumah dan menanyakan kabar mereka. Ada ide untuk mendatangkan betina putih ke rumah, kali saja dia tersentuh nuraninya untuk menyusui anak musuhnya. Bahkan ada ide lain untuk membuang mereka. Ide yang kami tolak dengan keras. Begini-begini kami masih punya nurani.

Saya iseng mengirim pesan di grup whatsapp keluarga. Ingat adik saya yang juga lagi memelihara kucing Angora. Saya minta dia untuk membelikan dot di pet shop. Dia ternyata ahli tentang perkucingan juga. Malah dia menawarkan diri untuk membawa  lima anak kucing itu ke rumahnya. Subhanallaah….Di rumahnya ada dua indukan Angora, dengan delapan anak kucingnya. Sudah lumayan besar tapi masih menyusui. Plong pikiran saya, pertolongan Allah yang tidak disangka.

Akhirnya sore ini adik saya membawa 5 kucing itu ke rumahnya. Dan mengirimkan foto kelima anak kucing itu yang sedang menyusu kepada ibu barunya dengan begitu hebatnya. Sedangkan saudara-saudara baru mereka yang berwarna putih menonton tanpa marah sepertinya. “Siapa sih ini…?” tanya mereka barangkali. 

Kata adik saya, induk kucing Angora ini mau menyusui mereka. Ada beda perawakan antara anak kucing kampung dan kucing Angora walaupun umurnya sama-sama sebulan. Gedean kucing Angora katanya. 

Akhirnya mereka tak lapar lagi.

Pyuh, akhirnya. Semoga mereka bisa tumbuh dewasa. Di Instagram ada akun @karmabjwt,  akun yang sering membagi video pengasuhan kucing-kucing besar seperti singa, harimau, cheetah, leopard, dan lain sebagainya. Juga sering membagi video “Angel” yaitu video yang menceritakan manusia-manusia yang menyelamatkan binatang yang sedang menderita atau terjebak sesuatu. Ternyata, tak perlu jauh-jauh saya menemui mereka, di Citayam ada salah satu malaikat itu. Thank you Bro. You are a hero.
***
Riza Almanfaluthi

Dedaunan di ranting cemara

Lantai 16, 2 Februari 2017

Advertisements

2 thoughts on “Bangke

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s