KPP PRATAMA TAPAKTUAN: Di sini, Tiada Henti Membongkar Tacit Knowledge



Hujan turun deras di sore itu seperti air yang disiram ke jalanan kering karena debu kemarau. Langit gelap membungkus. Samudra Hindia menjadi kelabu tak berdaya. Ombaknya memukul-mukul pantai dengan kencang nyaris tanpa kasihan. Angin berhembus yang menggoyangkan dahan-dahan pohon ikut menemani. Tapi gedung megah berlantai tiga ini berdiri kokoh dengan kaki-kakinya menghunjam ke tanah, dalam-dalam. Tak peduli.

Inilah gedung baru Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tapaktuan. Dibangun sejak 2013 dan selesai di pertengahan 2014. Merupakan bangunan termegah di tiga kabupaten yang menjadi wilayah kerjanya: Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, dan Simeulue.

Kabupaten Aceh Selatan meliputi 16 kecamatan beribukotakan Tapaktuan tempat gedung ini berada. Sedangkan Kabupaten Aceh Barat Daya meliputi 9 kecamatan dengan ibu kota Blangpidie, tempat Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Blangpidie. Dan Kabupaten Simeulue yang berada di pulau seberang meliputi 8 kecamatan, dengan ibu kota Sinabang, tempat KP2KP Sinabang berada.

Pada November 2014, gedung itu resmi digunakan sebagai kantor baru setelah boyongan dari rumah toko yang dikontrak sejak tahun 2008. Sekarang kantor ini menjadi episentrum aktivitas seluruh pegawainya untuk meraih target penerimaan pajak 2015 yang telah ditetapkan.

Prestasi itu Mesti

Tahun 2014 yang ditutup dengan penuh kegembiraan menjadi modal kerja keras di tahun 2015. Prestasi banyak ditoreh. Menjadi KPP dengan indeks kepuasan Wajib Pajak terhadap Pelayanan Perpajakan tertinggi se-Kantor Wilayah DJP Aceh atau peringkat 14 nasional. Mendapatkan penghargaan atas prestasi dalam Pencapaian Target Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan PPh dengan prosentase sebesar 113,41%.

Selain itu KPP Pratama Tapaktuan juga meraih penghargaan peringkat 3 se-Kantor Wilayah DJP Aceh dalam Lomba Pelayanan, dua tahun berturut-turut dalam meraih target 100% e-Filling, serta ditutup paripurna dengan pencapaian Target Penerimaan Pajak Tahun 2014 sebesar 103,97%.

Kerja keras itu tetap berlanjut di tahun 2015 dengan target pencapaian penerimaan pajak yang lebih tinggi lagi. Naik 73% dari target tahun 2014 lalu. Kerja keras tetap dilakukan dan doa senantiasa dipanjatkan. Hasil diserahkan kepada Sang Maha Berkehendak.

Doa yang dilaksanakan setiap pagi dan memenuhi ruang-ruang kantor menjadi aktivitas pertama yang dilaksanakan untuk pencapaian itu. Sebagai tanda keberimanan bahwa semua upaya keras itu tak lepas dari campur tangan-Nya.

Sumber Daya

Dengan target besar itu Jailani, Kepala Kantor, dibantu dengan 8 kepala seksi dan kepala subbagian, 2 Kepala KP2KP, 3 fungsional, 13 Account Representative, dan 29 pelaksana siap dalam kerja-kerja keras itu.

Ada 44 ribu lebih Wajib Pajak yang dilayani dan diawasi para penggawa KPP. Terdiri dari Wajib Pajak Orang Pribadi 37.888, Wajib Pajak Badan 4517, dan Wajib Pajak Pemungut sebanyak 2288. Dengan karakteristik Wajib Pajak seperti demikian, maka pengawasan terhadap Bendahara menjadi hal yang pokok dan rutin. Karena prosentase terbesar dari pencapaian penerimaan ada pada Wajib Pajak Bendahara tersebut. Sembari melakukan kegiatan ekstensifikasi dan penggalian potensi terhadap Wajib Pajak Badan.

Terutama untuk sektor-sektor usaha menonjol dan mempunyai potensi perpajakan seperti perkebunan kelapa sawit dan pala, sektor usaha konstruksi, serta di sektor perdagangan walaupun Gubernur Aceh telah menetapkan tiga kabupaten ini termasuk dalam zona pertanian.

Tentu ada banyak halangan dan hambatan dalam penggalian potensi itu tetapi tidak menyurutkan langkah mereka untuk memberikan yang terbaik dalam tugas mulia itu. Salah satu hambatannya adalah data Wajib Pajak yang kurang akurat sehingga sulit diketemukan di lokasi usaha.

Namun aplikasi Geotagging yang menjadi program nasional menjadi sebuah upaya yang banyak membantu. Inilah yang sedang dan seterusnya menjadi salah satu kerja KPP dalam membenahi data Wajib Pajak. Kelak dengan aplikasi ini nantinya seluruh Wajib Pajak terdokumentasikan dan terlacak dengan mudah.

Knowledge Management

Kesudahannya, sinergi dan kebersamaan dari seluruh pegawai menjadi variabel penting dari segala pencapaian dan upaya-upaya tiada henti dalam menggapai target tersebut. Salah satu wujud kebersamaan itu adalah adanya in house training (IHT) mingguan. Dari dan untuk pegawai. Pun, wajib diisi oleh para pegawai yang mendapatkan workshop atau sosialisasi dari eksternal kantor.

IHT mingguan ini penting untuk membongkar tacit knowkedge—pengetahuan yang dimiliki individu yang sulit dikomunikasikan. Terutama tentang bagaimana cara menggali potensi Wajib Pajak.

Kerja merubah tacit knowledge menjadi explicit
knowledge—pengetahuan yang telah diartikulasikan sehingga lebih terstruktur dan dapat disimpan, serta dapat dipindahkan ke siapapun dengan mudah, adalah bagian dari Knowledge Management yang dikembangkan terus menerus oleh KPP Pratama Tapaktuan.

Esensinya adalah agar organisasi tidak kehilangan pengetahuan dan pengalaman berharga yang dimiliki seorang pegawai yang keluar dari organisasi tersebut. Ujungnya adalah kemanfaatan buat organisasi juga.

Dan pada akhirnya hujan yang masih turun di sore menjelang petang itu tak sedikit pun merusak suasana IHT yang sedang berlangsung di lantai dasar gedung, ruang Seksi Pelayanan berada. Karena ada kopi Aceh yang termasyhur nikmatnya, panas, wanginya semerbak, terhidang di meja bersama pisang goreng hangat menjadi kudapan peneman penutup hari. Sempurna.

Di pantai, di seberang kantor, pantainya masih putih, masih dijilat-jilat ombak.

(Riza Almanfaluthi)

Artikel ini dimuat di e-Magz Direktorat Jenderal Pajak edisi Oktober 2015.

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s