07.12.2005 – POEM: Peluru Penghias Jantung
bidadariku yang cantik
datanglah padaku
tuntun aku
pada taman mewangi mawar
bergemericik syahdu air memancar
membasuh
torehan luka di sekujur tubuh
tanda abadi pedang, tombak, dan panah
dengan debu-debu tanah Palestina,
Afghanistan, bahkan Irak-ku sayang
atau tetesan salju kaukakus dan balkan
bidadariku yang cantik
datanglah padaku
tuntun aku
pada taman firdaus
hapus memori terakhir ini:
ada peluru menembus jantungku
cuma penghias agar aku
dapat menemui Penciptamu segera
sedang mewangi misik masih terasa harumnya.
dedaunan di ranting cemara
kalashnikov berkalang tanah
17:42 07 Desember 2005
subhanallah telah allah titipkan keindahan kata pada hati hambanya
menjadi penawar resah
menoreh hiasan pada darat nan gundah
bagaimana pun jua
ingin kumiliki jiwa yang penuh semangat kata
yang punya manifestasi amaliyah
salam kenal
LikeLike