Dirimu Memang Bermakna?


07.10.2005 – dirimu memang bermakna?

ketika diri kembali punya makna,
betapa miskinnya aku dengan perbendaharaan-Nya;
ketika diri kembali punya makna,
betapa fananya aku dengan keabadian-Nya;
ketika diri kembali punya makna,
betapa kotornya aku dengan kesucian-Nya;
ketika diri kembali punya makna,
betapa lemahnya aku dengan kemaharajaan-Nya;
ketika diri kembali punya makna,
betapa bodohnya aku dengan kemahapintaran-Nya;
ketika diri kembali punya makna,
betapa ruginya aku dengan segala waktu-Nya;
ketika diri kembali punya makna,
betapa riya’nya aku dengan kemahabaikan sifat-Nya;
maka akankah aku tidak mengambil pelajaran?
dedaunan di ranting cemara
orange 2003

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s