Gagasan dan Argumentasi Bagus, Jangan Lupakan Bungkus


Lomba Menulis Artikel 2022 dalam rangka memperingati Hari Pajak 2022 telah usai.

Beberapa waktu yang lalu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengumumkan siapa pemenangnya.

Saya sebagai pihak internal DJP diamanahi menjadi salah satu dari tiga juri lomba tersebut.

Kembali, yang menjadi pemenang lomba adalah mereka yang memiliki gagasan bagus tanpa melupakan bungkus.

Bungkus itu adalah cara mereka mengemas gagasan dalam tulisan bagus yang memenuhi kaidah menulis populer.

Barang jualan bagus dengan kemasan atau bungkus yang jelek atau biasa saja punya potensi tidak dilirik pembeli. Sebaliknya demikian, bungkus bagus, tetapi isi kosong atau biasa saja.

Selamat kepada para pemenang. Gagasan dan kemasan Anda memang terbaik. Semua juri memiliki penilaian sama atas para pemenang ini.

Terima kasih juga buat penyanyi kebanggaan DJP Mas @febrinoviardi yang telah mengambil gambar dan membuat video ini. Tak tepermanai. 😀🙏

***

Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara

Dari Mereka Saya Belajar Lagi



Above the sky

Pagi itu, lebih dari 30 ribu kaki di atas permukaan laut, awan putih di langit Aceh bergulung-gulung seperti permadani. Cahaya kuning matahari yang baru saja terbit menghiasinya. Memesona saya yang berada di balik jendela Boeing 737-900ER yang menuju Jakarta ini. Ini perjalanan biasa, sekali dalam sebulan dari Tanah Rencong.

Selagi menikmati pemandangan luar biasa itu, saya teringat sesuatu. Sebuah amanah yang harus saya tunaikan segera. Membaca 20 artikel dan menilainya. Sebenarnya, membaca adalah sebuah kebiasaan yang tak bisa saya tampik saat terbang. Dan ketika lelahnya mendera, maka tidur menjadi obat setelahnya.

Saat ini adalah saat yang tepat untuk melakukannya ketika jiwa telah dipenuhi dengan rasa puas terhadap keindahan, akal jernih di pagi hari yang belum tercemari polusi masalah kehidupan, dan badan yang insya Allah senantiasa diberi kesehatan.

Baca Lebih Lanjut.