7 Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Saat Memperpanjang SIM


20160503_090145

Ruang Tunggu. Masih Sepi (Foto Dokumentasi Pribadi).

Jangan sampai telat satu hari pun untuk memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) kalau tidak ingin dianggap sebagai pendaftar baru sehingga harus ikut ujian teori dan praktik lagi. Ini kejadian yang dialami oleh orang lain dan saya lihat sendiri pada saat memperpanjang SIM di Polresta Depok. Kata petugasnya ini adalah aturan baru. Aturan siapa, nomor dan tanggalnya apa, saya kurang tahu.

Sepuluh tahun yang lalu saya memperpanjang SIM C dan membuat SIM A di Polresta Depok. Kemudian lima tahun lalu saya memperpanjang SIM C dan A di Mobil Keliling di Detos. Semua  sudah saya tulis di blog saya dengan judul artikel sebagai berikut:

Prosedur Perpanjangan Surat Izin Mengemudi dan Prosedur Perpanjangan SIM di Mobil SIM Keliling

Nah, sekarang saya ingin kembali mengulas prosedur ini, apakah berbeda dengan 10 tahun yang lalu atau tidak. Ternyata tidak ada yang berbeda. Kenapa hari ini saya tidak memilih perpanjangan SIM di mobil keliling? Karena jadwal untuk hari Selasa itu bukan di tempat yang saya tahu. Saya pilih yang dekat-dekat dari rumah saja.

Berikut 7 hal yang perlu kita ketahui saat memperpanjang SIM di Polresta Depok.

  1. Untuk yang mau memperpanjang SIM persiapkan hal-hal sebagai berikut:
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) 2 lembar;
    • SIM asli;
    • Uang sebesar Rp130.000 buat SIM A, sebesar Rp135.000 buat SIM C;
    • Pulpen buat mengisi formulir.

 

  1. Datanglah di hari kerja, karena biasanya lebih sepi daripada hari Sabtu.
  1. Datanglah pagi-pagi untuk mendapatkan pelayanan lebih dahulu. Kebetulan saya datang pada jam 07.24. Walaupun loket kesehatan dan loket pengambilan formulir bukanya jam 08.00. Waktu itu sudah ada beberapa orang mengantri.
  1. Loket pertama yang harus didatangi adalah Ruang Kesehatan untuk tes kesehatan. Ruangannya berada di lantai dua. Tanya kepada petugas di sana di mana ruang tes kesehatan. Jam delapan pas ruang kesehatan sudah mulai buka. Saya dapat urutan pertama untuk tes kesehatan.

Serahkan fotokopi satu lembar KTP di sini. Karena saya memperpanjang untuk dua kartu SIM         saya bayar tes kesehatan sebesar Rp45.000. Lalu kita dicek tekanan darahnya dan tes buta             warna. Setelah itu kita diberi lembaran hasil tes kesehatan warna kuning dan fotokopi KTP               tadi. Selesai. Kemudian kita beranjak ke Loket Informasi.

 

  1. Loket Kedua: Loket Informasi dan Pendaftaran Pemohon SIM

Letaknya di bawah Ruang Kesehatan.  Petugasnya bilang buka jam 8 pagi, tapi ternyata baru buka jam 08.30. Saya menyerahkan lembaran hasil tes kesehatan dan fotokopi KTP. SIM Asli diserahkan juga di loket ini dan menyerahkan tambahan fotokopi KTP satu lembar lagi.

Di loket ini saya juga menyerahkan uang sebesar Rp215.000 untuk perpanjangan dua SIM. Lalu saya diberi map putih yang berisi formulir biru dan kartu Asuransi Bakti Bhayangkara. Selesai. Kita pindah ke loket lain.

 

  1. Loket Pendaftaran

Letaknya lebih bawah lagi daripada Loket Pendaftaran. Sebelum menyerahkan map putih dan isinya kita harus mengisi terlebih dahulu formulir biru yang ada di map putih itu.

Cara mengisinya gampang. Tinggal mencontoh sebagaimana yang ada di papan informasi dekat loket pendaftaran. Ribuan orang tidak semua bisa memahami  cara mengisi formulir itu dengan gampang makanya dikasih petunjuk mudahnya. Barangkali juga karena petugasnya capek ditanya hal yang sama berulangkali setiap hari.

Di sinilah gunanya pulpen yang kita siapkan, kadang orang harus bergiliran untuk memakai pulpen yang ada di meja dekat papan informasi. Kalau kita sudah siap pulpen, kita akan cepat mengisi formulir dan segera menyerahkannya ke petugas di loket ini. Setelah itu kita menunggu di ruang tunggu untuk dilakukan pemotretan.

20160503_084100

Loket Penyerahan Formulir Pendaftaran dan Papan Informasi Cara Pengisian Formulir

(Foto Dokumentasi Pribadi).

  1. Ruang Foto

Alhamdulillah, karena orangnya masih sedikit, saya tidak lama berada di ruang tunggu. Saya dipanggil dengan lima orang lainnya untuk masuk ke dalam ruang foto. Di sini juga tidak lama, ada dua petugas foto yang akan melayani kita. Sekadar saran, saat difoto tersenyumlah. Senyum itu sedekah.

Setelah difoto dan diambil sidik jarinya, saya pun keluar dan menunggu lagi di ruang tunggu yang  ber-AC dan ada televisinya itu. Tidak pakai lama, tepatnya pukul 08.57 petugas sudah keluar dan membagikan SIM kita. Total jenderal waktu yang dibutuhkan adalah hampir satu jam sejak loket dibuka pada pukul 8 pagi.

Begitulah pelayanan perpanjangan SIM di Polresta Depok yang cepat ini. Semoga artikel ini bermanfaat buat teman-teman yang ingin memperpanjang SIM. Sekali lagi saya ingatkan, jangan sampai terlambat sehari pun untuk memperpanjang SIM karena kalau terlambat akan dianggap sebagai pemohon SIM baru. Saya sudah memperpanjang SIM walaupun tanggal batas berlakunya masih lebih dari dua bulan lagi.

Sebagai informasi tambahan berikut jadwal SIM Keliling di Wilayah Polresta Depok yang saya capture dari kaca ruang tunggu yang penuh berbagai informasi bermanfaat buat kita semua:

20160503_072608

Jadwal SIM Keliling Polresta Depok (Foto Dokumentasi Pribadi).

 

Sekali lagi, semoga bermanfaat.

 

***

Riza Almanfaluthi

Dedaunan di ranting cemara

3 Mei 2016

 

Advertisements

18 thoughts on “7 Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Saat Memperpanjang SIM

  1. Mas maaf sy mau tanya…sim sy kok gk ada sidik jarinya y..sy baru sadar gk ada sidik jarinya pas mo kredit barang trus syaratnya pake ktp/sim maswnya bilang sim ibu gk ada sidik jarinya takutnya palsu akhirnya sy nelpon biro jasanya datangin kantornya jg win2 solutionnya malah dia nyalahin samsat knp gk ngomong dulu pas dsna (yeehh orang sy baru tau kmren gara2 si mas nya ngomong anehhh…)sy d sruh buat baru alasannya sim c sy di anggap sim rusak n dsruh bayar pula…mohon bantuannya sy hrus bgmana makasih.

    Liked by 1 person

  2. Infonya mantab hari ini saya telat bikin SIM . Terakhir SIM tgl 1mei , karena kesibukan kerja baru hari ini tgl 3 saya urus ternyata harus buat baru … Lagi . Kenapa ya KLO memang kena denda ya GPP tapi kok malah suruh bikin baru…

    Like

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s