PIKIRAN ADALAH MUSUH


PIKIRAN ADALAH MUSUH

 

Tulisan membuat seseorang mampu untuk melebihi masa hidupnya dan mampu membuat pintu untuk melampaui ruang lingkupnya. Tulisan menjadi sesuatu yang tidak ada kata pensiunnya buat penulisnya.

Itulah salah satu yang dikemukakan oleh Zaim Uchrowi dalam Pelatihan Aktif Menulis, Kreatif, dan Inspiratif yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA) di Hotel Twin Plaza, Jakarta, Kamis (2/12).

Zaim melanjutkan bahwa untuk menjadi penulis sejati maka ia harus hati-hati dengan pikirannya, karena terkadang pikiran adalah musuh bagi penulis sendiri. Penulis sering terjajah dengan pikirannya. Seharusnya penulis harus mampu untuk mengendalikannya. Maka seringkali mengajar tentang kepenulisan di dunia akademisi akan lebih sulit daripada yang lainnya karena hilangnya spontanitas dan mereka benar-benar hidup di dunia pikiran.

Oleh karenanya, lanjut Zaim, untuk tidak terjajah oleh pikiran, penulis harus mampu menggunakan mata, mata, dan matanya. Memosisikan matanya seperti kamera yang mampu untuk merekam segalanya. Dengan mata itulah ia mengamati dan memdeskripsikan apa yang ia lihat. Dan tulisan yang baik adalah tulisan yang bisa mendeskripsikan sesuatu dengan jelas.

Untuk memperkuat mata itu, dalam menulis pun perlu menggunakan bahasa atau kata-kata sehari-hari. Hindari jebakan akademik. Karena dunia akademik kita amat sangat diwarnai dengan feodalisme, kekakuan, dan formalistik. Di luar negeri, karya akademik dari dunia ilmiah mampu mendekatkan diri dengan tulisan-tulisan populer lainnya.

Zaim mencontohkannya dengan tulisan anak-anak yang mampu berkata jujur dan polos. “Kita lihat tulisan anak-anak itu. Jelas strukturnya, subjek, predikat, objek, dan keterangan.Pendek-pendek. Namun dengan bertambahnya usia mereka, ilmu mereka, pendidikan mereka, tulisannya semakin panjang, dan membingungkan. Menjadi sulit dimengerti. Hingga muncul anggapan tulisan yang ilmiah itu adalah tulisan yang sulit dipahami.”

“Akan sangat baik pula untuk menambahkan latar belakang wilayah lokalnya masing-masing dalam tulisan itu agar penuh dengan warna,” lanjut Zaim mengakhiri.

Pelatihan yang diisi instruktur dari Balai Pustaka School of Writing dan dibuat untuk
para kontributor Buku Berbagi Kisah dan Harapan (Berkah) Direktorat Jenderal Pajak ini, menurut rencana akan diselenggarakan selama tiga hari.

***

 

Riza Almanfaluthi

dedaunan di ranting cemara

memandang pagi Jakarta dari lantai 10

04.44 03 Desember 2010

Advertisements

One thought on “PIKIRAN ADALAH MUSUH

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s