Thanks For Your Comment


Thursday, April 27, 2006 – Thanks For Your Comments

Terimakasih saya ucapkan kepada semua bloggers yang telah merelakan waktunya untuk sedikit banyak memberikan komentar di blog saya ini. Terimakasih pula kepada semua yang telah menjadikan saya sebagai temannya. Terimakasih pula kepada semua yang telah sudi untuk berkunjung di blog saya yang seperti rumah reot, kumuh, tak nyaman, dan tak indah dipandang mata.
Hanya Allah-lah yang akan membalas kebaikan Anda semua. Sungguh saya belumlah mampu untuk membalas semua kebaikan Anda, dengan tekad yang kuat sudi untuk berkunjung ke blog Anda misalnya, atau memberikan komentar balik, atau menambah Anda dalam daftar teman-teman saya dengan segera.
Kiranya di saat ada waktu dan kemauan yang menggebu-gebu pada diri saya untuk kembali bergabung dengan teman-teman di sini, ternyata Ciblog masih sama seperti yang dulu. Minta ampun lamanya untuk membuka satu atau dua halaman saja. Sehingga lagi-lagi saya putus asa untuk bergabung.
Atau karena saya sudah punya komunitas baru di forum diskusi DSHNet itu? Bisa jadi sih. Di sana kita bisa interaktif sekali dan kecepatan aksesnya sangat berbeda dengan di Ciblog. Atau karena debatnya…?
“Ah, tidak saya tidak ikut-ikutan kok.”
“Iya tapi kamu jadi penonton juga kan…?”tanya sisi lain.
“Iya juga”
“Ya berarti kamu menikmati juga dan asyik di sana berjam-jam sehingga melupakan blogmu yang malang itu, yang tak pernah tersentuh dengan background atau tampilan blog yang baru. Masih saja engkau mempertahankan kebiruanmu itu. sampai kapan kau akan demikian?” tuturnya panjang.
“Ya, sampai hari ini, buktinya saya menulis langsung di menu Add New Entry, suatu kebiasaan yang sudah lama saya tinggalkan.” Jawab saya mengelak.
“Oke, tapi jangan pernah engkau lupakan mereka–teman-teman kamu itu–yang ada di Ciblog ini. Coba sudilah kiranya engkau sedikit memberikan komentar atau membaca postingan-postingan mereka, ada banyak manfaat yang akan kau ambil, sehingga ini akan memberikan kamu pemikiran baru. Tidak sekadar otak di kepalamu itu dipenuhi dengan omongan kosong debat sepanjang hayat itu.”
“Di sini engkau akan melatih kembali sense-mu, untuk mengungkapkan semua apa yang ada di hatimu melalui tulisan, jangan kau pedulikan sejuta pujian yang kau harapkan, karena sesungguhnya pujian itu hanyalah milik Allah. Dan jangan biarkan kritik pun akan menyakitimu, malah seharusnya engkau jadikan kritikan itu sebagai energi positif yang akan merubah dirimu dan dunia dengan coretan-coretan hatimu itu.”
“Coba ketika engkau memalingkan sebentar saja wajahmu dan pikiranmu dari debat sepanjang hayat itu engkau telah menghasilkan begitu banyak karakter yang menghasilkan untaian kalimat, yang dari kalimat itu membentuk jalinan paragraf. Output yang kau hasilkan tidak Nihil. Bedakan dengan kata-kata yang kau tulis di sana, hanya menjadi pembangkit kemarahan dan kalaupun tidak, tak akan pernah membekas. Bekas yang tampak sekali adalah malah jejak-jejak permusuhan dan tambah sengitnya perdebatan. Arrgh…lupakan saja itu.” Panjang sekali sisi lain berpidato dalam relung qalbu.
“Cukup-cukup…saya sudah tahu semuanya. Oke…silakan pergi, saya mau berkontemplasi dulu dengan semua yang telah kau katakan. Tinggalkan saya, jangan sejenak, tapi berjenak-jenak agar saya–sekali lagi–bisa mengambil intinya.” pinta saya memelas.
“Oke…jangan lupakan dan sapalah mereka di sini, teman-temanmu itu.”
****
Pagi beranjak dhuha. Saya mengingat sebuah kata-kata bijak, “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat buat manusia lainnya.” Sungguh saya ingin menjadi sebaik-baik manusia dan setelah kontemplasi itu azzam saya semakin kuat. Dan untuk memulainya, pagi ini saya ingin mengucapkan sesuatu pada teman-teman di sini.
“Dari hati yang paling dalam dan tak bisa terukur kedalamannya, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman. Thanks for reading, thanks for your visiting, thanks for your comments.”

riza almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
09:05 27 April 2006

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s