Keranda di Balik Kabut I


14.10.2005 – NEW TEMPLATO EDITION: Keranda di Balik Kabut I

Untaian manusia menggiring pagi,
mentari tertutup awan gelap,
dingin menggeliati waktu,
tapi tetap bergerak deretan itu di pinggir jalan ke puncak,
Dzikir terlafal bibir,
sebagian air membasahi mata,
tak dapat membangkitkan insan berjumpa takdir,
membuahkan keranda terusung disebagian pundak,
tersapu kabut pekat
tapi tetap bergerak deretan itu di pinggir jalan ke puncak,
menuju ke tempat keabadian.
dedaunan di ranting cemara
Pabuaran, Januari 8th, 2003

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s