Jangan Lagi Kau Genggam Diam Itu


26.10.2005 – jangan lagi kau genggam diam itu

diam
adalah wahana perenungan
adalah sepucuk pistol
adalah segenggam cita
yang siap menyepi, menyalak, dan mengalir
diam
bahkan hanya empat huruf tersembunyi
dari mulut-mulut liar penuh dusta
bahkan takkan bermakna
tatkala keindahan dibiarkan terenggut kegelapan
diam
bahkan tidak lagi menjadi emas
karena sudah menjadi milikku
bukan milikmu lagi
selamanya
maka
agar ia tetap menjadi emas
jangan lagi kau genggam diam itu
dedaunan di ranting cemara
13:32 02 ramadhan 1426 H 6 Oktober 2005
blank…

Advertisements

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s