Trilogi Nestapa: 1. Preambule


rajang setetes dua tetes air mata di atas wajan kemarahanmu
biar aku dulang ia dengan merkuri cintaku
hingga terpisahlah
dan berkilaulah
emas kasihmu
lalu aku terpukau
dengan raut muka terkejut berkata:
ternyata engkau masih punya cinta

***

xbata lantai 4

***

riza almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
16:45 24 Februari 2009

Menunggu Birunya


di atasku ada langit biru
tebing tinggi datang menyoretnya menjadi kelabu
ada bayang-bayang setelahnya
jika itu terjadi
ingin aku beri engkau
segenggam hati penuh warna
yang sempat engkau campakkan dulu
hati itu hidup untukmu

***
xbata lantai 4

***
riza almanfaluthi
16:04 25 Februari 2009

Hasrat Tertusuk Sembilu


suatu malam pernah aku singgah di hasratmu
dan aku temukan secarik kertas putih mewarna di deraian nafasmu yang terengah-engah
di sana tertulis:
cintai aku apa adanya
lalu kau gambar jantung retak tertusuk sembilu
merah berdarah-darah

***
xbata, lantai 4

perempuan itu menemukan gumpalan kertas tisu bertuliskan rangkaian kalimat di atas.

***
Riza Almanfaluthi
16:02 24 Februari 2009

Soulmate


sobekan kecil tertempel di cermin, bertuliskan:

ada telaga bening di matamu
di sana, ingin kudayung sampan cintaku
berlabuh, merengkuh jatuh
purnama yang membayang rapuh

****
dari suaminya yang sedari shubuh pergi
berjibaku merenangi lautan knalpot di belantara jakarta

riza almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
23 Februari 2009