Kalau Kamu Bicara, Kamu Bisa Menulis


Suatu malam, ketika saya berada di atas motor ojek daring dalam perjalanan ke rumah, di jembatan layang di atas Pasar Loak Kebayoran, saya mendapatkan panggilan telepon yang tak bisa ditampik. “Saya kirim rekaman saya. Coba cek,” katanya.

Tiga puluh menit kemudian, setibanya di rumah, saya langsung membuka laptop, membuka Web WhatsApp, dan mengunduh fail rekaman itu. Saya mendengarkannya sampai selesai.

Continue reading Kalau Kamu Bicara, Kamu Bisa Menulis

Setelah Lolos dari Maut, Akan Berterima Kasih kepada Siapa?


Photo by cottonbro on Pexels.com.

Di tempat itu, malam-malam, menyalakan PC Desktop yang dengingnya seperti suara Gryllus Mitratus, membuka Windows 95, dan mengetik di Word for Windows 1.0 kemudian belajar menulis.

*
Mendapat pekerjaan dengan upah yang bisa memenuhi biaya hidup sehari-hari dan bahkan bisa menabung itu adalah sesuatu yang hebat.

Dipindahtugaskan ke tempat kerja yang lebih dekat dengan keluarga atau homebase tentunya sebuah kenikmatan yang luar biasa dan wajib disyukuri.

Baca Lebih Lanjut